Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Memutus Siklus: Bagaimana Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional, Dan Indeks Harapan Hidup Berdampak Pada Tingkat Kemiskinan Almuttaqin, Muhammad Akbar; Rosyadi, M. Irfan; M. Nur, Nuriman
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effects of Gross Regional Domestic Product (GRDP), Human Development Index (HDI), Regional Minimum Wage (MW), and Life Expectancy Index (LEI) on poverty levels in Bengkalis Regency. The object of this study is Bengkalis Regency, one of the regencies in Riau Province. This research utilizes panel data over a 10-year period from 2013 to 2023, obtained from the publications of the Bengkalis Regency Statistics Agency (BPS). The data analysis tool employed is the Ordinary Least Squares (OLS) model with the assistance of Eviews 12 software. The results indicate that the Human Development Index and Life Expectancy Index significantly affect poverty levels in Bengkalis Regency, whereas Gross Regional Domestic Product and Regional Minimum Wage do not have a significant impact on poverty levels in the regency.
Potensi Pengembangan Desa Pada BUMDES Bumi Mulya Desa Gunung Mulya Kecamatan Gunung Sahilan Pratami, Yolanda; Fahdi, Muhammad; Rosyadi, M. Irfan; Valdi, Fitra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2998

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah Badan usaha yang ada di desa yang di bentuk oleh Pemerintahan Desa Bersama  Masyarakat  Desa. Pembentukan BUMDes dimaksudkan sebagai  upaya  menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerjasama antar desa. Pengabdian masyarakat dilakukan di Bumdes Bumi Mulya Desa Gunung Mulya. Potensi pengembangan desa pada BUMDES Bumi Mulya memiliki beberapa permasalahan diantaranya banyaknya pinjaman yang menunggak dan  kurangnya  pengurus  BUMDES  yang  melakukan  pengawasan  pada  usaha simpan  pinjam. Selain itu, pada usaha toko material, BUMDes mendapatkan keuntungan yang kecil. Metode yang digunakan adalah metode diskusi tanya jawab antara tim pengabdian dengan direktur dan perangkat BUMDes. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu perangkat bumdes belum dapat meningkatkan potensi desa dengan maksimal. Hal ini dibebkan keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya keikutsertaan perangkat bumdes pada bimbingan teknis BUMDes. Salah satu cara yang dapat dilakukan bumdes yaitu dengan mencari peluang usaha lain seperti waduk wisata, pasar desa dan usaha pertanian.  
Penyuluhan Penentuan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Terasi di BUMDES Putri Panglima Desa Baran Melintang Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Halimahtussakdiah, Halimahtussakdiah; Siska, Siska; Rosyadi, M. Irfan; Azzahra, Siti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3554

Abstract

Penyuluhan tentang penentuan harga pokok produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di BUMDES Putri Panglima, Desa Baran Melintang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki tujuan untuk membantu para pengusaha UMKM memahami pentingnya menetapkan harga pokok produksi yang akurat dan efisien. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan keuntungan dan daya saing UMKM dalam pasar yang semakin kompetitif. Pada dasarnya, harga pokok produksi merupakan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk. Melalui penyuluhan ini, para pengusaha UMKM diberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang elemen-elemen yang harus diperhitungkan dalam menentukan harga pokok produksi, seperti bahan baku, tenaga kerja, biaya overhead, dan biaya pemasaran. Selain itu, penyuluhan ini juga membahas metode perhitungan harga pokok produksi yang dapat diterapkan oleh UMKM. Beberapa metode yang disampaikan antara lain metode harga pokok produksi berdasarkan biaya tetap dan variabel, metode rata-rata, serta metode full costing. Dalam penyuluhan ini, para pengusaha UMKM diajarkan cara menghitung biaya produksi per unit produk serta strategi penetapan harga yang menguntungkan. Selanjutnya, penyuluhan juga memberikan informasi tentang pentingnya mengelola inventaris dan stok barang dengan baik. Para pengusaha UMKM diberikan pemahaman tentang pengendalian persediaan, rotasi stok, dan perhitungan persediaan optimal untuk menghindari kerugian akibat kelebihan stok atau kekurangan stok. Dalam penyuluhan ini, interaksi langsung antara pemateri dan peserta menjadi hal yang penting. Peserta diajak untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman, sehingga mereka dapat memahami konsep-konsep yang diajarkan dengan lebih baik. Para pengusaha UMKM juga diberikan contoh kasus nyata yang relevan dengan usaha mereka untuk memperkuat pemahaman mereka..