Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR KARAKTERISTIK YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PEKERJA PROYEK RUMAH SUSUN JATINEGARA KAUM Ervina Yuliyanti; Era Agita Kabdiyono; Riyan Alfiansyah; Bara Prakosa
Jurnal Tera Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Tera (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sebagai makhluk yang mempunyai akal dan pikiran menjadikan pengelolaan manajemen di dalamnya dapat menjadi mudah ataupun sebaliknya karena masing-masing individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian tersebut yaitu untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor karakteristik pada pekerja terhadap motivasinya. Karakteristik yang diteliti meliputi usia, pendidikan, asal daerah, pengalaman, status, dan tanggungan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional pada 126 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara karakteristik dan motivasi pekerja. Faktor-faktor karakteristik yang paling mempengaruhi motivasi yaitu usia, status dan tanggungan dari tiga faktor tersebut status merupakan faktor yang paling dominan atau mempengaruhi (OR = 2,384).
Pelatihan Pembuatan Bata Ringan Ramah Lingkungan Menggunakan Limbah Serbuk Kayu Gergaji Era Agita Kabdiyono; Muhammad Syaiful Anam; Muhammad Ega Gimnastiar; Mauliate Glory Yolanda; Aldi Aldi; Dini Irpansyah; Asrofik Asrofik
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v4i2.919

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance community knowledge and skills in utilizing sawdust waste as an additive in the production of environmentally friendly lightweight bricks. Sawdust, which has not been optimally utilized, poses a potential environmental pollution risk; therefore, innovative, economically viable, and sustainable utilization methods are required. The implementation of the program consisted of socialization activities, instructional sessions, demonstrations of lightweight brick production, hands-on practice by participants, and evaluation through observation and discussion. The lightweight bricks were produced by incorporating sawdust as a partial substitute for aggregate or as a filler material, resulting in a lighter product with added environmental benefits. The results of the program demonstrated a significant improvement in participants' understanding and practical skills in producing lightweight bricks using sawdust waste. Participants were able to independently perform material mixing, molding, and curing processes. In addition to providing a productive alternative for waste management, the training created opportunities for developing environmentally friendly building material enterprises that could contribute to improving the community's economic well-being. Overall, the Community Service Program successfully facilitated the transfer of practical knowledge and appropriate technology, supporting waste reduction, environmental conservation, and community economic empowerment through the utilization of sawdust waste.