Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH PADA SISWA KELAS XI SMAN NEGERI BANAT TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Misraim Didemus Lakapu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5225

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri Banat pada materi sistem peredaran darah dalam pelajaran Biologi. Hal ini dapat dilihat pada saat pembelajaran di kelas, ada beberapa siswa yang ramai dan sulit dikondisikan pada saat pelajaran dan menganggap Biologi adalah pelajaran yang sulit. Maka dari itu upaya yang dilakukan peneliti dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamet (TGT). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri Banat, Timor Tengah Selatan yang berjumlah 28 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar materi sistem peredarn darah pada mata pelajaran Biologi pada siswa kelas XI SMA Negeri Banat melalui model kooperatif tipe Teams Games Tournament. Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dengan menggunakan model Kurt Lewin yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, tes hasil belajar dan dokumentasi. pembelajaran kolaboratif model TGT berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa pada setiap siklusnya yaitu Siklus I (60,71%), Siklus II (75,00%) dan Siklus III (89,29%). Pelaksanaan pembelajaran kolaboratif model TGT memberikan pengaruh positif yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi, terlihat dari antusiasme siswa, sesuai dengan minat dan minat siswa di dalamnya pembelajaran kolaboratif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DALAM PELAJARAN BIOLOGI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI BANAT TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Misraim Didemus Lakapu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5226

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas X pada materi keanekaragaman hayati pada mata pelajaran Biologi. Hal ini dapat dilihat pada saat pembelajaran di kelas, ada beberapa siswa yang ramai dan sulit dikondisikan pada saat pelajaran dan menganggap Biologi adalah pelajaran yang sulit. Maka dari itu upaya yang dilakukan peneliti dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Banat, Timor Tengah Selatan yang berjumlah 26 siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar materi keanekaragaman hayati pada mata pelajaran Biologi pada siswa kelas X SMA Negeri Banat melalui model kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dengan menggunakan model Kurt Lewin yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, tes hasil belajar dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas X SMA Negeri Banat. Adapun penelitian ini diharapkan agar memperhatikan kendala-kendala yang dialami dalam pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation khususnya dalam pembelajaran Biologi sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan dan penyempurnaan penelitian yang akan dilaksanakan.