Ahmad Hijri Alfian
Universitas Islam Sultan Agung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERSEPSI PENGGUNAAN E-PAYMENT DI ERA CASHLESS SOCIETY: PERAN NILAI ONLINE SHOPPING, MANFAAT E-PAYMENT DAN KEPATUHAN SYARIAH (SHARIA COMPLIANCE) Dian Essa Nugrahini; Ahmad Hijri Alfian
JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): JMM Februari 2023
Publisher : Master of Management, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmm.v12i1.764

Abstract

This study aims to examine three factors that influence differences in perceptions of using e-payments, namely the perceived value of online shopping, the benefits of e-payments and compliance with Islamic Sharia. This research adopts a quantitative methodology. Data collection was carried out using surveys and interviews. The population in this study are online shoppers, namely buyers who shop online. The results were concluded using the partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) technique. The variable that shows a significant effect on perceptions of using e-payments is the perceived benefits of using e-payments. There is a significant influence of the perceived e-shopping value on the perceived benefits of using e-payments. Meanwhile, the perceived e-shopping value does not have a significant effect on the perceived use of e-payments. In testing the moderating impact of compliance with Islamic Sharia does not show a significant effect. Keywords: Perceptions of Using E-Payment; Perceived Value; Benefits of E-Payment; Islamic Sharia Compliance; Cashless Society
Kesenjangan Pembiayaan dan Struktur Keuangan UMKM Dian Essa Nugrahini; Ahmad Hijri Alfian
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.12.1.56-72

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to explore the influence of financing gap on firm’s financial structure (FS). In this regard, the research framework divides financing gap into four dimensions, namely: demand gap (DG), supply gap (SG), knowledge gap (KG) and empathy gap (EG). This study uses primary data as a basis for conducting empirical analysis. The sample to be used in this study is MSME owners in Central Java Province who have applied for financing through formal financial institutions (such as banks, Credit Union or other formal financial institutions). The results that can be concluded through the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique are that demand gap (DG) and knowledge gap (KG) do not have a significant effect on the MSME’s financial structure, while supply gap (SG) and empathy gap (EG) have a significant effect on the MSME’s financial structure.Keywords: MSMEs, Financing gap, Financing constraints, Entrepreneurial finance. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh kesenjangan pembiayaan pada struktur keuangan (financial strucAbture) UMKM. Berkaitan dengan hal tersebut, kerangka penelitian ini membagi kesenjangan pembiayaan menjadi empat dimensi, yaitu: kesenjangan permintaan (demand gap), kesenjangan penawaran (supply gap), kesenjangan pengetahuan (knowledge gap) dan kesenjangan empati (empathy gap). Penelitian ini menggunakan data primer sebagai dasar untuk melakukan analisis empiris. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM dari industri kreatif di Provinsi Jawa Tengah yang pernah mengajukan pembiayaan melalui lembaga keuangan formal (seperti bank, koperasi atau lembaga keuangan formal lainnya). Hasil yang dapat disimpulkan melalui teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) adalah kesenjangan permintaan dan kesenjangan pengetahuan tidak berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM, sedangkan kesenjangan penawaran dan kesenjangan empati berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM.Keywords: UMKM, Kesenjangan Pembiayaan, Kendala Pembiayaan, Pembiayaan Wirausaha. 
AKUNTABILITAS SEBAGAI PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE YANG MENGURANGI POTENSI KECURANGAN PADA KOPERASI SYARIAH Ahmad Hijri Alfian; Diyah Sekar Arum
JURNAL STIE SEMARANG Vol 15 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33747/stiesmg.v15i2.628

Abstract

Dewasa ini tantangan mengenai tuntutan untuk meningkatkan akuntabilitas pada setiap organisasi sangat diperlukan. Good Corporate Governance adalah suatu sistem yang menjadi jembatan sekaligus mekanisme aturan bagi segala pihak yang berkepentingan, dan dimaksudkan untuk mengatur hubungan tersebut dan mencegah terjadinya kesalahan. Salah satunya adalah mengenai prinsip akuntabilitas. Penerapan Good Corporate Governance pada sebuah organisasi bisnis tentu tidak semudah yang dibayangkan. Organisasi bisnis sering menghadapi kendala dalam menerapkan good corporate governance. Pada teori stakeholder akuntabilitas organisasi jauh lebih penting dibandingkan kinerja keuangan itu sendiri, karena lebih mencerminkan kinerja perusahaan yang sesungguhnya yang bebas dari manipulatif dan Tindakan kecurangan. Dalam penelitian ini, model penelitian menggunakan Studi literatur yang digabung dengan penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan adalah KSPPS Berkah Mitra Hasanah yang merupakan sebuah koperasi berbasis syariah yang bergerak dalam bidang simpan pinjam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Akuntabilitas koperasi dalam semua aspek di KSPPS Berkah Mitra Hasanah sudah sangat memuaskan. Selanjutnya Penerapan Akuntabilitas dapat mencegah dan mengurangi potensi Tindakan kecurangan.