Fatmah Afrianty Gobel
Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PESERTA BPJS DI PUSKESMAS LAYANG KOTA MAKASSAR Satkar Umara; Haeruddin; Fatmah Afrianty Gobel
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.201

Abstract

Pelayanan prima perlu diwujudkan dalam pelayanan kesehatan. Jika ditinjau darisistem pelayanan kesehatan di Indonesia, maka peranan dan kedudukan Puskesmas adalahsebagai ujung tombak sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Hal ini disebabkan karenaperanan dan kedudukan Puskesmas di Indonesia amat unik, sebagai sarana pelayanankesehatan primer yang bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatanmasyarakat sebagai upaya preventif.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJSdengan jumlah kunjungan pada bulan Mei yaitu sejumlah 1.412 orang. Sampel dalampenelitian ini adalah sebagian dari pasien pasien pengguna BPJS di Puskesmas Layang KotaMakassar tahun 2018. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 94 orang. Penelitian inidiolah menggunakan program Komputerisasi SPSS. Dengan analisis data yang digunakanadalah analisis, univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada hubungan akses dimana nilai p=0,002(p<0,05), ada hubungan kualitas pelayanan dimana nilai p=0,000 (p>0,05), tidak adahubungan pendapatan keluarga dimana nilai p=0,436 (p>0,05), ada hubungan tingkatpendidikan dimana nilai p=0,002 (p<0,05), tidak ada hubungan lahan parkir dimana nilaip=0,872 (p>0,05) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan peserta BPJS di PuskesmasLayang Kota Makassar.Kesimpulan dari penelitian ini adalah akses, kualitas pelayanan, dan tingkatpendidikan berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan peserta BPJS diPuskesmas Layang Kota Makassar, sedangkan pendapatan keluarga dan lahan parkir tidakberpengaruh. Saran penelitian ini Puskesmas diharapkan lebih meningkatkan kualitaspelayanan Puskesmas Layang Kota Makassar agar dapat menjadi lebih baik lagi bagimasyarakat sekitar.
FAKTOR RISIKO PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL TERHADAP KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT IBNU SINA UMI MAKASSAR DAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 Eny Ariani; Nadjib Bustan; Fatmah Afrianty Gobel
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.212

Abstract

Kanker Payudara merupakan masalah kesehatan di dunia, kejadian dan kematianakibat kanker payudara terus meningkat di semua negara, baik negara maju, berkembang,maupun negara dengan tingkat ekonomi rendah. Data WHO tahun 2013, memperkirakanlebih dari 7 juta orang terdiagnosa menderita kanker payudara setiap tahun dan 5 jutameninggal karena kanker payudara. Sampai saat ini, banyak faktor risiko yang diidentifikasidapat mempengaruhi kejadian kanker payudara, yaitu : faktor risiko yang tidak dapatdimodifikasi, seperti usia, mutasi BRCA1 dan gen BRCA2, riwayat kanker payudara padakeluarga, pernah menderita kanker payudara non-kanker, riwayat reproduksi, dan tinggipaparan radiasi ke dada. Sedangkan faktor lainnya yang dapat dimodifikasi adalah,penggunaan estrogen endogen tinggi, hormon terapi, obesitas (untuk pascamenopausekanker payudara) dan konsumsi alkohol, bahan kimia (Hulka & Moorman, 2001).Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besar risiko antara kanker payudaradengan penggunaan kontrasepsi hormonal di Rumah Sakit Ibnu Sina UMI Makassar danRumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Tahun 2018.Penelitian yang digunakan adalah case control study retrospektif dengan besarsampel sebanyak 106 orang terdiri dari 53 kelompok kasus dan 53 kelompok kontrol denganperbandingan 1:1. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat danmultivariat.Hasil analisis bivariat menunjukkkan riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (OR =2.325), jenis penggunaan kontrasepsi hormonal Pil(OR = 3,645)dan suntik (OR=1.615), usiaawal penggunaan kontrasepsi hormonal ≤ 22 tahun (OR= 19.500) dan > 22 tahun(OR=1.421), lama penggunaan kontrasepsi hormonal > 5 tahun (OR= 2,850) dan ≤ 5 Tahun(OR= 1.800) dan terakhir menggunakan kontrasepsi hormonal ≤ 5 tahun (OR = 8.500) dan >5Tahun (OR=1.235). Dengan hasil analisis multivariat dengan uji regresi logistic gandamenunjukkan bahwa usia awal penggunaan kontrasepsi hormonal dan terakhir kalimenggunakan dengan nilai sig 0.025 < 0,05 memberikan pengaruh signifikan terhadapkejadian kanker payudara.Penelitian menyarankan kepada wanita untuk menghidari atau mencegahpenggunaan kontrasepsi hormonal terlalu dini dan menyarankan untuk menggunakankontrasepsi non hormonal. Melakukan deteksi dini kanker payudara serta melakukan polahidup sehat dengan makan sayur dan buah serta olah raga yang teratur