Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Matematika di Kurikulum Merdeka SMPN 4 Kragilan Hanif Evendi; Yossie Rosida; Dani Zularfan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1454

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha untuk menyelelaraskan proses pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi terutama pada pembelajaran Matematika masih terbatas Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Kragilan semester genap tahun pelajaran 2021/2022, dengan subjek penelitian adalah kelasVIID sejumlah 36 Siswa. Auditori 9 Murid,Visual 15 Murid dan Kinestetik 12 Murid sesuai dengan tujuan penerap an pembelajaran berdefirensiasi. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap mata pelajaran matematika siklus I tindakan belum ada produk, terlihat pada silkus II Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan, preferensi, dan kebutuhannya yang unik. Isi, proses, produk, dan lingkungan belajar atau iklim kelas adalah empat bidang pembelajaran diferensiasi yang dikuasai atau dipengaruhi oleh guru. Program guru penggerak angkatan 7, menuntut guru harus mampu mengelola pembelajaran secara efektif dengan menggunakan berbagai metode dan teknologi. Guru diberi kebebasan berkreasi mengelola pembelajaran bersama siswanya. Guru mengembangkan siswa secara holistik sehingga menjadi profil pelajar pancasila.
Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Matematika di Kurikulum Merdeka SMPN 4 Kragilan Hanif Evendi; Yossie Rosida; Dani Zularfan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1454

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha untuk menyelelaraskan proses pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi terutama pada pembelajaran Matematika masih terbatas Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Kragilan semester genap tahun pelajaran 2021/2022, dengan subjek penelitian adalah kelasVIID sejumlah 36 Siswa. Auditori 9 Murid,Visual 15 Murid dan Kinestetik 12 Murid sesuai dengan tujuan penerap an pembelajaran berdefirensiasi. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap mata pelajaran matematika siklus I tindakan belum ada produk, terlihat pada silkus II Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan, preferensi, dan kebutuhannya yang unik. Isi, proses, produk, dan lingkungan belajar atau iklim kelas adalah empat bidang pembelajaran diferensiasi yang dikuasai atau dipengaruhi oleh guru. Program guru penggerak angkatan 7, menuntut guru harus mampu mengelola pembelajaran secara efektif dengan menggunakan berbagai metode dan teknologi. Guru diberi kebebasan berkreasi mengelola pembelajaran bersama siswanya. Guru mengembangkan siswa secara holistik sehingga menjadi profil pelajar pancasila.
Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Matematika di Kurikulum Merdeka SMPN 4 Kragilan Hanif Evendi; Yossie Rosida; Dani Zularfan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1454

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha untuk menyelelaraskan proses pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi terutama pada pembelajaran Matematika masih terbatas Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Kragilan semester genap tahun pelajaran 2021/2022, dengan subjek penelitian adalah kelasVIID sejumlah 36 Siswa. Auditori 9 Murid,Visual 15 Murid dan Kinestetik 12 Murid sesuai dengan tujuan penerap an pembelajaran berdefirensiasi. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap mata pelajaran matematika siklus I tindakan belum ada produk, terlihat pada silkus II Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan, preferensi, dan kebutuhannya yang unik. Isi, proses, produk, dan lingkungan belajar atau iklim kelas adalah empat bidang pembelajaran diferensiasi yang dikuasai atau dipengaruhi oleh guru. Program guru penggerak angkatan 7, menuntut guru harus mampu mengelola pembelajaran secara efektif dengan menggunakan berbagai metode dan teknologi. Guru diberi kebebasan berkreasi mengelola pembelajaran bersama siswanya. Guru mengembangkan siswa secara holistik sehingga menjadi profil pelajar pancasila.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN MENDALAM MENGGUNAKAN PAPAN INTERAKTIF DIGITAL Hanif Evendi; Yossie Rosida; Dani Zularfan; Alfian Mubarok
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/typngx48

Abstract

Mathematics learning in the Independent Curriculum uses an in-depth approach in the odd semester of the 2025/2026 academic year, focusing on conceptual understanding, critical thinking, and students' reflective abilities. This study aims to describe how Mathematics learning is carried out with an in-depth approach and the challenges faced by teachers at SMP Negeri 4 Kragilan. This study used a qualitative method. Data collection included classroom observations of three Mathematics teachers, as well as collecting documentation of learning tools. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that the implementation of in-depth learning is in the good category with an average achievement of 85%. Teacher 1 recorded a score of 82%, Teacher 2 recorded 88%, while Teacher 3 recorded 86%. The understanding aspect reached 88%, application 82%, and reflection 81%. Challenges faced were uneven prior knowledge, low participation in group discussions, difficulties with abstract mathematics material, and independent learning and reflection. Teachers address these challenges by simplifying materials, utilizing digital interactive boards to provide contextual examples, using a variety of learning methods, and making reflection a habit at the end of learning sessions.