Syawaluddin Hutahean, Syawaluddin
Kelompok Keahlian Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha No. 10 Bandung 40132

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemodelan Dinamika Gelombang dengan Mengerjakan Persamaan Kekekalan Energi Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2007)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.722 KB)

Abstract

Abstrak. Paper ini menyajikan pengerjaan hukum kekekalan energi pada pemodelan hidrodinamika gelombang pendek. Pengerjaan hukum kekekalan energi dilakukan dengan mensuperposisikan persamaan kontinuitas yang dihasilkan dari kekekalan masa dengan persamaan kekekalan energi dan menghasilkan persamaan kontinuitas baru yang sesuai dengan hukum kekekalan masa dan kekekalan energi. Penelitian secara numeris menunjukkan bahwa persamaan dapat digunakan untuk memodelkan gelombang dengan tinggi gelombang terbesar pada periodanya. Persamaan juga dapat memodelkan refraksi, difraksi dan shoaling dengan baik. Abstract. This paper presents application of energy conservation law for short wave modelling. The application is done by superimposing continuity equation that resulted from mass conservation and the equation of energy conservation. The superimposing gives a new form of continuity equation that agree with the mass and energy conservation law. The new equation can model wave with the height as high as the real wave in nature. The model also can simulate other wave dynamic such as refraction-diffraction and shoaling by bathymetry and diffraction in breakwater gap.
Persamaan Momentum untuk Aliran Berakselerasi Tinggi dengan Aplikasi pada Pemodelan Gelombang Pendek Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.185 KB)

Abstract

Abstrak. Pada penelitian ini dikembangkan persamaan momentum untuk aliran berakselerasi tinggi. Persamaan dikembangkan dengan mengerjakan diferensial ruang untuk aliran berakselerasi tinggi pada persamaan momentum dari Euler. Dengan metoda ini, percepatan tidak hanya diakibatkan oleh gaya penggerak pada arah sumbu yang bersangkutan, tetapi juga diakibatkan oleh gaya-gaya penggerak dari arah sumbu lainnya. Selanjutnya persamaan yang diperoleh digunakan untuk memodelkan gelombang pendek dengan persamaan muka air yang digunakan adalah merupakan superposisi antara persamaan kekekalan masa dengan persamaan kekekalan energi. Persamaan diselesaikan secara numeris, dimana hasil eksekusi model numeris menunjukkan bahwa model dapat mensimulasikan shoaling dan breaking dengan baik, dengan panjang gelombang yang dihasilkan jauh lebih pendek dari panjang gelombang hasil teori gelombang linier. Abstract. In this reserach, momentum equation for high accelerated flow is developed. The equation is developed by using spatial differentiation for high accelerated flow in Euler’s momentum equation. With this method, fluid acceleration not only excited by force on its direction but also but also forces from other directions. The resulted momentum equation is used to short water wave modeling, where as surface water equation is a superposition between continuitya and energy coservtion equations. The equation is solved numerically where execution of the model show that the model can simulate wave shoaling and breaking where the resulted wave length is much smaller than wave length of linear’s water wave theory.
Model Refraksi-Difraksi Gelombang Air Oleh Batimetri Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2008)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.555 KB)

Abstract

Abstrak. Paper ini merupakan kelanjutan dari Hutahaean (2007c). Pengembangan yang dilakukan adalah pada persamaan arah gelombang, dan persamaan amplitudo gelombang. Persamaan arah gelombang ataupersamaan refraksi-difraksi dan persamaan amplitudo gelombang dirumuskan dengan menggunakan persamaan kontinuitas dan persamaan momentum. Hasil simulasi menunjukkan bahwa persamaan yang dikembangkan dapat memodelkan refraksi-difraksi oleh batimetri, serta shoaling dan breaking. Abstract. This paper is an extension of previous paper written by Hutahaean (2007c). The improvements are in wave direction and wave amplitude equation. The wave direction equation or wave refraction-diffraction equation and wave amplitude equation are developed using continuity and momentum equation. Simulation results show that the new equations can model refraction-diffraction due to bathymetry, shoaling and breaking.
Catatan Teknik (Technical Notes) Penyelesaian Persamaan Vibrasi dengan Integrasi Newton-Cote Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2010)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.207 KB)

