Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB PADA ANAK MADRASAH DINIYAH DI KAMPUNG TEGAL HEAS Nissa Maisarah Azzahra; Usep Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i3.471

Abstract

This study aims to master Arabic vocabulary in early childhood with singing techniques. Children of all ages basically love to listen, sing and learn with songs. Therefore, music is generally an important part of the teaching-learning process for young students. The results of the study showed that TPA students enjoyed learning Arabic by singing and more easily memorized the vocabulary taught by the teacher. Thus it can be concluded that singing techniques can improve vocabulary mastery of Arabic for early childhood, especially for Madrasah diniyah students in Tegal Heas village.
SOSIALISASI PEMAHAMAN MENGENAI SAKSI PERNIKAHAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ISLAM DI KAMPUNG TEGAL HEAS Riyaduddin Riyaduddin; Usep Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i3.474

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan Hukum yang berkenaan dengan perkawinan, dilihat dari aspek filosofinya, maka hukum agama menempati posisi sebagai salah satu sumbernya. Perkawinan/Pernikahan yang sah adalah pernikahan yang terpenuhinya rukun dan syaratnya. Dari sekian banyak rukun-rukun dan syarat-syarat salah satu syarat mutlak untuk sahnya pernikahan adalah kehadiran saksi, artinya saksi juga merupakan salah satu hal yang penting dan menentukan sebagaimana yang tertuang pada Pasal 24 Kompilasi Hukum Islam. Karena pernikahan merupakan ikatan yang suci dan akan menimbulkan banyak akibat hukum, seperti waris-mewaris, hak asuh anak dan lainnya. Oleh sebab itu, jika pernikahan dilangsungkan tanpa adanya saksi yang benar-benar mencukupi syarat sebagai seorang saksi pernikahan akan dikhawatirkan menimbulkan dampak yang buruk terhadap anak hasil pernikahan tersebut seperti tidak dapat pengakuan di mata hukum dan dapat menimbulkan hak warisnya hilang, maka akhirnya si anak tidak mendapatkan haknya sebagai ahli waris. Saksi merupakan salah satu bagian penting yang harus ada dan hadir dalam majelis  pernikahan. Penyuluhan hukum ini bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Peranan Saksi Pernikahan sesuai dengan ketentuan islam. Oleh karena itu, penyuluhan ini dilaksanakan di Kampung Tegal Heas RT. 03 Desa Cihanjawar Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta, khususnya pada jamaah rotinan setai Minggu Malam, dengan metode diskusi dalam pemahaman pernikahan  khususnya peranan saksi.
PENDAMPINGAN MEMBACA AL-QUR’AN MELALUI ILMU TAJWID PADA ANAK MADRASAH DINIYAH DI KAMPUNG TEGAL HEAS DESA CIHANJAWAR KECAMATAN BOJONG KABUPATEN PURWAKARTA Pajar Sidik; Usep Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i3.472

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat ini dilatar belakangi oleh pentingnya mempelajari ilmu tajwid. Dan juga karena dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami materi ilmu tajwid karena hukum membaca Al-Qur’an dengan tajwid adalah fardhu'ain, khususnya anak calon tahfidz masa depan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan tersebut. Tujuan pembelajaran ini guna untuk meningkatkan kemapuan anak dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pengetahuan tentang pembelajatan Al-Qur’an berguna untuk meyakini dan mengamalkan ajaran agamanya agar anak menjadi seseorang yang berkepribadian muslim. Metode yang dipakai merupakan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR). PAR adalah pendekatan yang menggabungkan riset (research) dengan aksi (action) yang berkepanjangan serta dicoba dengan cara partisipatif bersama masyarakat dan anak-anak Kampung Tegalheas. Tujuan pembelajaran ilmu tajwid ini guna untuk meningkatkan kemapuan anak dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pada tahapan yang pertama kami melakukan sosialisasi berupa perkenalan dengan para anak guna untuk mempermudah proses pembelajaran yang maksimal. Pada tahapan yang kedua kami memberikan materi berupa macam-macam ilmu tajwid, seperti Hukum nunsukun dan tanwin, yang terbagi menjadi lima, yaitu, idzhar khalki, idggom bigunnah, idgom bilagunnah, iklab, dan ikhfa’. Pada tahapan Ketiga kami memberikan praktek membaca Al-Qur’an. Pada tahapan yang terakhir merupakan tahap evaluasi, dimana evaluasi tersebut untuk mengukur nilai-nilai kesuksesan dan kemampuan semua para anak dalam mempelajarai atau memperdalam ilmu tajwid, dari aktifitas pembelajaran yang sudah dilakukan. Hasil dari kegiatan evaluasi ini adalah semua anak-anak di Kampung Tegalheas berhasil menerapkan hasil pembelajaran yang sudah di lakukan dengan penerapan mahrijul huruf serta hukum bacaan tajwid dengan baik yang di aplikasikan saat membaca Al-Qur’an.