p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Healthy Journal
Novita Kania
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Covid 19 Dengan Perilaku Pencegahan Covid 19 Pada Masyarakat Jahirin Jahirin; Novita Kania
Healthy Journal Vol. 11 No. 1 (2022): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v11i1.1089

Abstract

Saat ini kasus Covid 19 mengalami peningkatan setiap harinya, berbagai usaha untuk mencegah penyebaran lebih lanjut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya dengan memberikan edukasi, edukasi sebagai langkah awal untuk membentuk perilaku yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan covid 19 dengan perilaku pencegahan covid 19 pada masyarakat di Desa Manggung Harja Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik kuota dan purposive sampel. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan chi-square untuk menilai adanya hubungan antara pengetahuan dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Covid 19 dari 30 responden hampir seluruhnya memiliki pengetahuan yang Baik yaitu sebanyak 24 orang (80%) dan sebagian besar berperilaku sangat baik dengan jumlah 21 responden (87,5%) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan covid 19 dengan perilaku pencegahan covid 19 pada masyarakat di Desa Manggung Harja Kecamatan Ciparay dengan nilai p-value 0,0001. Penerapan perilaku pencegahan Covid 19 mampu membantu dalam pengendalian wabah covid 19, dengan itu diharapkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meningkatkan pengetahuannya mengenai covid 19 serta memiliki kesadaran yang tinggi terhadap perilaku pencegahan covid 19.
Hubungan Pengrtahuan COVID-19 Dengan Perilaku Pencegahan COVID-19 Pada Masyarakat di Desa Manggung Harja Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Kunkun Mhamad Yusfar Syaifuro; Novita Kania
Healthy Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v11i2.1097

Abstract

Saat ini kasus COVID-19 mengalami peningkatan setiap harinya, berbagai usaha untuk mencegah penyebaran lebih lanjut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya dengan memberikan edukasi, edukasi sebagai langkah awal untuk membentuk perilaku yang dapat mengurangi penyebaran COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan COVID-19 dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Desa Manggung Harja Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik kuota dan purposive sampel. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan chi-square untuk menilai adanya hubungan antara pengetahuan dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dari 30 responden hampir seluruhnya memiliki pengetahuan yang Baik yaitu sebanyak 24 orang (80%) dan sebagian besar berperilaku sangat baik dengan jumlah 21 responden (87,5%) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan COVID-19 dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Desa Manggung Harja Kecamatan Ciparay dengan nilai p-value 0,0001. Penerapan perilaku pencegahan COVID-19 mampu membantu dalam pengendalian wabah COVID-19, dengan itu diharapkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meningkatkan pengetahuannya mengenai COVID-19 serta memiliki kesadaran yang tinggi terhadap perilaku pencegahan COVID-19.