Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem E-Wallet Untuk Pembayaran Dalam Lingkup Sekolah Muhammad Nur Ikhsanudin; Rendi Enggar Bintang Pratama; Joni Maulindar
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.022 KB)

Abstract

Uang merupakan alat pembayaran untuk bertransaksi antarapembeli dan penjual dalam pertukaran barang dan jasa. Setiaporang memiliki kebutuhan hidup sehari-hari yang harusterpenuhi baik itu kebutuhan primer, sekunder dan tersier.Dengan meningkatnya kebutuhan barang dan jasa membuatmencari alternative pembayaran yang bersifat non-tunai yangakan memberikan dampak positif terhadap pengguna. Denganperkembangan teknologi informasi dan komunikasi prosestransaksi barang dan jasa saat ini dilakukan secara instan danfleksible. E-wallet adalah salah satu penerapan system transaksisudah pembayaran secara elektronik dengan memanfaatkanteknologi NFC (Near Field Communication) yang berada dismartphone dan tentunya memiliki akses internet mobile. Salahsatu pengaplikasiannya yaitu layanan pembayaran MBAYARyang bias digunakan dalam berbagai transaksi di lingkungansekolah. E-wallet bisa digunakan dalam mempermudahtransaksi dalam lingkup sekolahan baik berupa pembayaranSPP, pembayaran di kantin, ataupun pembayaran di koperasidengan menggunakan barcode yang akan membantu dalammempercepat segala bentuk transaksisiswa guru maupunpedangan yang berada di lingkungan sekolah.
KURIKULUM CINTA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN HUMANIS: ANALISIS KOMPARATIF PEMIKIRAN HAMKA DAN PAULO FREIRE Nur Febriana, Finta; Nadzifah Aisyah Fauzi; Syahrul Ardiansyah; Muhammad Nur Ikhsanudin; Nur Laila Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48380

Abstract

This article examines the concept of the “curriculum of love” as a pedagogical paradigm that integrates spiritual and humanistic dimensions in Islamic education through a comparative approach to the thoughts of Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) and Paulo Freire. Hamka views education as a process of developing human nature (fitrah) through moral formation, spiritual strengthening, and the attainment of balance between worldly and hereafter life based on the values of tawhid and modern Sufism, while Freire positions education as a process of humanization and liberation through the development of critical consciousness built upon dialogue and pedagogical relationships grounded in love for humanity. Although emerging from different intellectual traditions, both thinkers share common ground in viewing education as a transformative process aimed at fully humanizing human beings. This study employs a qualitative approach using library research and comparative-hermeneutic analysis through the examination of the major works of both figures and relevant supporting literature. The findings reveal that the synthesis of Hamka’s and Freire’s thoughts produces a conceptual framework of the “curriculum of love” consisting of five main dimensions: tawhid as a spiritual foundation, dialogue as a pedagogical approach, liberation as the orientation of education, morality (akhlak) as a humanistic goal, and learning communities as spaces of social praxis. This concept offers an alternative to educational paradigms that tend to focus merely on cognitive and administrative aspects and is relevant in addressing the challenges of educational secularization, dehumanization caused by technological development, and the moral crisis in contemporary Islamic education.