Dian Essa Nugrahini
Universitas Islam Sultan Agung

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERSEPSI PENGGUNAAN E-PAYMENT DI ERA CASHLESS SOCIETY: PERAN NILAI ONLINE SHOPPING, MANFAAT E-PAYMENT DAN KEPATUHAN SYARIAH (SHARIA COMPLIANCE) Dian Essa Nugrahini; Ahmad Hijri Alfian
JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): JMM Februari 2023
Publisher : Master of Management, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmm.v12i1.764

Abstract

This study aims to examine three factors that influence differences in perceptions of using e-payments, namely the perceived value of online shopping, the benefits of e-payments and compliance with Islamic Sharia. This research adopts a quantitative methodology. Data collection was carried out using surveys and interviews. The population in this study are online shoppers, namely buyers who shop online. The results were concluded using the partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) technique. The variable that shows a significant effect on perceptions of using e-payments is the perceived benefits of using e-payments. There is a significant influence of the perceived e-shopping value on the perceived benefits of using e-payments. Meanwhile, the perceived e-shopping value does not have a significant effect on the perceived use of e-payments. In testing the moderating impact of compliance with Islamic Sharia does not show a significant effect. Keywords: Perceptions of Using E-Payment; Perceived Value; Benefits of E-Payment; Islamic Sharia Compliance; Cashless Society
Kesenjangan Pembiayaan dan Struktur Keuangan UMKM Dian Essa Nugrahini; Ahmad Hijri Alfian
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.12.1.56-72

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to explore the influence of financing gap on firm’s financial structure (FS). In this regard, the research framework divides financing gap into four dimensions, namely: demand gap (DG), supply gap (SG), knowledge gap (KG) and empathy gap (EG). This study uses primary data as a basis for conducting empirical analysis. The sample to be used in this study is MSME owners in Central Java Province who have applied for financing through formal financial institutions (such as banks, Credit Union or other formal financial institutions). The results that can be concluded through the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique are that demand gap (DG) and knowledge gap (KG) do not have a significant effect on the MSME’s financial structure, while supply gap (SG) and empathy gap (EG) have a significant effect on the MSME’s financial structure.Keywords: MSMEs, Financing gap, Financing constraints, Entrepreneurial finance. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh kesenjangan pembiayaan pada struktur keuangan (financial strucAbture) UMKM. Berkaitan dengan hal tersebut, kerangka penelitian ini membagi kesenjangan pembiayaan menjadi empat dimensi, yaitu: kesenjangan permintaan (demand gap), kesenjangan penawaran (supply gap), kesenjangan pengetahuan (knowledge gap) dan kesenjangan empati (empathy gap). Penelitian ini menggunakan data primer sebagai dasar untuk melakukan analisis empiris. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM dari industri kreatif di Provinsi Jawa Tengah yang pernah mengajukan pembiayaan melalui lembaga keuangan formal (seperti bank, koperasi atau lembaga keuangan formal lainnya). Hasil yang dapat disimpulkan melalui teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) adalah kesenjangan permintaan dan kesenjangan pengetahuan tidak berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM, sedangkan kesenjangan penawaran dan kesenjangan empati berpengaruh signifikan pada struktur keuangan UMKM.Keywords: UMKM, Kesenjangan Pembiayaan, Kendala Pembiayaan, Pembiayaan Wirausaha. 
Adopsi Digital Payment ZIS oleh Generasi Z: Apakah Financial Technology Meningkatkan Niat Membayar Zakat, Infaq dan Sodaqoh? Dian Essa Nugrahini; Verina Purnamasari; Ahmad Hijri Alfian
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memotivasi Generasi Z dalam menggunakan metode pembayaran digital secara konsisten untuk penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Studi ini berfokus pada determinan utama dari niat perilaku (behavioral intention/BI) Generasi Z, yang mencakup kesiapan adopsi (adoption readiness/AR), persepsi risiko (perceived risk/PR), kepercayaan (trust/TR), dan inovasi personal (personal innovativeness/PI). Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap preferensi Generasi Z dalam penggunaan pembayaran digital untuk ZIS, dengan mempertimbangkan integrasi faktor-faktor psikologis dan teknologi. Belum banyak penelitian sebelumnya yang secara komprehensif mengkaji keterkaitan antara AR, PR, TR, dan PI terhadap niat perilaku dalam konteks filantropi Islam berbasis digital, khususnya pada kelompok generasi ini. Variabel AR (diwakili oleh kondisi pendukung, pengaruh sosial, kemudahan penggunaan, dan kebermanfaatan), PR (meliputi risiko keamanan dan privasi), PI, TR, dan BI dianalisis menggunakan pendekatan SEM dengan bantuan alat analisis Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR berpengaruh signifikan terhadap TR dan BI. Selain itu, AR dipengaruhi secara signifikan oleh PI. Sedangkan AR, PI dan TR tidak berpengaruh signifikan terhadap BI. Temuan ini bersifat spesifik pada Generasi Z. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan perbandingan antar generasi.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Arsip Digital Berbasis Google Drive pada Karang Taruna Argaloka melalui Pendekatan PAR Diah Ayu Kusumawati; Dian Essa Nugrahini; Verina Purnamasari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1404

