Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MANAJEMEN PENGETAHUAN UNTUK STRATEGI PEMASARAN C-CAFÉ JIMBARAN SEBAGAI CO-WORKING SPACE Carolina Widyawati; Della Fitria Wahyuni; Karolina Ina Kaka; Indra Tirta Saman; Putu Chris Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.798 KB)

Abstract

ABSTRAKC-Café adalah sebuah usaha makanan dan minuman (F&B) yang terletak di daerah Jimbaran, Bali. Usaha ini berdiri sejak 2021, yang awalnya didirikan sebagai tempat bersantai dan membeli makanan dan minuman bagi para kandidat yang sedang mengurus berkas di agen kapal pesiar yang terletak persis di sebelah C-Café. Usaha kemudian berkembang mnejadi kedai makanan dan minuman untuk umum, yang cenderung lebih diminati seabgai café oleh pelanggan pada malam hari dan sebagai co-working space pada siang hari. C-Café juga melayani pesanan melalui platform pesan antar makanan secara daring. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah bagaimana meningkatkan kunjungan tamu di pagi dan siang hari (breakfast dan lunch) sebagai café yang kondusif untuk bekerja (co-working). Tim menerapkan manajemen pengetahuan, spesifiknya siklus SECI untuk membantu mitra mengembangkan solusi: dimulai dari eksplorasi potensi café sebagai co-working space (socialization), melakukan pencatatan ide-ide pengembangan dan pemasaran café sebagai co-working space (externalization), kemudian melakukan benchmarking praktik baik pengembangan dan pemasaran digital terutama melalui praktik copywriting di platform Instagram (combination), serta menyampaikan rekomendasi strategi kepada mitra (internalization).Kata kunci : Café, Co-working Space, Manajemen Pengetahuan, Pemasaran Digital, Strategi Pemasaran.
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI DI DESA CATUR Carolina Widyawati; I Wayan Surya Aryasa Adiprawira; Indra Tirta Saman; Yoanita Theresia Sina; Alfredo Umbu Londong; I Gede Putu Sedana Putra; Marcianus Raya Goa; Aldy Wulang Kambombu; Krisantus Markus Dede; Putu Indah Lestari; Ni Wayan Nursini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Catur merupakan desa yang terletak di Kintamani, Kabupataen Bangli yangterdiri dari 3 banjar adat yaitu Banjar Munsengan, Banjar Lampu, dan Banjar Catur. DesaCatur merupakan desa agrowisata yang berlatar pada pontensi alam di kawasannya.Banyaknya potensi alam di kawasan Desa Catur, maka dibentuk Kelompok Wanita Tani (KWT)untuk mengolah hasil pertanian di desa tersebut. Salah satu hasil pertanian yang dikelola olehKWT di Desa Catur adalah waluh (labu). Waluh diolah menjadi beberapa produk diantaranyakeripik waluh, tepung waluh, dan nastar waluh. Dalam mendukung KWT Desa Catur, programKKN Tematik mengenalkan digital marketing berupa cara mereka memasarkan produk,membuat video dan foto untuk promosi di social media.
JAJO TEMPE (TEMPE DARI KOMBINASI JAGUNG DAN KACANGHIJAU) Matius Victorino Ola Dame; Elok Faiqotus Zahra; Rony MahaPutraUmbu Pingge; Carolina Widyawati; Komang Ayuk Supriani; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk bioteknologi yang umumnya berasal dari bahan bakukedelai. Adanya kenaikan harga kedelai memberikan dampak yang signifikan bagi industritempe. Akibatnya biaya produksi meningkat dan menjadi dampak bagi pengusaha tempe. Dari permasalahan tersebut maka terbentuklah inovasi dengan memanfaatkan sumberbahan alternatif yaitu jagung dan kacang hijau. Pemanfaatan bahan tersebut dipilih karenakandungan nutrisi dan gizinya tidak jauh beda dengan kedelai, bahkan terdapat kandungankarbohidrat yang terkandung di dalam jagung. Dari hal tersebut terbentuklah produk tempeyang dinamakan dengan JAJO Tempe. Produk ini dikombinasikan dari jagung dan kacanghijau. Testimoni mengenai produk ini memiliki tekstur yang lembut, rasa yang gurih, warnanya yang putih kekuningan yang disebabkan oleh warna jagung, dan aroma khaskacang hijau. Harganya yang cukup ekonomis yaitu Rp.8000,-. Metode pelaksanaan produkinovasi ini yaitu 1) Praproduksi, 2) Produksi, dan 3) Pemasaran. Hasil dari kegiatan programkreativitas mahasiswa ini adalah produk jajo tempe dengan desain produk, sampel produkuntuk dipasarkan dan pemasaran menggunakan sosial media.