Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP KUALITAS BRIKET BERBAHAN UTAMA LIMBAH KULIT SINGKONG Abdullah, Karim; ., Zulfa; Jyoti, Masmulki Daniro
Jurnal Dinamika Penelitian Industri Vol 27, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENELITIAN INDUSTRI
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.801 KB)

Abstract

Pengolahan Ubi kayu pada industri tapioka menghasilkan hasil samping berupa kulit singkong bagian luar yang belum termanfaatkan secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai bahan baku untuk membuat briket dan melihat pengaruh penambahan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap kualitas briket yang dihasilkan. Limbah Kulit Singkong Bagian Luar dan TKKS dibakar menjadi arang, lalu ditumbuk hingga halus dan ditambah dengan larutan tapioka sebagai perekat, kemudian dibentuk menjadi briket. Briket dibuat dengan berbagai macam komposisi Limbah kulit singkong bagian luar dan TKSS serta variasi perekat 3% dan 5%. Briket yang dihasilkan selanjutnya dianalisa kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar fixed carbon, nilai kalori dan densitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket dengan komposisi Limbah Kulit Singkong bagian luar : TKKS 3:1 dengan konsentrasi perekat tapioka 3% memiliki nilai kalori tertinggi, Briket tersebut juga memiliki kadar air sebesar 3,12%, kadar abu 21,28% dan Fixed karbon sebanyak 52,73%. Hasil analisa menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) menunjukkan bahwa penambahan TKKS berpengaruh nyata terhadap kadar zat menguap, nilai kalori dan densitas dari briket. Sedangkan peningkatan konsentrasi perekat mempengaruhi kadar air, nilai kalori dan densitas. Berdasarkan uji korelasi didapatkan bahwa nilai kalori dipengaruhi oleh kadar abu, kadar zat hilang dan juga densitas briket.
NILAI KESUKAAN DAN UJI PROKSIMAT BERAS MERAH ARTIFISIAL DENGAN PENAMBAHAN ANTOSIANIN Abdullah, Karim; Husniati, Husniati; Husniati, Husniati; Setiawati, Ira; Setiawati, Ira
JURNAL TEKNOLOGI AGROINDUSTRI Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.378 KB)

Abstract

Beras artifisial merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif pengganti beras yang dapat dibuat dari berbagai macam komoditi lokal seperti uji kayu dan juga ubi jalar. Untuk meningkatkan nilai tambah dan manfaatnya maka ditambahkan senyawa antosianin yang berfungsi sebagai pewarna dan juga sumber antioksidan. Pada penelitian ini telah berhasil dibuat beras merah artifisal yang ditambahkan antosianin yang diekstrak dari Bunga euphorbia Milii, Adam hawa dan juga ubi jalar ungu. Berdasarkan uji organoleptik didapatkan hasil bahwa beras dengan ekstrak pewarna antosianin dari ubi jalar ungu paling disukai oleh responden dengan nilai rata-rata 3,8 untuk warna, 3,56 untuk aroma, 3,5 untuk bentuk dan 3,74 untuk nilai keseluruhan. Dari uji proximat didapatkan hasil kadar air sebesar 4,51%, Kadar abu 1,84%, Kadar Protein 1,10%, Kadar Lemak 4,45% dan kadar Karbohidrat sebesar 88,10%.
Perancangan Augmented Reality Pada Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan Menggunakan Metode Marker Objek Tracking Abdullah, Karim; Herman, Herman; Hayati, Lilis Nur
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i2.2496

Abstract

Abstrak Mengeksplorasi kekayaan budaya Sulawesi Selatan, terutama dalam konteks alat musik tradisional, sambilmengidentifikasi tantangan dalam menyampaikan warisan ini kepada masyarakat umum di luar ruang museum. Denganfokus pada pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dan metode marker object tracking, penelitian ini bertujuanuntuk memperluas akses terhadap keindahan dan kompleksitas alat musik tradisional Sulawesi Selatan. Implementasi ARdiharapkan dapat memberikan pengalaman visual yang mendalam, mengatasi batasan fisik ruang museum, danmemperkaya pemahaman serta apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya yang tersembunyi. Penelitian ini, melaluipendekatan inovatif, berupaya mengatasi kendala dalam menyajikan kebudayaan Sulawesi Selatan kepada khalayak lebihluas. Menggali kekayaan budaya Sulawesi Selatan melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) diharapkantidak hanya dapat memberikan akses yang lebih luas terhadap warisan, tetapi dapat membuka pintu menuju pemahamanyang lebih dalam dan inklusif bagi generasi masa kini dan mendatang. Hasil pengujian beta aplikasi Augmented Realityuntuk alat musik tradisional Sulawesi Selatan menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 81%, menandai suksesbesar dalam menghadirkan warisan budaya secara virtual.