Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PERBAIKAN FAKTOR DAYA MENGGUNAKAN KAPASITOR BANK DI MASJID AGUNG SERDANG BEDAGAI Dimas Teguh Wibowo; Yusniati Yusniati; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i1.6828

Abstract

Jumlah konsumsi energi listrik dipengaruhi oleh jenis beban yang digunakan. Beban listrik memiliki karakteristik resistif, induktif, dan kapasitif. Karakteristik ini akan berdampak pada sistem kelistrikan yaitu cosφ. Nilai faktor daya dibatasi dari 0 hingga 1, Jika nilai faktor daya mendekati 1 (daya aktif tinggi) sehingga sistem kelistrikan akan lebih baik dan sebaliknya jika semakin rendah faktor dayanya mendekati 0 (daya reaktif tinggi) sehingga daya listrik yang kurang yang dapat dimanfaatkan dari sejumlah daya tampak sama. Ketika sistem kelistrikan memiliki cosφ rendah (daya reaktif yang besar) itu akan mempengaruhi penurunan kualitas daya dan meningkatnya penggunaan daya listrik. Salah satu cara untuk memperbaiki faktor daya ialah dengan memasang kapasitor bank. Masjid Agung Serdang Bedagai memiliki cosφ awal sebesar 0,80. Pemasangan kapasitor bank dilakukan untuk meningkatkan cosφ menjadi 0,99. Pada metode penelitian, dilaksanakan tahapan yaitu menentukan data kelistrikan pada masjid, menghitung besarnya daya reaktif, menentukan kapasitor bank, serta menguji pengaruh perbaikan faktor daya. Hasil yang didapatkan ialah dibutuhkan kapasitor senilai 560 kVAR.Selain itu juga Mengurangi drop tegangan karena turunnya arus sebanyak 20% dari 1.228,33 A menjadi 983,56 A.Penelitian tentang penggunaan listrik dapat dikembangkan atau dapat digunakan sebagai acuan dalam penelitian lebih lanjut.
Evaluasi Perlindungan Kawat Fasa Saluran Transmisi Tegangan Tinggi 150 KV Terhadap Petir Menggunakan Kawat Tanah Zulfadli Pelawi; Jamilah Husna; Ayatullah Komaini; Fahrul Halim Pulungan; Diva Prima Syahputra Lubis
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i2.9768

Abstract

Pada umumnya kita telah mengetahui seringnya gangguan terhadap jaringan transmisi adalah gangguan alam, seperti gangguan kilat terhadap jaringan transmisi disebabkan jaringan transmisi yang melalui udara, panjang, tinggi dan tersebar diberbagai daerah terbuka serta beroperasi dalam segala macam kondisi. Hingga sampai sekarang belum ada yang menunjukan kegunaan kilat bagi kehidupan, belum mendapat jalan untuk mencegah atau memanfaatkan energi yang ditimbulkan oleh petir tersebut. Walaupun demikian ilmu pengetahuan menusia tetap berkembang dengan kemajuan teknologi. Dengan salah satu alat pengaman kawat udara (Overhead Ground Wire) untuk melindungi kawat- kawat fasa dari jaringan transmisi. Diantara pertimbang-pertimbangan yang diambil dalam perancangan pemerisaian saluran transmisi adalah letak kawat tanah terhadap kawat fasa, karena diharapkan petir akan menyambar kawat tanah dan persentase tersambarnya kawat fasa akan kecil.
Perlindungan Peralatan Tower Telekomunikasi dari Sambaran Petir Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 3 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i3.10582

Abstract

Salah satu alat pelindung terhadap tegangan surja petir adalah Arester. Sambaran petir merupakan suatu peluahan listrik antar suatu awan bermuatan dengan bumi, atau antar awan bermuatan dengan awan lainnya. Sambaran petir tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik yang ada disekitar bangunan atau obyek yang terkena induksinya. Untuk menghindari akibat sambaran petir maka diperlukan pengamanan berupa penangkal petir yang memadai, serta sistem pengamanan tersebut mempunyai daerah perlindungan (jangkauan/zona) yang efektif dan tidak terkena sambaran petir. Analisa daerah perlindungan ini berdasarkan pada metode elektromagnetis, yaitu yang menghubungkan sifat sambaran petir dengan geometris sistem perlindungan dari sambaran petir dengan adanya konsep jarak sambar. Dengan pendekatan secara geometri maka daerah perlindungan pada menara/tower dapat dianalisa dengan akurat.
Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Tegangan Panel Surya Zulfadli Pelawi; Armansyah Armansyah; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i1.12212

Abstract

Penggunaan energy terbarukan merupakan alternative untuk mengurangi permintaan energy ke PLN dan pengoptimalan potensi alam. Sel surya merupakan teknologi yang mengubah cahaya matahari menjadi energy listrik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan intensitas cahaya matahari terhadap tegangan pada sebuah panel sel surya. Metode penelitian ini adalah pengukuran intensitas matahari secara real dan pengukuran daya keluaran panel sel surya tersebut, adapun bahan yang digunakan adalah lumen meter digunakan untuk mengukur intensitas cahaya matahari, multimeter digunakan untuk mengukur tegangan dan arus, battery charge regulator dengan kapasitas 10 A, Panel sel surya dengan kapasitas 100 Wp, dan battery 80 Ah. Pengujian dilakukan selama 6 hari, setiap hari pengujian dimulai dari jam 08.00 – 18.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya matahari tertinggi terjadi antara jam 11.00 – 13.00 dengan nilai intensitas cahaya matahari sebesar 98.700 lux – 118.400 lux, sedangkan daya keluaran sel surya tertinggi sebesar 16,86 watt dengan intensitas cahaya matahari terukur 118.400 lux
Analisis Parameter Sistem Pembumian Grid Gardu Induk KIM Mabar Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi; Dimas Teguh Wibowo
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i1.9758

