Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN BISNIS WATER PARK DALAM MENGURANGI RESIKO KERUGIAN USAHA (Studi Pada PT Semagi Water Park Prakasa Muara Bungo) Feri Antoni; Burhanuddin Burhanuddin; Muhammad Nasir
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.358 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v4i4.215

Abstract

Keterbatasan kelayakan sarana dan prasarana harus sudah disediakan oleh pihak pengelola bisnis taman Semagi Water Park ini dapat dilihat dari sarana trasportasi.. Disamping itu, pengelolaan dan manajemen pelayanan dirasakan juga masih kurang oleh sebagian pengunjung, termasuk kualitas air yang relatif kurang bersih dan jernih. Hal ini merupakan permasalahan yang selalu dihadapi hampir oleh semua bisnis yang baru berdiri. Untuk itu diperlukan analisis kelayakan bisnis dalam upaya untuk mengurangi kerugian maupun kegagalan usaha oleh manajemen Semagi Water Park Muara Bungo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif ?kualitatif. Peneliti menggunakan analisis data dengan cara wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pimpinan dan seluruh karyawan Taman Semagi Water Park Prakasa Muara Bungo,. Sedangkan sampel adalah adalah sebagian dari populasi yang akan kita selidiki. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil dan ditetapkan berjumlah 8 orang.Hasil penelitian diantaranya: PT. Semagi Water Park Prakasa Muara Bungo memiliki peluang yang potensial untuk mengembangkan usaha ditengah beratnya persaingan dalam bisnis sejenis. Untuk melihat kelemahan dan kelebihan pengelolaan usaha dari perusahaan, dapat dilihat dari berbagai aspek, yaitu: aspek pasar dan pemasaran, aspek lingkungan bisnis,? aspek teknis dan teknologis,? aspek manajemen dan sumber daya manusia, aspek yuridis, aspek financial, dan aspek lingkungan hidup.. Hambatannya oleh PT. Semagi Water Park Prakasa Muara Bungo dalam analisis kelayakan usaha, diantaranya adalah: keterbatasan pendidikan, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga pengelola, dan keterbatasan dana investasi untuk melakukan pengembangan usaha. Upaya yang dilakukan oleh PT. Semagi Water Park Prakasa Muara Bungo dalam mengatasi hambatan tersebut, meliputi: melakukan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia pengelola, dan mencari alternatif pendanaan investasi.
ANALISIS PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN BAGI MASYARAKAT LINGKUNGAN PERUSAHAAN (STUDI PADA PT. BUDI NABATI PERKASA PKS7 MUARA BUNGO) Nanang Al Hidayat; Deni Handani; Feri Antoni
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.3 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v3i1.13

Abstract

Dari observasi yang dilakukan penulis melihat program-program CSR yang bertujuan dapat mensejahterakan masyarakat sekitar
Pengaruh Harga dan Kualitas Layanan Terhadap Pembelian Ulang Konsumen Pada Toko Sumber makmur Yasmir Yasmir; Feri Antoni
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.032 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v6i2.242

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas layanan terhadap pembelian ulang konsumen secara parsial dan simultan terhadap pembelian ulang konsumen toko bangunan Sumber Makmur. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling accidental. Untuk menghitung jumlah sampel peneliti menggunakan rumus Rao Purba dengan hasil 96,04 dan di bulatkan menjadi 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji f, uji koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS Versi 20.Hasil uji statistik H1 diterima, pengaruh harga terhadap pembelian ulang konsumen thitung > ttabelttabel( 3,585 > 1,98477 ) dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,01 < 0,05). Hasil uji H2 ditolak, pengaruh kualitas layanan terhadap pembelian ulang konsumen terbukti thitung<ttabel( -0,180 < 1,98477 ) dengan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,858 > 0,05). Pengaruh secara simultan harga dan kualitas layanan terhadap pembelian ulang konsumen terbukti dengan nilai fhitung> ftabel (14,217> 3,07) dan tingkat signifikansi(0,000 < 0,05) maka H3 diterima.
Analisis Kepuasan Konsumen Ditinjau dari Kualitas Pelayanan Dan Citra Perusahaan (Studi Pada Ekspedisi Sicepat Express) Wulansari -; Darmawanto -; Ariyanto Masnun; Zulkifli -; Feri Antoni; Hamirul -
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.68 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v4i3.188

