Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Diabetes Melitus pada Peserta Prolanis di Puskesmas Ajibarang Kabupaten Banyumas Akhmad Sahlan; Madyo Maryoto; Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.998 KB)

Abstract

Pemerintah melalui BPJS Kesehatan merancang suatu program yang terintegrasi dengan model pengelolaan penyakit kronis bagi peserta penderita penyakit kronis yang disebut sebagai Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Penderita DM perlu memiliki pengetahuan tentang penyakitnya dan upaya mengatasinya dengan baik agar kualitas hidupnya tetap terjaga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang DM. Jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian peserta prolanis Puskesmas Ajibarang Kabupaten Banyumas sebanyak 100 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Variabel penelitian tingkat pengetahuan peserta prolanis tentang DM. Kuesioner menggunakan DKQ 24. Analisa univariat dilakukan untuk mengetahui persentase karakteristik responden dan pengetahuan tentang DM. Umur responden sebagian besar antara 40 – 60 tahun yaitu 62,0%, berpendidikan SD/SMP 60,0% dan berjenis kelamin perempuan 53,0%. Pengetahuan responden berumur 40 – 60 tahun pada kategori cukup baik 53,2%, demikian juga yang berumur 60 tahun ke atas 36,8%. Pengetahuan responden yang berpendidikan SD/SMP pada kategori cukup baik 50,0%, berpendidikan SMA yaitu 44,8% dan yang berpendidikan PT dalam kategori baik yaitu 63,6%. Pengetahuan responden yang berjenis kelamin laki-laki pada kategori cukup baik 51,1% dan perempuan 43,4 %. Pengetahuan peserta Prolanis tentang DM yang baik sebagian besar berusia muda, berpendikan tinggi dan sama untuk laki-laki maupun perempuan.
Hubungan Tingkat Stres Ibu dengan Perilaku Kekerasan pada Anak Usia Sekolah Dasar selama Pandemi Covid-19 Lutfi Afifah; Amin Susanto; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.889 KB)

Abstract

Kasus kekerasan pada anak semakin meningkat, terlebih lagi selama pandemi Covid-19. Kekerasan pada anak selama pandemi Covid-19 banyak dilakukan ibu karena pengasuhan dominan oleh ibu, beratnya beban dan pekerjaan rumah tangga, mendampingi anak selama beraktivitas dan belajar di rumah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku kekerasan ibu pada anak usia sekolah dasar selama pandemi Covid-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional melalui penyebaran kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan Snowball sampling dengan sampel berjumlah 92 responden ibu di desa Tanjungsari Kota Majalengka. Instrumen penelitian menggunakan skala likert kekerasan pada anak dengan 30 item pernyataan dan 5 item pilihan jawaban. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden dalam rentang usia 31 – 40 tahun sebanyak 51 responden (55,4%), pendidikan terakhir SMP sebanyak 40 responden (43,5%), responden tidak bekerja sebanyak 67 responden (72,8%), penghasilan keluarga Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 sebanyak 56 responden (60,9%), jumlah anak dua sebanyak 41 responden (44,6%), dan perilaku kekerasan ibu pada anak usia sekolah dasar rendah sebanyak 73 responden (79,3%).
Asuhan Keperawatan Gerontik Nyeri Akut pada Ny. Y dengan Masalah Asam Urat di Desa Wonosroyo, Watumalang, Wonosobo Wahyu Gusmiarti; Dwi Novitasari; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.606 KB)

