Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Kecemasan Pandemi Covid-19 dengan Pengeluaran ASI Ibu Post Partum di Puskesmas Kedungjajang Kabupaten Lumajang Inna Ari Mustoifah; Nur Hamim; Iit Ermawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1071

Abstract

Postpartum is a period when the mother experiences a change in her role. Self care after delivery is related to nutrition, breastmilk and breastfeeding. COVID-19 can cause illness ranging from mild to severe symptoms. The Pandemic has made postpartum mothers experience anxiety, which can have an impact breastfeeding. The purpose was to determine the relationship between the anxiety of the COVID-19 pandemic and the amount of postpartum mother's breast milk at Kedungjajang Health Center, Lumajang. The design of this study was cross sectional with purposive sampling. The samples were 41 respondents which was carried out on July 2022. This study was questionnaires and observation sheets. The results showed that there were 23 (56.1%) respondents who experienced breast milk not coming out, while the highest proportion of subjects who were having anxiety about COVID-19 pandemic was 25 (61%) respondents. Data processing was using chi square test (p = 0.025). Midwives will further enhance good counseling efforts to individuals and families, especially pregnant women, postpartum mothers and breastfeeding mothers to always think positively and seek information about health, especially Covid-19, so that they are not anxious. Furthermore, the families can increase their role in providing support to mothers so they don't have to have anxiety.
Hubungan Mutu Pelayanan Dengan Kepuasan Penggunaan Kontrasepsi KB Suntik Di PMB Ike Ayu Dusun Krajan Desa Tukum Kecamatan Tekung Lumajang Ike Ayu Desi Panjuati; Nur Hamim; Iit Ermawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1072

Abstract

Mutu merupakan keseluruhan karakteristik dan gambaran dari barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan pelanggan. Salah satu bentuk pelayanan yang saat ini paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat yaitu pelayanan di bidang kesehatan. Kepuasan pasien merupakan cerminan dari kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima. Hal ini dilihat dari kenaikan penggunaan kontrasepsi suntik KB di PMB Ike Ayu yang semakin naik tiap tahunnya. Akan tetapi pada tahun ini pengguna kontrasepsi KB suntik di PMB Ike Ayu mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan penggunaan kontrasepsi KB suntik di PMB Ike Ayu Dusun Krajan Desa Tukum Kecamatan Tekung, Lumajang. Desain penelitian ini menggunakan survei. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel 32 responden yang dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2022. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden untuk mutu pelayanan hampir seluruh responden menyatakan mutu pelayanan di PMB Ike Ayu baik dengan prosentase 81,25%. Sedangkan proporsi tertinggi pada kepuasan sebanyak 75% menyatakan baik. Pengolahan data menggunakan uji chi square yang dihitung dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai p value < α = 0,000 (nilai α=0,05). Dapat disimpulkan H1 diterima yang artinya ada hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan penggunaan kontrasepsi KB suntik di PMB Ike Ayu Dusun Krajan Desa Tukum Kecamatan Tekung, Lumajang
THE RELATIONSHIP OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING WITH STUNTING INCIDENCES IN THE WORK AREA OF THE TEMPURSARI PONKESDES PUSKESMAS KEDUNGJAJANG LUMAJANG Ike Yulia Wulandari; Nur Hamim; Iit Ermawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1073

Abstract

Children who are not exclusively breastfed are at higher risk for lack of nutrients needed for growth processes. Growth disorders will cause stunting in children. The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting in Tempursari Ponkesdes, Kedungjajang Health Center, Lumajang Regency. The research design used was causal correlation with a cross sectional design. The sample of this research is mothers who have stunting toddlers aged 6-59 months in June 2022 as many as 34 people using the total sampling technique, the analysis test using the Chi-Square test. The identification of exclusive breastfeeding found that most of the respondents gave non-exclusive breastfeeding (55.9%). In the Tempursari Ponkesdes Working Area, Kedungjajang Health Center, Lumajang Regency, most of the respondent's children experienced stunting in the short category (85.3%). From the Chi-Square test found p>0.05( p = 0.031). It means there is a relationship between exclusive breastfeeding and stunting in the Ponkesdes Tempursari Work Area, Kedungjajang Health Center-Lumajang. It is hoped that health promotion regarding exclusive breastfeeding from birth to the age of 6 months so as to reduce the incidence
Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Lailiyar Rofiah; Nur Hamim; Iit Ermawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1156

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum adanya tanda persalinan. KPD menyebabkan asfiksia neonatorum. Angka kematian bayi pada tahun 2019 adalah 103 bayi, sebesar 36%.Tujuan penelitian ini mengetahui adanya hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, data diambil dari rekam medik dan lembar observasi di ruang bersalin Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang yang dilaksanakan pada bulan agustus 2022 dengan jumlah populasi 30 ibu bersalin dan sampel sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan KPD di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2022 sebagian besar mengalami KPD Aterm (63,3%). Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2022 hampir seluruhnya mengalami kejadian asfiksia sedang (76,7%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai P-value = 0,021 < α 0,05 artinya ada hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum. Kesimpulan penelitian, ada hubungan KPD dengan kejadian asfiksia neonatorum.