Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Urgensitas Maqāsidus Syāriah dalam Transformasi Hybrid Contract pada Lembaga Keuangan Syariah Ahmad Iqbal Fathoni
Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah dan Keluarga Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.098 KB) | DOI: 10.35316/alhukmi.v3i2.2319

Abstract

Along with the times, Islamic Banking is required to always make new and actual breakthroughs in the field of Islamic economic transactions in order to answer current financial needs. Among the many contemporary transactions carried out by Islamic Banking is a hybrid contract or better known as Multi Akad. The transaction seems to be a solution to contemporary financial needs. However, even so, there are still some Islamic economists who doubt the validity of the hybrid contract, so there is a need for a new approach in the perspective of Islamic law in order to answer the doubts of some experts, including Maqasidus Syariah.
KONTROVERSI AKAD MUSYARAKAH DALAM PEMBIAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BANK SYARIAH INDONESIA: ANALISIS EKONOMI SYARIAH Iqbal Fathoni, Ahmad; Muzakki, Ahmad
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v2i1.4489

Abstract

Abstrak: Pasar adalah suatu mekanisme yang dapat mempertemukan para pembeli untuk melakukan transaksi atas barang atau jasa. Pasar merupakan bagian terpenting dalam kehidupan seorang muslim sebagai sarana transaksi yang ideal. Di Indonesia pasar merupakan penopang ekonomi masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Secara fisik terdapat dua jenis pasar di Indonesia, yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional merupakan jenis pasar yang dikelola secara sederhana yang masih menerapkan sistem tawar menawar. Sedangkan pasar modern adalah pasar yang dikelola dengan manajemen modern yang umumnya terdapat dikinjagi sebaagi penyedia barang atau jasa dengan kualitas pelayanan yang baik kepada konsumen dan tidak adanya proses tawar menawar pada saat transaksi. Kata kunci: kualitas produk, harga, tingkat penjualan.
ESG (Environmental, Social, Governance) Integration in Global Islamic Finance Judijanto, Loso; Fathoni, Ahmad Iqbal; Fauziah, Diah; Lasmiatun, KMT; Ashari, Muhammad Idris
West Science Islamic Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v3i01.1612

Abstract

ESG integration is emerging as a game-changing influence on the world's financial systems with wide-ranging consequences for the Islamic finance industry. This research, therefore, has been designed to reach an objective that presents compatibility, challenges, and opportunities concerning ESG adoption in Islamic finance through a systematic review of 22 peer-reviewed manuscripts indexed in the Scopus database. The findings identify a good coincidence between ESG best practices and Sharia principles, as both witness vital echoes on ethical behavior, social development, and sustainability. Good harmony has been noted, though regulatory disparity, weak frameworks, and lack of awareness stand in the way. Green sukuk and international collaboration are promising pathways for the arising ESG issues. This would provide actionable insights for policymakers and financial institutions so that sustainability and ethical value creation can be encouraged at large, while positioning Islamic finance as a world leader in sustainable finance.
Redistribusi Tanah Dalam Perpres Reforma Agraria No. 62 Tahun 2023 Menurut Konsep Naz’ al-Milkiyyah Ghufronullah; Ahmad Iqbal Fathoni
Wasathiyyah Vol 6 No 1 (2024): Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih
Publisher : Wasathiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58470/wasathiyyah.v6i1.83

Abstract

Reforma agraria kembali mendapat perhatian dengan diterbitkannya Perpres No. 62 Tahun 2023 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi Indonesia sebagai negara agraris. Namun, karena sebagian tanah yang akan diredistribusi diperoleh melalui pengambilalihan paksa, kebijakan ini memunculkan pertanyaan dalam perspektif hukum Islam, terutama terkait dengan legalitas intervensi negara terhadap kepemilikan individu serta konsep redistribusi tanah dalam reforma agraria menurut prinsip Naz‘ al-Milki>yyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedua aspek tersebut dengan menggunakan metode kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi negara terhadap kepemilikan tanah rakyat dibenarkan dalam hukum Islam selama bertujuan untuk kemaslahatan umum dan tetap memperhatikan prinsip keadilan. Selain itu, redistribusi tanah dalam reforma agraria pada prinsipnya sah menurut fikih, kecuali dalam hal pemberian tanah kepada badan hukum, karena tanah yang diambil secara paksa oleh pemerintah tidak boleh digunakan untuk kepentingan investasi pribadi maupun korporasi. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan agar implementasi reforma agraria lebih selaras dengan prinsip keadilan sosial dan hukum Islam.
ESG (Environmental, Social, Governance) Integration in Global Islamic Finance Judijanto, Loso; Fathoni, Ahmad Iqbal; Fauziah, Diah; Lasmiatun, KMT; Ashari, Muhammad Idris
West Science Islamic Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v3i01.1612