Abstract

Proses menua ialah sesi akhir manusia sehabis melewati tiga sesi umur dalam kehidupan semacam umur anak, umur dewasa, serta umur tua kerap diucap dengan proses jadi tua. Kandungan asam urat yang besar di darah bakal mengakibatkan penimbunan asam urat didalam persendian sehingga penimbunan inilah yang membuat sendi sakit, perih, serta meradang. Permasalahan keperawatan yang dialami pada penderita lanjut umur semacam arthritis gout merupakan nyeri akut. Tujuan penelitian ialah sanggup melaksanakan asuhan keperawatan gerontik nyeri kronis pada Ny. Y dengan permasalahan asam urat (Gout Athritis) di desa Wonosroyo, Watumalang, Wonosobo. Penelitian ini memakai desain permasalahan deskriptif. Penelitian ini yang menjadi subjek adalah Ny. Y dengan permasalahan asam urat (Gout athritis) di desa Wonosroyo, Watumalang, Wonosobo. Hasil menunjukkan penulis membuat perencanaan asuhan keperawatan pada Ny. Y yang mencakup NIC Pain management (1400). Evaluasi sehabis melaksanakan tindakan sesuai dengan perencanaan tindakan, dilakukan penilaian untuk mengenali serta memantau perkembangan serta memperhitungkan seberapa tingkat keberhasilan dari aksi keperawatan yang sudah dicoba pada Ny. Y. Evaluasi yang dilakukan selama 5 hari nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik telah teratasi. Proses menua ialah sesi akhir manusia sehabis melewati tiga sesi umur dalam kehidupan semacam umur anak, umur dewasa, serta umur tua kerap diucap dengan proses jadi tua. Kandungan asam urat yang besar di darah bakal mengakibatkan penimbunan asam urat didalam persendian sehingga penimbunan inilah yang membuat sendi sakit, perih, serta meradang. Permasalahan keperawatan yang dialami pada penderita lanjut umur semacam arthritis gout merupakan nyeri akut. Tujuan penelitian ialah sanggup melaksanakan asuhan keperawatan gerontik nyeri kronis pada Ny. Y dengan permasalahan asam urat (Gout Athritis) di desa Wonosroyo, Watumalang, Wonosobo. Penelitian ini memakai desain permasalahan deskriptif. Penelitian ini yang menjadi subjek adalah Ny. Y dengan permasalahan asam urat (Gout athritis) di desa Wonosroyo, Watumalang, Wonosobo. Hasil menunjukkan penulis membuat perencanaan asuhan keperawatan pada Ny. Y yang mencakup NIC Pain management (1400). Evaluasi sehabis melaksanakan tindakan sesuai dengan perencanaan tindakan, dilakukan penilaian untuk mengenali serta memantau perkembangan serta memperhitungkan seberapa tingkat keberhasilan dari aksi keperawatan yang sudah dicoba pada Ny. Y. Evaluasi yang dilakukan selama 5 hari nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik telah teratasi.
Efektivitas Aplikasi Mobile Terintegrasi Internet of Things dalam Edukasi dan Pemantauan Mandiri Pasien Ginjal Kronis Madyo Maryoto; Sugeng Riyadi; Mardiyono Mardiyono
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v15i1.14823

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) is a global health problem with a prevalence of approximately 10–15% of the adult population and often goes undetected until advanced stages. Management of this disease requires long-term monitoring and active patient involvement in self-management. Advances in digital health technologies such as mobile applications and the Internet of Things (IoT) offer innovative approaches to improve health education and real-time patient monitoring. Objective: To analyze the effectiveness of using an IoT-integrated mobile application in improving clinical outcomes and self-management adherence in CKD patients. Methods: The study used a quasi-experimental design with a two-group approach (intervention and control). A sample of 240 patients with CKD stages 1–5 was selected using a purposive sampling technique. The intervention group used a mobile application integrated with IoT devices such as blood pressure monitors (smart blood pressure monitor) and digital scales (smart body weight scale), while the control group received conventional care. Data analysis used independent t-tests and chi-square tests with a significance level of p<0.05. Results: The results showed that the intervention group experienced significant improvements in clinical parameters compared to the control group. Therapy adherence increased from 64% to 88% in the intervention group (p<0.001). Furthermore, patients quality of life also improved significantly. Conclusion: The use of an IoT-integrated mobile application has proven effective in improving self-monitoring, therapy adherence, and clinical parameters in CKD patients. Integrating digital technology into nursing practice can be an innovative strategy to improve the quality of care for patients with chronic diseases.
The Relationship Between Family Support And The Quality Of Life Of Tuberculosis Patients In The Kembaran 1 Banyumas Community Health Center Area Inggrid Fatmah Miharsih; Mariah Ulfah; Madyo Maryoto
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2026): IJHET MAY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v5i1.730

Abstract

Tuberculosis (TB) is a communicable disease that remains a major public health problem in Indonesia due to its high incidence, long treatment duration, and its impact on patients' physical, psychological, social, and environmental conditions, which can reduce quality of life. Family support is an important factor that plays a role in improving the quality of life of tuberculosis patients. This study aimed to determine the relationship between family support and the quality of life of tuberculosis patients in the working area of ​​Kembaran 1 Public Health Center, Banyumas. This study employed a quantitative analytical method with a cross-sectional design. The sample consisted of 67 tuberculosis patients selected using proportionate stratified random sampling and simple random sampling techniques. The research instruments were the Perceived Social Support from Family (PSS-Fa) questionnaire to measure family support and the WHOQOL-BREF Indonesian version to assess patients' quality of life. Data were analyzed using appropriate statistical tests. The results showed that there was a significant relationship between family support and the quality of life of tuberculosis patients (p < 0.05). Better family support was associated with better quality of life among tuberculosis patients. Family support plays an important role in improving the quality of life of tuberculosis patients.