p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Muharti Sanjaya
Universitas Efaarina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Pola Asuh Orang Tua Dan Status Balita 1-5 Tahun Pada Kelurga Perokok Di Wilayah Kerja Puskesmas Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2016 Muharti Sanjaya
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2022): Oktober: Health Journal "Love That Renews"
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orangtua mempunyai dampak besar pada kehidupan anak di kemudian Kari, Nalah satu penghambat pertumbuhan anak adalah pengaruh pola asuh yang thtak Perpatensi pada perkembangan anak. Biasanya terjadi ketika anak dibawah Kiara tahun, Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pola asuh dan Matus giri balita pada keluarga perokok di Kecamatan Raya tahun 2016, Jenis penelitan ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dhlskukan dengan wawancara langsung dan bantuan kuisioner terhadap 100 IRypawmka yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Raya Penta alan Juni-Agustus 2016. Hasil penelitain menunjukkan bahwa sebagian esar pula zsuh ibu pada keluarga perokok berada pada kategori baik, yang terdiri dani praktek pemberian makanan 64%, praktek kebersihan/higienie dan sanitasi Tingkunyan 6484, dan perawatan anak dan keluarga dalam keadaan sakit 67% Hasil pengukuran BB/TB menurut WHO yang berada pada kategori gemuk 16, Teko semuk JM, normal 73%, kurus 17%, dan sangat kurus 6%. Hasil pencukuran pengetahuan gizi berada pada kategori baik yaitu sebesar 68%. Diperlukan penyuluhan secara merata kepada ibu yang memiliki balita pada kehuarya perokok tentang makanan, gizi dan kesehatan kepada ibu-ibu yang mempunyai anak balita sehingga pengetahuan, pola asuh dan tingkat konsumsi vang haik lebih ditingkatkan dan pada akhirnya akan meningkatkan status balita.
Hubungan Faktor Ibu Dan Faktor Keluarga Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun Muharti Sanjaya; Ismi Noer Fadilah
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2021): April : Health Journal “Love That Renewed”
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55912/jks.v9i1.95

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Hubungan Faktor Ibu dan Faktor Keluarga terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Panci Tongah Kabupaten Simalungun, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Faktor Ibu dan Faktor Keluarga terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki balita 1-5 tahun yang berkunjung ke Puskesmas Panet Tongah Kabupaten Simalungun dengan jumlah 34 orang Sampel yang diambil sejumlah 34 orang yang diperoleh dengan menggunakan "non-Probability Sampling" dengan teknik "Sampling Jenuh Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Data yang diperoleh dalam penelitian diolah dengan uji statistik Chi Square dengan a 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value dari beberapa faktor yang diteliti sebagai berikut 1) umur ibu p value=0,319, 2) pendidikan ibu p value = 0,356, 3). pengetahuan ibu p value = 0.001; 4) kebiasaan merokok di dalam rumah p value - 0,007; 5) penggunakan anti nyamuk bakar saat tidur p value = 0,009, 6). penggunakan bahan bakar memasak dengan kayu bakar p value = 0,029. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara Hubungan Faktor Ibu dan Faktor Keluarga terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Panei Tongah. Salah satu saran berkaitan hasil penelitian ini adalah Menyiapkan pedoman penyuluhan tentang faktor risiko yang berhubungan dengan ISPA untuk mengurangi tingkat kejadian ISPA.