Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Architectural Design and Development (JAD)

KAJIAN TIPOLOGI RUMAH ETNIS CHINA DI PECINAN PARAKAN Ahmad Azis Mulyantoro; Faiz Al Farisi; Andiani Imantaka; Ari Widyati Purwantiasning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 4 No 1 (2023): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v4i1.7377

Abstract

Parakan adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung dan berada di Provinsi Jawa Tengah. Di Parakan terdapat kawasan pecinan, dimana pada kawasan ini terdapat beberapa jenis rumah dengan gaya arsitektur China dan tipologi rumah etnis China yang berbeda satu dengan yang lain. Berdasarkan teori yang didapat, beberapa rumah etnis China di Pecinan Parakan ini juga berbeda dengan teori yang ada, contohnya adalah ada salah satu rumah etnis China yang tidak memiliki courtyard. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi rumah etnis China di Pecinan Parakan, lalu penelitian ini akan membahas lebih lengkap tentang tipologi rumah etnis China di Pecinan Parakan, menggunakan metode deskriptif kualitatif.
KAJIAN KENYAMANAN TERMAL PADA PASAR BABELAN BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA Andiani Imantaka; Anggana Fitri Satwikasari
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 4 No 1 (2023): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v4i1.7419

Abstract

Menurut Peraturan Presiden No. 112 tahun 2007, pasar tradisional adalah pasar yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan pihak swasta yang tempat usahanya berupa kios, toko, tenda, dan los yang dimiliki atau dikelola oleh pedagang kecil, menengah, koperasi, swadaya masyarakat yang proses jual belinya dilakukan lewat proses tawar menawar. Karena adanya kegiatan jual dan beli tentunya banyak pengguna bangunan pada bangunan ini, hal ini akan mempengaruhi kenyamanan termal pada bangunan pasar tradisional. Pada penelitian ini kenyamanan termal diukur berdasarkan persepsi pengguna bangunan yaitu pedagang dan pembeli. Variabel pada penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal pada bangunan yaitu parameter suhu udara, radiasi matahari, kecepatan udara dan kelembaban udara berdasarkan persepsi pengguna. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data yaitu menyebarkan kuesioner, wawancara dan observasi pada bangunan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kenyamanan termal pada bangunan Pasar Babelan sebagai studi kasus berdasarkan persepsi pengguna bangunan.