Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modifikasi Cutter Carrier Menggunakan Motor Servo dengan Kendali PLC untuk Menurunkan Cycle Time Mesin Bias Cutter Eka Samsul Ma'arif; M. Afif Assidiq; Husnibes Muchtar
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Fokus Elektroda Vol 7 No 3 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1495.048 KB) | DOI: 10.33772/jfe.v7i3.2

Abstract

PT. SRI is a motorcycle tire manufacturer whose production machine is Bias Cutter. This machine serves to cut tire cord with a certain size transversely using a cutter carrier. The machine has a problem with bumps and over cutting due to the acceleration and brake functions of the cutter driving motor not working properly. This problem makes it difficult to reduce the cycle time of this machine in order to increase daily productivity. Modifications were made by replacing the motor that previously used a single-phase induction motor into a servo motor as a cutter carrier driver and adding a Programmable Logic Controller (PLC) as a pulse generator which has a special role in adjusting the linear position, speed, and braking of the servo motor. This modification contributes to reducing the cycle time of the cutting process from 3.8 seconds to 3.0 seconds and increasing the production capability of tire cord from 20,432 pcs/day to 24,899 pcs/day.
Pemodelan Monitoring Efektifitas Produksi dengan Metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) secara Realtime dengan Protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) Eka Samsul Ma'arif; Nabhan Musyafa
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.55-60

Abstract

ABSTRAK Semua data terkait proses produksi harus dapat dirangkum secara cepat agar bentuk-bentuk potensi pemborosan dapat segera diketahui dan ditangani. Pencatatan data tidak berjalan efisien jika dikerjakan secara manual oleh operator, terlebih lagi jika melibatkan banyak jalur produksi dan banyak mesin. Oleh karena itu diperlukan sistem yang dapat mengumpulkan data-data tersebut secara otomatis. Efektifitas suatu jalur produksi dapat dinyatakan dalam bentuk nilai Overall Equipment Effectivness atau yang biasa disingkat OEE. OEE merupakan metode pengukuran yang berfungsi untuk mengetahui efektifitas penggunaan dan pemanfaatan mesin, peralatan, waktu serta material dalam sebuah sistem operasi di lantai produksi. Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem modular berisi PLC untuk mengambil sinyal-sinyal operasi dan counting pada mesin produksi sebagai data Availability dan productivity suatu jalur produksi selama proses berlangsung. Nilai kualitas produksi, produk cacat dan informasi tambahan lainnya dapat dimasukkan pada akhir proses produksi melalui layar HMI. Berikutnya data tersebut ditampilkan pada HMI, disimpan dalam local server dengan metode MQTT dan dapat diakses oleh pihak yang memiliki kewenangan mengetahui efektifitas jalur produksi dan menentukan kebijakan atau keputusan yang harus diambil dalam perencanaan produksi berikutnya. Data yang terunggah dalam server memungkinkan fleksibilitas akses dalam jaringan pabrik ke local server. Dengan adanya sistem ini maka kondisi jalur produksi dapat diketahui secara aktual dan tercatat secara otomatis. Kata Kunci : OEE, PLC, HMI, MQTT ABSTRACT All data related to the production process must be summarized quickly so that potential forms of waste can be immediately identified and handled. Data recording does not run efficiently if done manually by the operator, especially if it involves many production lines and many machines. Therefore, a system is needed that can collect this data automatically. The effectiveness of a production line can be expressed in the form of an Overall Equipment Effectiveness value or commonly abbreviated as OEE. OEE is a measurement method that functions to determine the effectiveness of the use and utilization of machines, equipment, time and materials in an operating system on the production floor. This study developed a modular system containing a PLC to take operating signals and counting on production machines as Availability and productivity data for a production line during the process. Production quality values, defective products and other additional information can be entered at the end of the production process via the HMI screen. Furthermore, the data is displayed on the HMI, stored on a local server using the MQTT method and can be accessed by parties who have the authority to know the effectiveness of the production line and determine policies or decisions that must be taken in the next production planning. Data uploaded to the server allows flexibility of access within the factory network to the local server. With this system, the condition of the production line can be known in real time and recorded automatically. Keywords : OEE, PLC, HMI, MQTT
Perancangan Prototipe Sistem Monitoring Status dan Kinerja Genset 5.5 KVA Genset 5.5 KVA Pada Fasilitas Di Tempat Terpencil Prian Gagani Chamdareno; Ilham Gilang Permana; Budiyanto Budiyanto; Eka Samsul Ma'arif; Sumardi Saidi
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.119-128

Abstract

Genset adalah salah satu penyedia listrik sekunder pada fasilitas yang jauh dari kota, namun di beberapa tempat yang tidak terdapat akses ke jaringan listrik PLN, genset menjadi penyedia utama atau satu-satunya. Misalnya fasilitas menara Base Tranciever Station (BTS), proyek yang berlokasi di tengah hutan dan lainnya. karena peran pentingnya, maka genset harus dipastikan dalam kondisi baik, bahan bakar utama untuk menggerakkan genset harus terencana dengan baik dan komponen-komponen pendukung lainnya dipastikan bekerja dengan baik. Penelitian ini sebuah prototipe yang dapat mengetahui status pasokan daya listrik dari genset, status kapan dan berapa lama genset beroperasi dalam kurun waktu setiap bulan, sehingga dapat diperoleh data prediksi kebutuhan bahan bakar setiap bulan. Hal ini untuk menghindari bahan bakar habis di tengah operasional atau menumpuk di tempat operasi genset. Alat ini juga dilengkapi dengan PZEM 004T untuk mengetahui kualitas listrik yang dihasilkan genset terhadap beban, voltage sensor 0-25 Direct Current (DC) untuk mengetahui tegangan baterai starter genset, dan sensor fuel level magnetic untuk mengetahui ketersediaan bahan bakar yang ada pada tangki. Parameter-parameter di atas diakuisisi menggunakan mikrokontroler dan dikirimkan melalui jaringan Long Range (LoRa) menuju stasiun operasional atau pusat pemantauan terdekat. Sehingga data-data parameter dapat direkam dan dicatat sebagai laporan pemeliharaan dan pengawasan dengan perangkat lunak pendukung Node RED dan database XAMPP.