Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja pegawai pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mual Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif, karena metode penelitian ini mempunyai tujuan memperoleh informasi dengan membuat gambaran atau diskripsi tentang apa yang ada atau sedang terjadi. Adapun untuk waktu penelitian ini di lakukan sejak tanggal 25 April 2022 sampai dengan tanggal 25 September 2022. Untuk penelitian ini populasi berjumlah 35 orang. Populasi diambil dari seluruh karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Mual Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Dikarenakan jumlah populasi dibawah 100 orang, maka penulis mengambil seluruh jumpa populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 35 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah jenis data subjek dan sumber data bersifat primer. Dari perhitungan instrument penelitian, diperoleh hasil antara variabel X dan Y setiap butirnya dinyatakan valid karena nilai Corrcted item total lebih besar dari nilai r kritis (0,30) dari variabel X dan Y dinyatakan reliabel karena Cronbach Alpha berada diatas 0,60. Data penelitian berdistribusi normal karena pada grafik histogram berbentuk lonceng, pada grafik P-P Plot di atas, dapat terlihat sebaran data dekat dengan garis diagonal dan pada hasil uji statistic kolmogorov- smirnov menunjukkan nilai sig 0,094, hal ini berarti nilai sig lebih besar dari 0,05 yang artinya seluruh data yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal). Dari uji hipotesis diperoleh bahwa Variabel reward memiliki nilai t statistik yaitu 2.898 dan lebih besar dari t tabel yaitu 2,030 (2.898 > 2,030) dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hal ini berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara reward terhadap kinerja pegawai, maka hipotesis Ha1 diterima. Variabel punishment memiliki nilai t statistik yaitu 4.561 lebih besar dari t tabel yaitu 2,030 (4.561 > 2,030) dan nilai signifikan 0,012 < 0,05. Hal ini berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara punishment terhadap kinerja pegawai, maka hipotesis Ha2 diterima. Berdasarkan hasil hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 42,168 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F hitung > F table, yaitu 42,168 > 4,12 sehingga penelitian ini menolak H0 dan membuktikan bahwa variabel independen reward dan punishment berpengaruh terhadap variabel dependen kinerja karyawan secara simultan, maka hipotesis Ha diterima.