Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MEMBANGUN ILMU-ILMU SOSIAL PROFETIK PERSPEKTIF KUNTOWIJOYO Syahrul Nizar Saragih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i1.44235

Abstract

This paper discusses Kuntowijoyo's thoughts on "Islamic science". As for the method used descriptive analysis. The results are that Kuntowijoyo wants Muslims to change their way of thinking in seeing reality, from a mythical approach to an Islamic approach. it is here need Islamic scientific process which is expected birth of prophetic social sciences. As for the steps is to place Islam as a text, then analyzed through an analytic approach. Furthermore, the essence of Islamic teachings is examined through the approach of integralization and objectification to produce prophetic social sciences.
Pembaharuan Dan Modernisasi Politik Islam Di Indonesia Perspektif Nurcholish Madjid (1965-2005): Menelaah Konsep Pemikiran Caknur Qemal Ezra F. Harahap; Aris Wahyu Ginting; Syahrul Nizar Saragih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6021

Abstract

Mengingat kepulangan Nurcholish Madjid dari 2005 silam, Yang selalu menjadi pembahasan pada diskursus pemikiran Cak Nur terkait Pembaharuan dan Modernisasi Politik Islam di Indonesia adalah relevansi pemikirannya pada dunia terkhusus Indonesia yang dewasa ini. Pembaharuan dan modernisasi politik Islam di Indonesia yang diusung oleh Nurcholish Madjid menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam membentuk pemikiran dan praktik keagamaan serta politik di era Reformasi. Melalui pemikirannya yang moderat, Nurcholish berhasil menjembatani antara nilai-nilai Islam dan tuntutan demokrasi, menciptakan kerangka pemikiran yang inklusif dan responsif terhadap perubahan zaman. Proses artikulasi politik Islam di Indonesia sangat penting karena diharapkan dapat menghasilkan sintesa yang mungkin antara Islam dan negara. Oleh karena itu, studi tentang pemikiran politik Islam yang khas di Indonesia tidak hanya menarik tetapi juga mendesak. Dan kemudian lebih berfokus pada cara melaksanakannya untuk mengubah Indonesia yang lebih maju.
Analysis of the Effectiveness of Interactive E-Modules for OBE-Based History Learning Evaluation with a Team-Based Project Approach Arfan Diansyah; Yushar Tanjung; Syahrul Nizar Saragih; Abd. Haris Nasution
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala and Collaboration Yayasan Yusda Edu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sejarah.v11i1.519

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the interactive e-module History Learning Evaluation based on Outcome-Based Education (OBE) with a Team-Based Project approach, and assess the feasibility of the developed product. This research is a development research using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research process begins with a preliminary study and needs analysis, design of the e-module prototype, validation by material experts and media experts, product trials on students, and testing the effectiveness of the e-module through learning outcome tests. Data collection techniques include questionnaires and tests, while data analysis is carried out descriptively quantitatively. The results show that the developed interactive e-module obtained a feasibility level of 77% based on the assessment of material experts and 72% based on the assessment of media experts, both of which are included in the feasible category. The effectiveness test results showed an increase in student learning outcomes, with an average score of 63.13 in the initial test increasing to 79.46 in the final test. Based on effectiveness criteria, the interactive e-module of History Learning Evaluation based on OBE with a Team-Based Project approach was declared effective in improving student learning outcomes. Thus, this interactive e-module is suitable and effective for use as supporting teaching materials for the History Learning Evaluation course.
Perkembangan Ndikar Sebagai Seni Beladiri Masyarakat Karo di Desa Lingga Tahun 2013 -2025 Syahrul Nizar Saragih; Amelia Br Karo; Cinthia Margaretha Simamora; Duana Angel Simanjuntak; Elisa Sunarti Manurung
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan Ndikar sebagai seni beladiri tradisional masyarakat Karo di Desa Lingga pada rentang tahun 2013 hingga 2025, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi dan upaya pelestariannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi empat tahapan utama: heuristik (pengumpulan sumber), kritik (verifikasi data), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam periode 2013-2025, Ndikar mengalami transformasi fungsi dari alat pertahanan diri menjadi sarana hiburan dan pertunjukan budaya dalam upacara adat seperti kerja tahun serta festival budaya. Faktor internal yang mendukung perkembangannya meliputi semangat kolektif masyarakat Desa Lingga dalam menjaga warisan leluhur, sementara faktor eksternal melibatkan dukungan pemerintah daerah dalam promosi pariwisata budaya. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat generasi muda akibat arus modernisasi, sehingga strategi pelestarian dilakukan melalui pembentukan sanggar seni dan integrasi Ndikar ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ndikar tetap menjadi pilar identitas budaya masyarakat Karo di Desa Lingga yang adaptif terhadap perubahan zaman melalui revitalisasi fungsi sosialnya.