Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Akhlak Menghargai Perbedaan melalui Learning Community di Maiyah Gambang Syafaat Semarang Muhammad Nabhan Fajruddin; Nasirudin
Gunung Djati Conference Series Vol. 10 (2022): Islamic Religions Education Conference (IRECON) Series 1
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.521 KB)

Abstract

This study aims to describe the implementation of moral education respecting plurality in the learning community at Maiyah Gambang Syafaat Semarang. The research is directed at the question: how moral education respect plurality is carried out. This type of reaserch is a qualitative field. Data analysis using descriptiv.The finding of this study are moral education respecting plurality is carried out through community learning, spirituality and the cultivation of values. Those values are humility, togetherness, respect for others and the philosophy of love.The learning community implies a consept that no one is higher and smarter. Spiritualiy will create a sense of love for othersHumility is instilled through a consep that all participats are equal, there is no relationship between teacher and student. The value of togetherness is instilled with awareness with Allah, Prophet Muhammad and creatures.
STRATEGI PEDAGOGIS DAN TRANSFORMASI PERAN GURU AKIDAH AKHLAQ DALAM INTERNALISASI NILAI AKHLAK SISWA DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS DI MI ROUDLOTUT THOLIBIN MANYAR GRESIK Ahmad Ibrahim Amruladun; Nasirudin; Nita Yuli Astuti
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 13 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v13i1.12996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagogis dan transformasi peran guru Akidah Akhlaq dalam internalisasi nilai akhlak siswa di era digital di MI Roudlotut Tholibin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan perilaku siswa akibat perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola komunikasi, interaksi sosial, serta pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memahami secara mendalam proses internalisasi nilai akhlak dalam konteks budaya madrasah. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru Akidah Akhlaq, wali kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi peran guru Akidah Akhlaq berkembang menjadi fasilitator, pembimbing moral, mediator, dan teladan (uswah hasanah) melalui kesiapan adaptasi digital dan dukungan penuh Kelompok Kerja Guru (KKG) madrasah. Strategi pedagogis yang diterapkan meliputi integrasi media digital secara selektif seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk poster visual, penerapan metode storytelling digital berbasis video animasi YouTube yang interaktif melalui aktivitas menceritakan ulang oleh siswa, serta model blended learning sederhana berbasis WhatsApp Grup. Penegakan moral digital diperkuat lewat larangan membawa HP bebas di sekolah, yang diimbangi dengan kontrol kolaboratif analog-digital menggunakan buku kokurikuler fisik dan e-agenda ibadah via Google Form bersama orang tua. Namun demikian, penelitian menemukan adanya tantangan eksternal yang signifikan berupa rendahnya pengawasan di lingkungan keluarga serta maraknya warung kopi berfasilitas wifi di sekitar desa yang menarik anak keluar dari kontrol moral. Penelitian ini berkontribusi terhadap kajian pedagogi Islam dengan menegaskan pentingnya sinergi kontrol digital-kontekstual antara madrasah, orang tua, dan lingkungan sosial dalam pendidikan karakter