Abstract

ESG integration is emerging as a game-changing influence on the world's financial systems with wide-ranging consequences for the Islamic finance industry. This research, therefore, has been designed to reach an objective that presents compatibility, challenges, and opportunities concerning ESG adoption in Islamic finance through a systematic review of 22 peer-reviewed manuscripts indexed in the Scopus database. The findings identify a good coincidence between ESG best practices and Sharia principles, as both witness vital echoes on ethical behavior, social development, and sustainability. Good harmony has been noted, though regulatory disparity, weak frameworks, and lack of awareness stand in the way. Green sukuk and international collaboration are promising pathways for the arising ESG issues. This would provide actionable insights for policymakers and financial institutions so that sustainability and ethical value creation can be encouraged at large, while positioning Islamic finance as a world leader in sustainable finance.
Pengaruh Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi terhadap Return Saham pada Perusahaan Idx-Mes BUMN 17 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2022-2023. Nuraisyah, Nuraisyah; Fathoni, Ahmad Iqbal; Tasliyah, Nihayatut
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v3i1.6844

Abstract

Arus kas dari aktivitas operasi adalah jumlah arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasional perusahaan, dan merupakan indikator apakah perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, mempertahankan operasi, membayar dividen, dan melakukan investasi baru tanpa bergantung pada pendanaan eksternal.Laba akuntansi adalah ukuran keseluruhan prestasi perusahaan yang diukur dengan menghitung selisih antara pendapatan dan biaya. Return saham adalah Pertukaran antara pengembalian dan risiko (risk-return tradeoff) adalah harapan bahwa untuk menerima risiko yang lebih besar, dengan kompensasi pengembalian (return) yang lebih besar. Berdasarkan analisis regresi berganda diperoleh hasil, bahwa: 1) Arus kas operasi tidak terdapat pengaruh dan signifikan terhadap return saham pada perusahaan IDX-MES BUMN 17, ditunjukkan dengan 1,113 dan nilai signifikasi = 0,285 > 0,05, maka H ditolak dan H diterima, maka telah terbukti tidak ada pengaruh terhadap return saham 2) Laba akuntansii tidak terdapat pengaruh dan signifikan terhadap return saham pada perusahaan IDX-MES BUMN 17, ditunjukkan dengan 1,678 dan nilai signifikasi = 0,116 > 0,05, maka H ditolak dan H diterima, maka telah terbukti tidak ada pengaruh terhadap return saham 3) Arus kas opersai dan Laba akuntansi tidak terdapat pengaruh dan signifikan secara simultan terhadap return sahampada perusahaan IDX-MES BUMN 17, ditunjukkan dengan nilai koefisien =0,453, koefisien determinasi = 0,205, dan nilai F hitung 1,807 > F tabel 3,682.
Post Krisis Ekonomi Era Sayyidina Umar: Tijauan Solusi dan Dampaknya: Krisis Ekonomi Era Sayyidina Umar: Tijauan Solusi dan Dampaknya Iqbal Fathoni, Ahmad
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v1i1.3426

Abstract

Pada masa pemerintahan Sayyidina Umar, umat Muslim menghadapi tantangan ekonomi serius dalam bentuk paceklik yang melanda wilayah-wilayah Islam yg terjadi pada tahun Ramadah. Abstrak ini mencoba untuk memahami dampak dari periode paceklik tersebut terhadap perekonomian pada masa pemerintahan Sayyidina Umar. Berdasarkan sumber-sumber sejarah, abstrak ini menyajikan gambaran singkat mengenai penyebab terjadinya paceklik, langkah-langkah yang diambil oleh Sayyidina Umar untuk mengatasi krisis, serta dampak dari kebijakan ekonomi yang diberlakukan. Meskipun periode paceklik menimbulkan ketidakstabilan dan kesulitan ekonomi, kebijaksanaan Sayyidina Umar dalam menghadapinya berkontribusi pada pemulihan ekonomi umat Muslim dan memberikan pelajaran berharga dalam mengelola krisis ekonomi.
Analisis Eksplorasi terhadap Pola Transaksi Ekonomi Syariah dalam Praktik Jasa Titip (Jastip) atau Personal Shopper Iqbal Fathoni, Ahmad
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v1i2.4498