Abstract

Abstrak. Paper ini mempresentasikan penyelesaian pesamaan vibrasi secara numeris dengan menggunakan integrasi numeris metoda Newton-Cote. Eksekusi model selama sepuluh kali period gelombang memberikan solusi yang sangat stabil.Abstract. This paper presents a numerical method for solving vibration equation using Newton-Cote’s numerical integration. Model execution during ten times of vibration period gives a very stabile solution.
Model Gelombang Panjang dengan Metoda Elemen Hingga Diskrit Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2003)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.777 KB)

Abstract

Abstrak. Paper ini memperkenalkan penggunaan Metoda Elemen Hingga Diskrit untuk menyelesaikan persamaan gelombang panjang. Metoda ini tidak memerlukan matrix dengan ukuran yang besar. Pada metoda ini perhitungan variabel pada suatu elemen hanya memperhitungkan pengaruh variabel pada elemen yang berbatasan. Formulasi persamaan pengatur pada elemen hingga digunakan prosedur Galerkin,sedangkan penyelesaian differential waktu digunakan metoda prediktor-korektor dari Adams-Bashforth-Moulton. Model dicoba untuk mensimulasikan propagasi gelombang panjang pada suatu kanal dimana solusi analitisnya sudah tersedia. Hasil model numeris terlihat sangat mendekati solusi model analitis.Abstract. This paper introduces Discrete Finite Element Method (DFEM) to solve long water wave equation. This method reduce the size of matrix significantly.In this method variables in an element are computed by only considering variables in adjacent elements. Time derivative is solved using Adams-Bashforth-Moulton’s predictor-corrector procedure.The model had been tested to simulate long wave propagation in canal with constant depth where analytical solution is available. The comparison between analytical and numerical solution are in excelent agreement.
Pengerjaan Metoda Inversi Integral pada Perumusan Persamaan Muka Air Gelombang Air Nonlinier Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2010)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.759 KB)

Abstract

Abstrak. Pada paper ini persamaan muka air dari gelombang air diperoleh dengan mengintegrasikan persamaan syarat batas kinematik permukaan terhadap waktu. Integrasi dilakukan dengan metoda inversi integral dimana operasi integrasi diganti dengan operasi diferensiasi. Persamaan muka air yang dihasilkan merupakan superposisi dari sejumlah gelombang dengan amplitudo gelombang yang berbeda-beda, mempunyai karakteristik breaking dan dispersif.Abstract. In this paper water surface equation due to water wave is formulated by integrating kinematic surface water boundary condition equation with respect to time using integration inversion method, where integration operation is changed by differentiation operation. The resulted water surface equation is superposition of several wave with different amplitude and has breaking characteristic and dispersive.
Persamaan Gelombang Nonlinier pada Dasar Perairan Miring Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2008)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.503 KB)

Abstract

Abstrak. Paper ini merupakan kelanjutan dari paper sebelumnya yang ditulis oleh Hutahaean (2007b) dimana persamaan dikembangkan untuk kondisi dasar perairan datar dan Hutahaean (2007c) untuk dasar perairan miring. Pengembangan yang dilakukan adalah dengan mengerjakan persamaan momentum terbatas pada perumusan persamaan dispersi. Selain itu diformulaskan juga persamaan shoaling dimana pada perhitungan shoaling diperairan dangkal terlihat terjadinya fenomena breaking. Abstract. This paper is an extension of earlier paper written by Hutahaean (2007b) for flat bottom and Hutahaean (2007c) for sloping bottom. The improvement is the application of limited momentum equation in derivation of dispersion equation. In this paper equation of shoaling is also derived where shoaling calculation in shallow water show breaking phenomena.
Pemodelan Gelombang dengan Menggunakan Tekanan Hidrodinamis yang Dirumuskan dari Persamaan Kontinuitas untuk Fluida Berakselerasi Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2012)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.343 KB)

