Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Domain Tata Kelola IT Pada Instansi Kepegawaian XYZ Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Rizal Sapta Dwi Harjo; Kusrini Kusrini; Asro Nasiri
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i1.21797

Abstract

Badan kepegawaian XYZ adalah suatu badan milik pemerintah daerah yang bertugas untuk Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. Dalam kinerjanya Badan kepegawaian XYZ menangani dan mengembangkan sumber daya manusia secara efektif dan efisien dan juga berperan penting sebagai administrasi pegawai pemerintahan serta dengan selaras dari visi yaitu terwujudnya manajemen kepegawaian dan aparatur pemerintah yang berkualitas dan professional dengan memusatkan misi pada meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan manajemen kepegawaian yang efektif dan efisien Namun pada sektor penempatan ASN yang sesuai kompetensi masih kurang dan pada penilaian professionalisme pegawai masih di nyatakan kurang yang menyebabkan di sini  berdampak pada kurang efisien dan penurunan kualitas dari segi pengetahuan serta penggunaan perangkat sistem informasi yang sudah tersedia untuk kelangsungan kinerja organisasi. Guna mencapai tata kelola IT tersebut di lakukan audit terhadap tata kelola dan di analisis guna meningkatkan kualitas, efisiensi dan peningkatan layanan yang di berikan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 yang berfokusan pada penentuan domain yang akan di gunakan dalam audit. Hasil dari design faktor 1 – 4 mendapatkan domain APO11, BAI04, BAI05, BAI11 dan DSS02 yang merupakan domain teratas dan mendapatkan perhatian khusus terhadap kelangsungan tatakelola IT di badan kepegawaian XYZ.
Evaluasi Keamanan Informasi Menggunakan COBIT 2019 APO13 dalam Mendukung Kualitas Layanan TI di Poltekkes Kemenkes Bengkulu Zulmi Gurhono; Alva Hendi Muhammad; Asro Nasiri
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 24 No 3 (2026): September 2026
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v24i3.247

Abstract

The quality of information technology services in higher education institutions depends on well-designed information security governance. Poltekkes Kemenkes Bengkulu manages academic and health-related data exposed to cybersecurity threats but has not implemented a standardized IT governance framework to determine information security priorities. This study aims to design an IT governance system and prioritize governance and management objectives using the COBIT 2019 Governance System Design Workflow, with APO13–Managed Security as the primary focus. Ten Design Factors were analyzed based on institutional conditions through interviews, observation, and document review. The results identified 17 priority objectives among the 40 COBIT 2019 governance and management objectives, led by BAI10–Managed Configuration (score 100), APO13–Managed Security (90), and APO12–Managed Risk (85). Capability level 4 was targeted for the nine highest-priority objectives, including APO13, driven by logical attack risks (DF3), a High threat landscape (DF5), and High compliance requirements (DF6). Operational recommendations include strengthening information security policies (ISMS), security incident and risk management, and access controls. This study is limited to priority determination and target capability levels; therefore, future research should assess actual capability levels and conduct gap analysis.