Pendidikan pada abad ke 21 diarahkan untuk menyiapkan generasi pembelajar, pemecah masalah dan memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Pembelajaran di kelas dirancang untuk memfasilitasi peserta didik dalam mencapai tujuan tersebut dengan memberikan latihan-latihan yang berorientasi pada kemampuan kemandirian belajar siswa. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik di era saat ini. Pasca pandemi Covid – 19 guru membutuhkan pendampingan agar bisa memenuhi tuntutan pembelajaran abad 21 dengan ketentuan kenormalan baru yang sedang di tetapkan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan sebagai upaya peningkatan kemampuan guru sekolah dasar diwilayah Priangan Timur provinsi Jawa Barat dalam memanfaatkan produk pengembangan pembelajaran abad 21 hasil mahasiswa pascasarajana program studi S2 PGSD UPI Cibiru. Adapun produk pembelajaran SD abad 21 yang telah dikembangkan adalah media dan bahan ajar terkini, strategi desain pembelajaran untuk pemenuhan literasi bahasa, matematika dan IPA untuk siswa sekolah dasar, pengembangan desain pembelajaran untuk menanamkan nilai dan karakter pancasila untuk siwa sekolah dasar, hasil telaah kebijakan dan sosialisasi implementasi kurikulum terkini untuk sekolah dasar, dan manajemen pengeolaan sekolah yang baik dan efektif sesuai dengan perkembagan abad 21. Secara rinci, tujuan pengabdian ini dapat diuraikan sebagai berikut : pertama memberikan pengetahuan kepada guru guru SD mengenai perkembangan implementasi kurikulum terkini dan manajemen kepemimpinannya, kedua melatih keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran untuk memenhi literasi kebangsaan, matematika, IPA dan Bahasa di sekolah dasar, ketiga melatih dan membimbing guru–guru SD dalam memanfaatkan dan mengembangan media pembelajaran SD terkni dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah workshop yang dilaksanakan selama bulan April hingga November 2022. Evaluasi kegiatan menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Daniel Stuffleabem. Kegiatan pengabdian ini menargetkan khalayak sasaran adalah guru sekolah dasar di wilayah priangan timur provinsi jawa barat. Pada program pengabdian ini akan diselenggrakan kegiatan dengan ketentuan di beberapa wilayah difasilitasi dengan tatap maya, namun di beberapa wilayah akan dijalankan secara tatap muka. Alasan pemilihan peserta adalah wilayah sekolah yang sebagian besar belum memiliki kerjasama dengan instansi program studi S2 PGSD UPI Kampus Cibiru yang merupakan program studi baru di lingkungan UPI Cibiru. Maka diharapkan dengan kegiatan pengabdian ini bisa menjadi inisasi awal program kerjasama program studi S2 PGSD UPI Kampus Cibiru dengan kelompok kerja guru di wilayah Priangan timur provinsi Jawa Barat secara berkelanjutan.