Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan dan Pendampingan UMKM Dompet Kulit Melalui Digitalisasi Marketing Berbasis Marketplace Shopee Untuk Menunjang Pemasaran dan Peningkatan Penjualan Any Urwatul Wusqo; Biby Eka Fridayanti; Siti Aisyah
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v7i1.9482

Abstract

UMKM dompet kulit di desa Pucangsari adalah salah satu UMKM pengrajin kulit berpotensi di Kabupaten Pasuruan. UMKM ini telah menggunakan marketplace Shopee  sebagai media pemasaran, namun kurangnya pengetahuan dan kemampuan UMKM dalam mengelola marketplace Shopee tersebut membuat pemasaran digital belum berjalan maksimal. Marketplace  yang sudah ada belum terkelola dengan baik. Sehingga pemasaran yang dilakukan belum mampu meningkatkan penjualan. Tujuan program pengabdian masyarakat ini selain untuk mengembangkan market place UMKM tersebut, yaitu juga bertujuan untuk pendampingan pengelolaan market place dalam jangka panjang. Metode yang digunakan dalam program pendampingan ini adalah metode PAR. Beberapa kegiatan program pengembangan dan pendampingan ini terdiri darikomunikasi dan  koordinasi hingga proses problem solving, dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan terfokus pada pemaksimalan marketplace shoppe milik UMKM dompet kulit. Pengembangan dan pendampingan market place ini akan berpengaruh besar terhadap peningkatan penjualan dan perluasan pemasaran. Selain itu optimalisasi market place dapat menciptakan keunggulan bersaing ditengah pandemi Covid. Harapan adanya  pendampingan ini UMKM dapat menambah wawasan mengenai pengelolaan Marketplace Shopee dengan baik. Dengan adanya program pengembangan dan pendampingan ini, UMKM dapat memperluas pemasaran, menambah jumlah pelanggan, dan meningkatkan penjualan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Berbasis Ekonomi Sirkular dengan Aplikasi Digital Mommy Jelantah A'an Warul Ulum; Moh. Amin Farijallah; Yanuari Purnawan; Muhammad Rifki Khoiri; Silfia Yuliana; Siti Aisyah; Septia Nur Cahyani; Hasan Bashori
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 7 No. 2 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v7i2.10519

Abstract

Waste cooking oil (WCO) management in Tamansari Village, Wonorejo District, Pasuruan Regency, remains a concern due to improper disposal and limited community knowledge. A preliminary assessment of 50 households estimated that more than 166 L of WCO could be generated weekly. This program aimed to improve community knowledge, practical skills, and environmental awareness while establishing a digital WCO collection mechanism. The main novelty was the Mommy Jelantah application, integrating member identification, deposit-weight recording, quality grading, differentiated pricing, and automatic income estimation. WCO was classified into Grades A, B, and C based on clarity, color, and visible residues, with corresponding prices of IDR 7,000, IDR 4,500, and IDR 2,500 per kg. The program employed Participatory Action Research (PAR), involving 30 participants. Evaluation used pre- and post-test questionnaires, observation, and a four-point satisfaction questionnaire. Knowledge increased from 42% to 88%, skills from 25% to 86%, and environmental awareness from 38% to 90%. The results indicate that integrating practical training with digital collection can strengthen traceable WCO management and support circular economy practices.