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menguji pengaruh Kualitas pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen pada Sicepat Express. Untuk mengetahui Citra perusahaan terhadap kepuasan kosumen pada Sicepat Express. Untuk mengetahui secara simultan pengaruh kualitas pelayanan dan citra perusahaan terhadap kepuasan konsumen pada Sicepat Express. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif yang menjadi populasi yaitu konsumen pada sicepat express, sampel yang digunakan sebanyak 110 sampel.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap kepuasan konsumen? dengan nilai sig didapatkan hasil adalah sebesar (0,369) ≥ (0,05) dan nilai thitung ≥ ttabel yaitu (0,902) ≤ (1,982). Terdapat pengaruh Citra perusahaan terhadap Kepuasan Konsumen dengan nilai (0,000) ≤ (0,05) dan? nilai thitung ≥ ttabel (6,101)? ≥ (1,982) sehingga dapat disimpulkan bahwa Citra Perusahaan (X2) berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Serta terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Perusahaan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai sig. (0,000) ≤ (0,05) dan? (Fhitung) ≥ (Ftabel) yaitu (86,800) ≥ (3,08).
Analisis Pengelolaan Modal Koperasi Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako (Studi Pada Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo) Burhanduddin Burhanduddin; Feri Antoni; Slvia Jesika; Abdullah Hadi Julian
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.535 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v2i4.44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako. Untuk mengetahui hambatan pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam pengelolaan modal koperasi dalam mengembangkan usaha toko sembako. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan sampel sebanyak 7 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Modal Koperasi Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo dalam pengelolaan modalnya untuk mengembangkan usaha toko sembako tersebut dalam pelaksanaanya belum optimal karena masih ditemukan beberapa kendala atau masalah dalam pengelolaan modal yaitu Terbatasnya Modal Koperasi Dalam Menyediakan Barang-barang Toko Sembako, Rendahnya Partisipasi Anggota Dalam Mengembangkan Usaha Toko Sembako, Belum Optimalnya Pelatihan Untuk Pengurus Dan Anggota Koperasi. Upaya yang dilakukan oleh Primer Koperasi Kartika Yudha Bhakti Muara Bungo dalam mengatasi hambatan tersebut diantaranya Melakukan ketersediaan modal usaha dalam upaya memenuhi kebutuhan anggota pada unit usaha toko sembako. Melakukan Upaya Menghimbau Agar Anggota Dapat Berbelanja Kebutuhan Pokok (Sembako) pada Koperasi. Melakukan Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia Dengan Mengikuti Pelatihan Yang Diadakan oleh Dinas Perindagkop.
Peranan Pimpinan Perusahaan Dalam Mengatur Penataan Produk Guna Meningkatkan Pendapatan (Studi Pada Minimarket Rafi Mart Muara Bungo) Feri Antoni; Burhanuddin Burhanuddin; Sasmita Rusnaini; Desi Riana Sari
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.66 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v2i3.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui peran pimpinan perusahaan dalam mengatur penataan produk guna meningkatkan pendapatan pada Rafi Mart Muara Bungo. selain itu juga bertujuan untuk mengetahui
PENGARUH ROLE MODEL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA SISWI KELAS XII SMK N 1 BUNGO Resti Septiyani; Silvia Jesika; Widya Pratiwi; Feri Antoni; Deni Handani; Syah Amin Albadry
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i2.2023.1016-1035

Abstract

Salah satu faktor pendukung seseorang mempunyai minat berwirausaha adalah dengan  memiliki role model, karena role model adalah seseorang yang dapat dijadikan sebagai  inspirasi, dapat dicontoh, dan mampu mempengaruhi orang lain dalam mengambil keputusan  untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh role model  terhadap minat berwirausaha pada siswa-siswi kelas XII SMKN 1 Bungo.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan  kuantitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner.  Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII SMKN 1 Bungo yaitu sebanyak 359  siswa dan sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan  metode purposive sampling yaitu sebanyak 155 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara role model terhadap minat berwirausaha, yang diperoleh dari nilai t hitung > t tabel dan nilai signifikan < 0,05. Nilai t hitung sebesar 5,749 > 1,976 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji koefisien determinasi (R2) memiliki pengaruh sebesar 0,178, hal ini menyatakan bahwa role model mempengaruhi minat berwirausaha sebesar 17,8%. Maka diartikan bahwa variabel role model berpengaruh terhadap variabel minat berwirausaha sebesar 17,8%, sedangkan sisanya sebesar 82,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS TERNAK AYAM BROILER MELALUI SISTEM BINAAN BAPAK ANGKAT Feri Antoni; Burhanuddin Burhanuddin; Muhammad Nasir
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56957/jsr.v7i1.264