Abstract

Pada saat ini kehidupan masyarakat semakin maju, makin banyak membutuhkan daya listrik. Di samping penambahan penyediaan daya listrik, peningkatan pelayanan juga merupakan hal pokok yang harus diperhatikan oleh pihak produsen tenaga listrik. Kehandalan dari sistem distibusi tenaga listrik, akhir-akhir ini semakin dituntut oleh pihak konsumen untuk melayani berbagai macam beban listrik yang menunjang semua kegiatan kehidupan. Dalam hal ini PT. PLN juga harus mengambil langkah-langkah dalam mengamankan pemakaian tenaga listrik tersebut, maka masalah yang timbul pada gardu induk KIM Mabar, seperti timbulnya tegangan sentuh, tegangan langkah dan tegangan transfer akibat kegagalan isolasi haruslah ditindak lanjuti karena dapat menjadi masalah pada gardu induk tersebut. Untuk mengatasi hal ini maka salah satu caranya adalah dengan melakukan pembumian titik netral dan pembumian badan (body) peralatan-peralatan pada gardu induk. Dan salah satu sistem pembumian yang cukup layak untuk diterapkan adalah sistem pembumian langsung dalam bentuk kisi-kisi (grid) dengan menggunakan elektroda batang yang tujuan utamanya adalah untuk memperoleh nilai tahanan pembumian yang kecil dan nilai tahanan pembumian yang seragam.
Sistem Penguatan Medan Magnet Tanpa Sikat Pada Generator Sinkron Armansyah Armansyah; Jamilah Husna; Raja Harahap; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i2.12217

Abstract

Saat ini kebutuhan energi listrik cukup besar, untuk memenuhi energi listrik tersebut, maka kita memerlukan sumber energi listrik yang dapat mensuplay energi listrik secara kontiniu. Altenator atau generator ac adalah suatu mesin yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Generator ac yang akan dibahas adalah generator yang termasuk jenis mesin serempak (mesin sinkron) dimana frekuensi listrik yang dihasilkannya sebanding dengan jumlah kutub dan putaran yang dimilikinya. Dalam hal pemilihan generator, sistem penguatan (eksitasi) pada medan magnet generator juga menentukan apakah generator itu bisa bekerja secara kontiniu tanpa sering mengalami pemeliharaan atau kerusakan. Sistem penyaluran arus penguat (eksitasi) ke medan magnet generator dapat dilakukan dengan sistem eksitasi pakai sikat dan sistem eksitasi tanpa sikat. Pada penyaluran sistem eksitasi tanpa sikat yaitu arus searah bisa disalurkan langsung ke kumparan medan generator tanpa menggunakan sikat dan cincin geser. Dimana generator ac kecil dipasang pada poros yang sama dengan generator utama yang digunakan sebagai pengeksitasi, pengeksitasi ac mempunyai jangkar yang berputar, keluarannya kemudian disearahkan oleh penyearah dioda silikon yang juga dipasang pada poros utama, keluaran yang telah disearahkan dari pengeksitasi ac diberikan langsung dengan hubungan yang diisolasi sepanjang poros ke medan generator sinkron yang berputar. Jadi sistem eksitasi tanpa sikat tidak mempunyai komutator, cincin slip atau sikat-sikat yang sangat memperbaiki keandalan dan menyederhanakan pemeliharaan mesin
Penerapan Power Over Ethernet Injector Pada Perangkat Jaringan Komputer Nirkabel Jamilah Husna; Zulfadli Pelawi; Alfi Franata; Fadly Yusnil H.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i2.9770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menerapkan teknologi Power over Ethernet (PoE) Injektor pada perangkat jaringan komputer nirkabel (Wireless Local Area Network Access Point). PoE Injektor adalah perangkat yang memungkinkan pengiriman daya listrik melalui kabel jaringan Ethernet yang sama dengan transmisi data, yang dapat meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam pemasangan dan pengelolaan perangkat jaringan. Dalam penelitian ini, konsep dasar PoE Injektor dijelaskan secara rinci, termasuk prinsip kerja dan manfaatnya dalam konteks penerapan pada perangkat jaringan komputer nirkabel. Selain itu, penelitian ini juga mencakup pengujian dan implementasi PoE Injektor pada Access Point dalam lingkungan jaringan nyata, dengan tujuan untuk mengevaluasi kinerja dan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PoE Injektor pada perangkat jaringan komputer nirkabel dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam hal efisiensi, fleksibilitas, dan pengelolaan daya. Dengan menggunakan PoE Injektor, pengguna dapat mengurangi biaya instalasi dan pemeliharaan serta meningkatkan kinerja dan keandalan jaringan komputer nirkabel.