Abstract

Personal Shopper or JASTIP is one of today's Islamic economic products. Where many people conduct economic transactions using this pattern because of its convenience and time efficiency. Of course, the progress and development of innovation in this economic field must be balanced with legal certainty in the field of Islamic economics. In general, buying and selling transactions through this JASTIP pattern are in accordance with the theory of wakalah and murobahah in Islamic economics. However, at the technical level, this JASTIP pattern has three methods of payment and procurement of goods, First, the order-pay-send method. Second, the order by request method. Third, the order first-pay later method. The JASTIP pattern with the Order-Pay-Send method includes a wakalah bil ujroh contract. While the JASTIP pattern with the Order by Request method includes a Murobahah contract. And the JASTIP pattern with the Order First-Pay Later method includes the Bai' dain bi al-dain contract.
Pengelolaan Dana Zakat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Hamdi, Ahmad; Zakiyah, Makhshushi; Fathoni, Ahmad Iqbal
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 3 No. 2 (2026): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v3i2.9177

Abstract

This study aims to analyze the management of zakat funds in supporting community economic empowerment through a case study at the National Zakat Agency (BAZNAS) of Situbondo Regency, Indonesia. Zakat, as a key instrument in Islamic economics, serves not only as a religious obligation but also as a mechanism for income redistribution that can reduce poverty and improve the long-term welfare of zakat beneficiaries (mustahik). This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with BAZNAS management and staff, and institutional documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with validation ensured through source and method triangulation. The findings indicate that BAZNAS Situbondo has implemented a structured zakat management strategy covering the stages of zakat collection, distribution, and utilization in accordance with Indonesian Law No. 23 of 2011. Zakat collection is carried out through public awareness programs, strengthening Zakat Collection Units (UPZ), zakat pick-up services, and digital payment systems. Zakat distribution follows the eight categories of eligible recipients (asnaf) mentioned in Qur’an Surah At-Taubah verse 60, ensuring accurate targeting. Furthermore, zakat utilization is not limited to consumptive assistance but has been expanded into productive empowerment programs, including micro-business capital support, educational scholarships, healthcare services, and religious development initiatives. The study also identifies key challenges such as limited public awareness of zakat obligations and uneven distribution coverage in certain areas. Nevertheless, competent zakat administrators and well-designed empowerment programs serve as major supporting factors. This study confirms that productive zakat management through BAZNAS Situbondo holds significant potential as an instrument for sustainable local economic development and community empowerment..
Negosiasi Nilai Lokal Dan Universal Dalam Praktik Kafaah: Analisis Sosiologi Hukum Islam Terhadap Tradisi Pernikahan Keluarga Kiai Di Probolinggo Dan Implikasinya Terhadap Harmoni Keluarga Ahmad Muzakki; Achmad Fu’ad; Ahmad Iqbal Fathoni
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 3 No 2 (2025): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66090/10.66090/fiqhulhadis

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik kafaah dalam tradisi pernikahan keluarga kiai di Kabupaten Probolinggo, dengan fokus pada negosiasi antara nilai-nilai lokal dan nilai-nilai universal Islam. Objek penelitian ini adalah keluarga-keluarga kiai yang mempertahankan praktik kafaah sebagai bagian dari sistem sosial keagamaan dalam menentukan pasangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana norma lokal dikonstruksikan bersama norma hukum Islam dalam membentuk keharmonisan keluarga, melalui pendekatan sosiologi hukum Islam. Keunikan (novelty) penelitian ini terletak pada identifikasi bagaimana nilai-nilai lokal dalam tradisi kafaah tidak bertentangan, tetapi justru berdialog secara dinamis dengan nilai-nilai universal Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh kiai, keluarga, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tipologi praktik kafaah: Pertama, kafaah berbasis agama dan ilmu pada keluarga pesantren keturunan Jawa; Kedua, kafaah berbasis agama dan nasab keturunan pada keluarga pesantren keturunan Madura; Ketiga, kafaah berbasis agama dan nasab kesukuan pada keluarga pesantren keturunan Arab. Meskipun terdapat variasi, seluruh keluarga Kiai menempatkan kafaah agama sebagai prinsip utama dalam pemilihan pasangan. Kesimpulannya, praktik kafaah dalam konteks ini mencerminkan proses negosiasi antara norma hukum Islam dan struktur sosial lokal yang berkontribusi pada terciptanya harmoni dan stabilitas keluarga.