Abstract

Sistem usaha yang dilakukan? oleh petani peternak dimaksud berbeda dengan usaha-usaha lainnya, dimana petani peternak hanya mengusahakan keberadaan kandang ayam sementara itu pengadaan bibit, pakan ternak, obat-obatan? dan pemasarannya ditanggung oleh Bapak angkat/perusahaan yang dalam hal ini adalah PT. Indah Ternak Mandiri Muara Bungo
PERAN UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGELOLAAN PASAR DALAM PEMBERDAYAAN PASAR BUNGUR KABUPATEN BUNGO Nanang Al Hidayat; Joko Sunaryo; Burhanuddin Burhanuddin; Feri Antoni; Asra&#039;i Maros
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56957/jsr.v7i1.249

Abstract

Fenomena dalam penelitian ini yaitu tidak adanya pembinaan yang diberikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Bungo terhadap para pedagang, Masih rendahnya kualitas sarana dan prasarana yang tersedia di pasar Bungur Kabupaten Bungo, Tidak adanya pengembangan pasar yang dilakukan pemerintah daerah terhadap pasar dan pedagang dipasar Bungur Kabupaten Bungo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Unit Pelaksana Teknis pengelolaan pasar dalam pemberdayaan Pasar Bungur di Kabupaten Bungo. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode deskriptif atau memaparkan secara keseluruhan (komprehensif) aspek-aspek yang ada. Sedangkan pendekatan yang dipakai adalah dengan pendekatan secara kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Kabupaten Bungo, seluruh pedagang di pasar tradisional di pasar Bungur Kabupaten Bungo dan seluruh pembeli di Pasar Bungur Kabupaten Bungo. Hasil penelitian menunjukan pemberdayaan pasar Bungur Muara Bungo sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bungo Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional Pembinaan terhadap pasar tradisional, serta pelaku-pelaku usaha yang ada di di dalamnya sudah berjalan namun masih ada beberapa kendala.
IMPLEMENTASI KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 348 TAHUN 2019 TENTANG PEDOMAN PERHITUNGAN BIAYA JASA SEPEDA MOTOR TERHADAP EKSISTENSI OJEK ONLINE DI KOTA PADANG Tarma Sartima; Feri Antoni; Puryanto Puryanto; Annisa Rahmadani
UNES Journal of Swara Justisia Vol 7 No 2 (2023): UNES Journal of Swara Justisia (Juli 2023)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ujsj.v7i2.343

Abstract

Berdasarkan Peraturan Kementerian Republik Indonesia Nomor 348 Tahun 2019 mengenai biaya jasa terhadap angkutan online yang dimulai dari serentak di Indonesia mulai dari tanggal 25 mei 2019 lalu memiliki banyak sekali pro dan kontra. Seperti halnya di Kota Padang sendiri yang termasuk dalam salah satu zona diberlakukannya kebijakan tesebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kulitatif. Hasil Penelitian dalam skripsi ini adalah, kebijakan ini belum berjalan sepenuhnya untuk beberapa aplikator yang ada di Kota Padang, mengingat kebijakan ini tidak hanya satu aplikator saja yang menjalankan, Kebijakan mengenai tarif ini atau 348 Tahun 2019 ini merupakan kebijakan yang diambil setelah adanya kebijakan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 mengenai perlindungan keselamatan kerja. Dimana dalam menjalankan sebuah kebijakan pasti memiliki kendala dan juga pasti ada upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi tenjadi kesalahpahaman. Dimana dalam menajalankan suatu usaha di suatu wilayah memang diperlukan payung hukum untuk mencegah suatu hal dikarenakan hukum atau peraturan merupakan wadah yang disediakan oleh negara untuk melindungi setiap aturan yang ditegakkan, bila tidak ada hukum maka akan terjadi kekecauan, seperti dengan kebijakan mengenai kendaraan Online yang ada di Kota Padang.