Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deteksi Dini Penyakit DM dan Pencapaian Gula Darah Terkontrol melalui Edukasi Berbasis Masyarakat di Posbindu Desa Dukuh Waluh Tri Sumarni; Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri; Arni Nur Rahmawati
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.609 KB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kondisi kronis yang ditandai peningkatan konsentrasi glukosa darah. Dalam meningkatkan kesadaran pasien agar gula darah terkontrol, dapat dilakukan pemberian pendidikan kesehatan. Berdasarkan data dari bidan Desa, permasalahan kesehatan yang dihadapi di Posbindu Desa Dukuh Waluh yaitu di Posbindu tersebut belum pernah dilakukan screening gula darah, ada beberapa peserta Posbindu yang mengalami riwayat gula darah yang tinggi yang kurang dilakukan perawatan secara berkala sehingga kadar gula menjadi tidak terkontrol, ada yang tidak mau cek gula darah padahal sudah jelas mengalami DM, sudah ada kegiatan senam rutin, tetapi yang datang hanya 10 orang saja. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta Posbindu tentang penyakit DM melalui edukasi, gula darah terkontrol pada peserta Posbindu yang mengalami diabates mellitus. Metode pelaksanaaan pengabdian yaitu pemeriksaan GDS, pendidikan kesehatan dan diskusi tentang penyakit DM, melatih kader dalam melakukan pengecekan kadar gula darah. Sasaran kegiatan adalah peserta Posbindu yang berjumlah 25. Peserta Posbindu sebagaian besar berusia 51-60 tahun (44%), berjenis kelamin perempuan (96%), mempunyai pendidikan SD (44%) dan hasil screening GDS dalam batas normal (88%). Terkait pengetahuan tentang DM, sebelum pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan sebagian besar dalam kategori cukup (48%) dan setelah pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan dalam kategori baik (80%).
Work-life balance & burnout among nurses in the inpatient ward of Goeteng Taroenadibrata General Hospital, Purbalingga Tri Sumarni; Febi Septiani
Riset Informasi Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v15i1.1128

Abstract

Background: Nursing is one of the most stressful professions, and nurses need to have a balance between their work and personal lives (work-life balance). Work-life balance plays an important role in preventing burnout and improving the professional performance of nurses. This study aims to determine the relationship between work-life balance and burnout among nurses. Method: This study is a correlational descriptive study with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling of 124 nurses. The research instruments were the Work-Life Balance (WLB) Scale questionnaire consisting of 15 questions and the burnout questionnaire using the Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey (MBI-HSS) consisting of 22 statements regarding emotional exhaustion, depersonalization, and low personal achievement. Bivariate analysis used the Spearman rank statistical test. Results: Nurses' work-life balance was mostly in the low category (67.7%). The majority of nurses' burnout was in the moderate category (54%). There was a negative relationship between nurses' work-life balance and burnout; the higher the nurses' work-life balance, the lower their burnout (r=0.448, p value=0.001). Conclusion: The need for hospital management to pay attention to all dimensions of work-life balance and factors that contribute to reducing nurse burnout.