Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penilaian Kesiapan & Implementasi Sistem Informasi B-m@x dengan ITIL Versi 3 pada Domain Service Transition & Service Operation) Studi kasus PT.PLN Regional Jawa Barat dan Banten Nadya Annisa; Angelina Kurniati; Shinta Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

B-m@x adalah salah satu hasil inovasi dari PT.PLN yang digunakan untuk membatu petugas lapangan dalam melakukan baca meter, yang telah diimplementasikan sejak April 2013. Aplikasi ini melibatkan beberapa bagian kerja dalam menjalankannya, antara lain bagian server data, back office unit setiap area dan petugas lapangan. Penerapan aplikasi ini masih digunakan untuk daerah Jawa Barat dan Banten, Pada pelaksanaannya PT. PLN masih mengalami permasalahan, salah satu yang sering terjadi keterlambatan dalam pengiriman data baca meter. Berbagai faktor terjadi yang menyebabkan hal ini terjadi. Untuk mencapai target agar nantinya dapat di implementasikan pada regional yang lebih besar dan penggunaan yang maksimal, perlu dilakukan evaluasi service management sistem informasi B- m@x. Sesuai dengan SK DIR PT PLN, proses, pengembangan dan pemeliharaan sistem teknologi informasi hanya dapat dilaksanakan setelah dilakukan pengujian dan analisa resiko terhadap sistem teknologi informasi eksiting maupun terhadap bisnis perorangan. Untuk itu perlu dilakukan audit sistem informasi b-m@x menggunakan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3 yang memiliki focus pada pengembangan tata kelola teknologi informasi khususnya dalam hal layanan (IT service)Selain itu, ITIL sangat tepat digunakan sebagai panduan dalam mengembangkan sebuah teknis pelaksanaan, karena sifatnya best practice dan memiliki library yang terinci untuk mengembangkan langkah- langkah dalam prosedur.Best Practice adalah suatu cara yang paling efisien (upaya paling sedikit) dan efektif (hasil terbaik) untuk menyelesaikan suatu tugas, berdasarkan suatu prosedur yang dapat dilakukan berulang yang mana telah terbukti berhasil digunakan banyak pihak dalam jangka waktu yang cukup lama. Standar prosedur layanan teknologi informasi berbasis ITIL versi 3 menjadi referensi dalam pendefinisian dan implementasi proses-proses layanan teknologi informasi B-m@x. Kata kunci: b-m@x, PT.PLN, audit sistem informasi
Analisis Penilaian Kesiapan & Implementasi Sistem Informasi B - M@X Dengan Itil Versi 3 Pada Domain Service Transition & Service Operation Studi Kasus : Pt.Pln Regional Jawa Barat Dan Banten Nadya Annisa; Angelina Kurniati; Shinta Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

B-m@x adalah salah satu hasil inovasi dari PT.PLN yang digunakan untuk membatu petugas lapangan dalam melakukan baca meter, yang telah diimplementasikan sejak April 2013. Aplikasi ini melibatkan beberapa bagian kerja dalam menjalankannya, antara lain bagian server data, back office unit setiap area dan petugas lapangan. Penerapan aplikasi ini masih digunakan untuk daerah Jawa Barat dan Banten, Pada pelaksanaannya PT. PLN masih mengalami permasalahan, salah satu yang sering terjadi keterlambatan dalam pengiriman data baca meter. Berbagai faktor terjadi yang menyebabkan hal ini terjadi. Untuk mencapai target agar nantinya dapat di implementasikan pada regional yang lebih besar dan penggunaan yang maksimal, perlu dilakukan evaluasi service management sistem informasi B- m@x. Sesuai dengan SK DIR PT PLN, proses, pengembangan dan pemeliharaan sistem teknologi informasi hanya dapat dilaksanakan setelah dilakukan pengujian dan analisa resiko terhadap sistem teknologi informasi eksiting maupun terhadap bisnis perorangan. Untuk itu perlu dilakukan audit sistem informasi b-m@x menggunakan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3 yang memiliki focus pada pengembangan tata kelola teknologi informasi khususnya dalam hal layanan (IT service)Selain itu, ITIL sangat tepat digunakan sebagai panduan dalam mengembangkan sebuah teknis pelaksanaan, karena sifatnya best practice dan memiliki library yang terinci untuk mengembangkan langkah- langkah dalam prosedur.Best Practice adalah suatu cara yang paling efisien (upaya paling sedikit) dan efektif (hasil terbaik) untuk menyelesaikan suatu tugas, berdasarkan suatu prosedur yang dapat dilakukan berulang yang mana telah terbukti berhasil digunakan banyak pihak dalam jangka waktu yang cukup lama. Standar prosedur layanan teknologi informasi berbasis ITIL versi 3 menjadi referensi dalam pendefinisian dan implementasi proses-proses layanan teknologi informasi B-m@x.
Perancangan Tata Kelola Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Banda Aceh Dengan Menggunakan Metode Ward and Peppard dan Cobit 5 Aulia Yusuf; Eko Darwiyanto; Shinta Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era yang semakin maju ini, kegiatan bisnis suatu organisasi tidak akan lepas dari peranan Sistem Informasi (SI) dan Teknologi Informasi (TI). Sistem informasi berfungsi sebagai sarana dalam membantu organisasi untuk merealisasikan tujuan organisasi tersebut. Perencanaan strategis sistem dan teknologi informasi dibutuhkan untuk mempersiapkan organisasi dalam merencanakan pemakaian teknologi dan sistem informasi untuk organisasinya. Di Indonesia sendiri SI/TI telah digunakan di berbagai organisasi yang salah satunya adalah instansi pemerintahan. Yang menjadi objek pada penelitian ini adalah bagaimana kondisi SI/TI yang ada di instansi pemerintahan di kota Banda Aceh. Dengan asumsi kondisi SI/TI saat ini yang masih sangat bisa dikembangkan jadi lebih baik lagi, maka dilakukan suatu survey dan juga analisis dengan menggunakan metode Ward and Peppard dan juga Cobit 5. Diharapkan dengan hasil analisis yang didapatkan perancangan perancangan tata kelola yang lebih baik dapat menjadi acuan untuk dilakukan pembangunan SI/TI yang lebih handal. Kata Kunci : SI, TI, Ward and Peppard, Cobit 5, Tata Kelola
Perancangan Executive Information System Rumah Sakit Untuk Evaluasi Kinerja Pelayanan Di Rsup Mohammad Hoesin Palembang Luthfi Izhariman; Eko Darwiyanto; Shinta Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUP Mohammad Hoesin merupakan rumah sakit rujukan utama di Provinsi Sumatera Selatan. Dikarenakan pembuatan laporan manajemen rumah sakit masih menggunakan cara manual, pihak manajemen rumah sakit mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi berupa indikator pelayanan medis yang dapat mengukur kinerja pelayanan rumah sakit. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan Executive Information System (EIS) yang dapat mendukung proses pengolahan data rekam medik pasien hingga menampilkan informasi indikator pelayanan medis. Perancangan sistem ini membutuhkan data warehouse melalui proses ETL (extract, transform, load) pada data operasional rumah sakit dan menampilkan hasil analisis data dengan teknik OLAP (Online Analytical Processing). Kata kunci : RSUP Mohammad Hoesin, eis, data warehouse, olap