M. Turhan Yani
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UPAYA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN BUDAYA RELIGIUS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN SISWA TERHADAP TATA TERTIB DI SMAN 1 NGLAMES Royan Himawan; M. Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n2.p1095-1110

Abstract

Abstrak Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya Sekolah dalam mewujudkan budaya religius sebagai upaya peningkatan kepatuhan siswa terhadap tata tertib di sekolah SMAN 1 Nglames? Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sebab penelitian ini yang bertujuan untuk memahami fenomena atau gejala sosial tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu model analisis data interaksi.Dari hasil penelitian upayasekolah bahwa sekolah dengan budaya religius adalah  infaq, membudayakan do’a bersama di awal dan akhir pelajaran, zakat fitrah, dan pondok romadhon efektif diterapkan dalam sekolahan saat ini dimana tidak ada kontak fisik lagi. Melatih siswa menjadi siswa yang tidak pandai dalam pengetahuan saja tetapi juga mempunyai jiwa religius yang baik. Kebiasaan-kebiasan tersebut akan menciptakan karakter pada siswa yakni kedisiplinan dan mempunyai tanggung jawab dalam menuntut ilmu dengan baik. Kata Kunci : Budaya religius, kepatuhan, dan Tata Tertib.   Abstract The problem of this research is how to realize the role of the Principal in religious culture as an effort to improve compliance with the discipline of students in the school SMAN 1 Nglames?In theory, Biddle and Thomas split the terminology in the theory of the role of the four groups, namely 1 People who take part in social interaction. 2 The behavior which appears in the interaction. 3 The position of the people in the behavior and 4 Linkages between people and behavior. This research is descriptive qualitative, because this study intends to understand social phenomena or symptoms of what is experienced by research subjects. Data was collected through interviews, observation and documentation of data analysis techniques while using Miles and Huberman models namely interaction data analysis models.The research that the principal role of the principal with the religious culture infaq, cultivate a prayer together at the beginning and end of the lesson, tithes, and cottage Romadhon effectively implemented in schools today where there is no physical contact again. Train students into students who are not proficient in knowledge but also have a good religious life. Habits-habits that will create a character in students the discipline and have responsibilities in their studies well Keywords: religious culture, obedient, and Rules.
PEMAHAMAN KADER PIMPINAN KOMISARIAT PERGURUAN TINGGI IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA (IPNU)-IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA (IPPNU) UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TENTANG WAWASAN KEBANGSAAN Ricky Rahmanto; M. Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n3.p1369-1381

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman Kader Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Surabaya tentang Wawasan Kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes. Tes digunakan untuk mengukur pemahaman Kader PKPT IPNU-IPPNU Unesa tentang Wawasan Kebangsaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Kader PKPT IPNU-IPPNU Unesa berdasarkan sub materi wawasan kebangsaan memiliki pemahaman yang sangat baik pada sub materi pengertian wawasan kebangsaan dengan perolehan persentase sebesar 83%. Kemudian pada sub materi nilai dasar wawasan kebangsaan, unsur wawasan kebangsaan, dan upaya dalam meningkatkan wawasan kebangsaan memiliki pemahaman yang baik dengan perolehan persentase sebesar 68% pada sub materi nilai dasar wawasan kebangsaan, 76% pada sub materi unsur wawasan kebangsaan, dan 75% pada sub materi upaya dalam meningkatkan wawasan kebangsaan. Kata Kunci: Pemahaman, Wawasan Kebangsaan, Organisasi IPNU-IPPNU.   Abstract The purpose of this research to know the understanding of Cadres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Surabaya about Nationality Insight. This research used the quantitative approach by quantitative descriptive method. This Data Collection Technique that’s using such as test. Test used to the measure about understanding of Cadres PKPT IPNU-IPPNU which located at Universitas Negeri Surabaya about Nationality Insight. The samples were using about thirty respondents. The result of this research is the understanding of Cadres PKPT IPNU-IPPNU which is located at Universitas Negeri Surabaya based on sub material about nationality insight which very good understanding on sub material the definition of nationality insight with percentage about eighty three percent. And then on sub material of value nationality insight, elements of nationality insight, and the effort of nationality insight improvement which have good understanding the percentage about sixty eight percent on sub material of value nationality insight, seventy six percent on sub material elements of nationality insight, and seventy five percent on sub material the effort of nationality insight improvement. Keywords: Understanding, Nationality Insight, IPNU-IPPNU Organization.