Abstract

Abstrak. Pada paper ini dikembangkan persamaan tekanan hidrodinamik pada persamaan momentum dari Euler dengan menggunakan persamaan kontinuitas untuk fluida beraselerasi. Model numeris yang dikembangkan dengan persamaan momentum tersebut dapat mensimulasikan wave set down pada perairan dalam, wave setup pada perairan dangkal, dispersi dan gelombang pecah, dimana pada perairan yang sangat dangkal peristiwa wave setup mendeformasikan gelombang sinusoidal menjadi gelombang knoidal. Sebagai kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model gelombang air dapat dikembangkan dengan mengerjakan persamaan gaya hidrodinamik yang dikembangkan pada penelitian ini pada persamaan Euler. Abstract. In this paper hydrodynamic force in Euler’s momentum equation is developed using continuity equation for accelerated fluid. The numerical model developed using this momentum equation can simulate wave set down in deep water, wave setup in shallow water, wave dispersion and breaking, where in very shallow water wave setup deform sinusoidal wave to cnoidal wave. The summary of the research is that water wave model can be developed by working hydrodynamic force developed in this research into Euler equation.
Penyelesaian Persamaan Differensial dengan Menggunakan Polinomial Lagrange Seri I (1 Dimensi) Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2006)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.551 KB)

Abstract

Abstrak. Pada paper ini disajikan penggunaan polinomial Lagrange untuk menyelesaikan suatu persamaan differensial secara numeris. Pada metoda ini suatu fungsi pada persamaan differensial didekati dengan polinomial Lagrange, selanjutnya differensial dari fungsi didekati dengan differensial dari polinomial Lagrange. Dengan metoda ini dihasilkan koefisien turunan yang sama dengan metoda selisih hingga. Metoda ini juga mirip dengan metoda elemen hingga dalam hal ukuran grid, yaitu dapat digunakan ukuran grid yang tidak seragam. Kemiripan lain dengan metoda elemen hingga adalah bahwa shape function dari metoda elemen hingga untuk elemen garis dan segiempat adalah berasal dari polinomial Lagrange. Metoda yang dikembangkan digunakan untuk menyelesaikan persamaan gelombang Airy dan memberikan hasil yang baik.Abstract. This paper presents a numerical method for solving a differential equation by using Lagrangian Polynomial. In this method function in a differential equation is approximated with Lagrange Polynomial and then the differential of the function is approxiated with differential of Lagrange Polynomial. This method results in the same coefficient derivatives with the finite difference method. The results show that the differential coefficients’ is the same with finite difference method. Compare with finite element method, the method is alike it uses the same shape function and because it can be used with variably grid size. The method was used to solve Airy wave’s equation and give a good result.
Beberapa Permasalahan pada Teori Gelombang Linier Hutahean, Syawaluddin
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2005)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.285 KB)

Abstract

Abstrak. Makalah ini mengingatkan kembali permasalahan teori gelombang linier yang disebabkan oleh keterbatasannya terhadap tinggi gelombang dan kedalaman perairan. Hal paling penting yang dibahas adalah temuan mengenai masalah penerapan persamaan dispersi dan perhitungan koefisien shoaling yang akan menimbulkan kesalahan interpretasi pada model-model transformasi gelombang berdasarkan teori gelombang linier.Abstract. This paper reminds problems in linear wave theory due to its limitation in wave height and water depth. The most important thing discussed in this paper is applications of dispersion equation and calculation of shoaling coefficient that will create misinterpretation in wave transformation models based on linear wave theory.