Abstract

Transformasi digital mendorong berbagai organisasi, termasuk organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan administrasi berbasis teknologi informasi. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah pengelolaan arsip yang masih dilakukan secara manual, sehingga berisiko menimbulkan kehilangan dokumen, rendahnya efisiensi, dan kesulitan dalam proses pencarian data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota Karang Taruna Argaloka dalam pengelolaan arsip digital melalui pemanfaatan Google Drive sebagai media penyimpanan berbasis cloud. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 22 peserta, terdiri atas pengurus dan anggota aktif Karang Taruna. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, observasi, dan refleksi, sedangkan evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 51,25 pada pre-test menjadi 84,75 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menerapkan sistem pengarsipan digital yang lebih terstruktur melalui pengelompokan dokumen, pengaturan hak akses, serta pemanfaatan Google Drive sebagai media penyimpanan dan kolaborasi organisasi. Program ini juga mendorong terbentuknya tata kelola arsip yang lebih efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan Participatory Action Research terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas digital Karang Taruna sekaligus mendukung transformasi tata kelola organisasi yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Tax Avoidance Memediasi Pengambilalihan Aset dan Struktur Kepemilikan Perusahaan Verina Purnamasari; Dian Essa Nugrahini; Ahmad Hijri Alfian
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung, Faculty of Economic and Business, Accounting Dept

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.13.1.1-16

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze and obtain empirical evidence of tax avoidance mediating asset acquisition and company ownership. The sample in this study uses secondary data from company annual reports on the Islamic stock index, namely companies that are consistently listed on the Jakarta Islamic Index (JII) in 2021-2022. This study used a purposive sampling method which produced a total of 48 data. The research hypothesis was tested using the Ordinary Least Squares Regression method with the Eviews 12 application. The results showed that institutional ownership (KI) and managerial ownership (KM) had no effect on tax avoidance (TA). Meanwhile, public ownership (KP) has a significant negative effect on TA. KI has no significant effect on tunneling, while KM, KP and TA have a significant negative effect on tunneling. TA does not mediate the effect of KI, KM, and KP on tunneling.Keywords: managerial ownership, institutional ownership, public ownership, tax avoidance, tunneling. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris tax avoidance memediasi pengambilalihan aset (tunneling) dan kepemilikan perusahaan. Sampel pada penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan pada indeks saham syariah yaitu perusahaan yang secara konsisten terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII)  pada tahun 2021-2022. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan data sejumlah 48 data. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan metode Regresi Ordinary Least Squares dengan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional (KI) dan kepemilikan manajerial (KM) tidak berpengaruh terhadap tax avoidance (TA). Sedangkan kepemilikan publik (KP) berpengaruh negatif signifikan terhadap TA. KI tidak berpengaruh signifikan terhadap tunneling, sedangkan KM, KP dan TA berpengaruh negatif signifikan terhadap tunneling. TA tidak menjadi mediasi pengaruh KI, KM, dan KP terhadap tunneling.Kata kunci: kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, tax avoidance, tunneling.
Model Development for Measuring and Analyzing Green Accounting Activities Using Factor Analysis Lisa Kartikasari; Dian Essa Nugrahini
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung, Faculty of Economic and Business, Accounting Dept

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.14.1.27-36

Abstract

One of Corporate social responsibilities to the environment is by disclosing environmental information as a result of industrial activities or their business. It covers a clear figure of a company to combine cost and environmental benefits in economic decision making reflected in the implementation of green accounting. The purpose of this study is to establish indicators and constructs of green accounting activities by identifying environmental activities grouped into the green support, appraisal, internal failure activities, external failure activities and hidden activities. The population in this research is manufacturing companies in the Central Java province which is administered by purposive sampling technique. It is obtained a sample of 43 companies. Then, the data are analyzed by using factor analysis in order to establish and construct appropriate indicators for green accounting.The findings show that 21 selected indicators with five constructs of green accounting activities. Five constructs with the respective variables as follows: green support activities with six indicators, green appraisal activities with four indicators, green internal failure activities with five indicators, green external failure activities with three indicators and green hidden constructs activities with three indicators. ABSTRAKSalah satu tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap lingkungan hidup adalah dengan mengungkapkan informasi lingkungan hidup sebagai akibat dari kegiatan industri atau usaha. Hal ini mencakup gambaran jelas suatu perusahaan dalam menggabungkan biaya dan manfaat lingkungan dalam pengambilan keputusan ekonomi yang tercermin dalam penerapan green accounting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan indikator dan konstruksi aktivitas green accounting dengan mengidentifikasi aktivitas lingkungan yang dikelompokkan menjadi aktivitas green support, appraisal, internal failure activities, external failure activities dan hidden activities. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di provinsi Jawa Tengah yang diambil dengan teknik purposive sampling. Diperoleh sampel sebanyak 43 perusahaan. Kemudian, data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis faktor untuk menetapkan dan menyusun indikator-indikator yang sesuai untuk green accounting. Temuan menunjukkan bahwa 21 indikator terpilih dengan lima konstruk kegiatan green accounting. Lima konstruk dengan masing-masing variabel sebagai berikut: aktivitas green support dengan enam indikator, aktivitas green appraisal dengan empat indikator, internal failure activities dengan lima indikator, external failure dengan tiga indikator, dan hidden activities dengan tiga indikator.