Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD NUQUIB AL-ATTAS Fauzi Ananda
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 5 (March 2023)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syed Muhammad Naquib Al-Attas, is one of the thinkers and reformers of Islamic education with his fresh ideas. Al-Attas was not only an intellectual in terms of education and general Muslim issues, but also an expert in various fields of science. He is also considered as the initiator of the Islamization of science which influenced many other figures. He systematically formulated a strategy for the Islamization of knowledge in the form of an educational curriculum for Muslims. One of the ideas that is quite interesting is to offer the term ta`dib as the basis for the concept of Islamic education. 
Analisis Komprehensif Implementasi Kedisiplinan dan Manajemen Waktu Dalam Perencanaan Pembelajaran Berbasis Perspektif Pendidikan Islam Toni Julham; Fauzi Ananda; Gunawan Syahputra
Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : DIKLINKO JOURNALS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64464/tarbiyah.v5i1.271

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara sangat mendalam, komprehensif, dan ekstensif mengenai implementasi kedisiplinan dan manajemen waktu dalam perencanaan pembelajaran berbasis kerangka teoretis pendidikan Islam, dengan merujuk secara mendalam pada pemikiran Abuddin Nata (2001) serta literatur kontemporer lainnya. Di tengah kompleksitas dunia pendidikan modern abad ke-21 yang sarat akan disrupsi, perencanaan pembelajaran seringkali mengalami reduksi makna menjadi sekadar pemenuhan administrasi formal tanpa substansi kedisiplinan yang kokoh. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan elaborasi data empiris yang luas serta telaah pustaka mendalam, studi ini membuktikan bahwa internalisasi nilai-nilai disiplin waktu secara konsisten mampu mendongkrak produktivitas akademik, membentuk karakter profetik peserta didik, serta mengoptimalkan akuntabilitas profesional tenaga pendidik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa manajemen waktu yang terstruktur berdasarkan prinsip religius-pedagogis tidak hanya menciptakan keteraturan iklim kelas, tetapi juga memastikan tercapainya tujuan kurikuler secara efektif dan efisien. Implikasi penelitian ini menegaskan urgensi reformasi manajerial berkelanjutan di lembaga pendidikan Islam untuk menjadikan kedisiplinan waktu sebagai pilar utama pembentukan mutu institusi.
Contextual Teaching and Learning (CTL) in Islamic Religious Education: An Implementation Analysis Fauzi Ananda; Fauziatun Azhima; Shopiana; Gunawan Syahputra; Nurmisdaramayani; Muhammad Ilham
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 2 (2026): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v2i2.306

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach in Islamic Religious Education (PAI) subjects to improve students' understanding and practice of religious values ​​in their daily lives. This study uses a literature study type of research by collecting related data on contextual components in Islamic Education learning in schools. The results of the study indicate that PAI learning with a contextual approach successfully transforms the learning process from mere memorization of material into a meaningful learning experience. Implementation is carried out through seven main components of CTL: constructivism, inquiry, questioning, learning communities, modeling, reflection, and authentic assessment. This approach has been proven to increase active student involvement, strengthen character, and make it easier for students to connect PAI materials (morals, fiqh, history) with the context of real-life everyday situations. Conclusion: Contextual Teaching and Learning (CTL) is an effective strategy to improve PAI learning outcomes both academically and affectively. This approach makes Islamic Education more relevant and applicable, thus producing students who are not only cognitively intelligent, but also have good morals in society.
Integrasi Modrenisasi Pengembangan Keilmuan Dalam Pendidikan Islam Fauzi Ananda; Wulan Sari; Hirawati; Syaiful Amri
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12843

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi dinamika yang menuntut adanya keseimbangan antara pelestarian nilai-nilai Islam yang bersifat klasik dengan respon adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran integrasi keilmuan dan pengembangan ilmiah dalam proses modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi. Prosedur pengumpulan data meliputi identifikasi referensi, penelusuran sumber literatur, serta pengumpulan dokumen relevan. Analisis data dilakukan dengan Merujuk pada model Winner dan Dominick yang meliputi tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses integrasi keilmuan mampu menjaga nilai-nilai Islam tradisional dalam lembaga pendidikan, sekaligus mengakomodasi unsur-unsur modernitas secara bertahap. Meski demikian, sejumlah tantangan masih menghadang, khususnya resistensi dari kalangan konservatif dan terbatasnya infrastruktur teknologi di wilayah pedesaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi pendidikan Islam merepresentasikan model keseimbangan antara tradisi dan inovasi, yang dapat dijadikan referensi bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia