Slvia Jesika
STIA Setih Setio Muara Bungo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Modal Koperasi Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako (Studi Pada Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo) Burhanduddin Burhanduddin; Feri Antoni; Slvia Jesika; Abdullah Hadi Julian
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.535 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v2i4.44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako. Untuk mengetahui hambatan pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan sampel sebanyak 7 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Modal Koperasi Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo dalam pengelolaan modalnya untuk mengembangkan usaha toko sembako tersebut dalam pelaksanaanya belum optimal karena masih ditemukan beberapa kendala atau masalah dalam pengelolaan modal yaitu Terbatasnya Modal Koperasi Dalam Menyediakan Barang-barang Toko Sembako, Rendahnya Partisipasi Anggota Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako, Belum Optimalnya Pelatihan Untuk Pengurus Dan Anggota Koperasi. Upaya yang dilakukan oleh Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo dalam mengatasi hambatan tersebut diantaranya Melakukan ketersediaan modal usaha dalam upaya memenuhi kebutuhan anggota pada unit usaha toko sembako. Melakukan Upaya Menghimbau Agar Anggota Dapat Berbelanja Kebutuhan Pokok (Sembako) pada Koperasi. Melakukan Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia Dengan Mengikuti Pelatihan Yang Diadakan oleh Dinas Perindagkop.