ABSTRACTThe purpose of this study is to explore the influence of financing gap on firm’s financial structure (FS). In this regard, the research framework divides financing gap into four dimensions, namely: demand gap (DG), supply gap (SG), knowledge gap (KG) and empathy gap (EG). This study uses primary data as a basis for conducting empirical analysis. The sample to be used in this study is MSME owners in Central Java Province who have applied for financing through formal financial institutions (such as banks, Credit Union or other formal financial institutions). The results that can be concluded through the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique are that demand gap (DG) and knowledge gap (KG) do not have a significant effect on the MSME’s financial structure, while supply gap (SG) and empathy gap (EG) have a significant effect on the MSME’s financial structure.Keywords: MSMEs, Financing gap, Financing constraints, Entrepreneurial finance. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh kesenjangan pembiayaan pada struktur keuangan (financial strucAbture) UMKM. Berkaitan dengan hal tersebut, kerangka penelitian ini membagi kesenjangan pembiayaan menjadi empat dimensi, yaitu: kesenjangan permintaan (demand gap), kesenjangan penawaran (supply gap), kesenjangan pengetahuan (knowledge gap) dan kesenjangan empati (empathy gap). Penelitian ini menggunakan data primer sebagai dasar untuk melakukan analisis empiris. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM dari industri kreatif di Provinsi Jawa Tengah yang pernah mengajukan pembiayaan melalui lembaga keuangan formal (seperti bank, koperasi atau lembaga keuangan formal lainnya). Hasil yang dapat disimpulkan melalui teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) adalah kesenjangan permintaan dan kesenjangan pengetahuan tidak berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM, sedangkan kesenjangan penawaran dan kesenjangan empati berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM.Keywords: UMKM, Kesenjangan Pembiayaan, Kendala Pembiayaan, Pembiayaan Wirausaha.Â