Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konformitas Berhubungan dengan Perilaku Seksual pada Remaja Lili Suryani Tumanggor; Lilis Novitarum; Amnita Anda Yani Ginting; Imelda Sembiring
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.255 KB)

Abstract

Sikap yang meniru apa yang kelompok temannya lakukan baik itu bersifat buruk ataupun baik merupakan sikap konformitas. Keinginan remaja yang tinggi meniru perilaku dari temannya tersebut dapat membawa mereka menjadi masuk dalam perilaku menyimpang salah satunya perilaku seksual. Perilaku seksual adalah masalah remaja yang terjadi karena adanya dorongan seksual yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan konformitas dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Mardinding Tahun 2022. Jenis penelitian korelasi menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 358 siswa Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tingkat atau kelas dan sedang atau pernah berpacaran dengan rumus Slovin sehingga jumlah sampling sebanyak 79 siswa. Hasil penelitian menunjukkan konformitas tinggi (82,3%) dan perilaku seksual dengan kategori tidak baik (51,9%). Hasil uji statistik uji chi- square diperoleh nilai p-value 0,026 (p<0,05). Dari hasil uji statistik tersebut menandakan bahwa ada hubungan konformitas dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Mardinding.
Nurses' Perceptions of Caring Behavior at St. Elizabeth Hospital, Medan 2023 Irene Pernanda Naibaho; Mestiana Br. Karo; Lili Suryani Tumanggor
Jurnal EduHealth Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal EduHealt, April - June
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caring is a moral attitude in nursing practice, the caring nature of nurses when dealing with sick people and patient families. Every day must show that nurses really care about the situation. Caring behavior is an action based on caring, compassion, skills, empathy, responsibility, sensitivity, and support. In general, caring behavior is a form of basic nursing practice in which the patient feels comfortable and assisted in carrying out the patient's healing process more quickly. The purpose of this study is to determine nurses understanding of caring behavior This research uses a qualitative approach with the phenomenological method. The data collection is carried out by means of in-depth interviews with 5 questions to dig deeper into the understanding of nurses in caring behavior. Taking participants using simple random sampling technique 5 participants. The data analysis technique used is thematic analysis. Based on the results of direct interviews, the results obtain: Caring is a sense of good interpersonal relationships, being sensitive and concerned about the patient's condition. Caring behavior is when providing nursing care to patients. Caring behavior can be given by showing empathy and sincerity towards patients, trying to overcome patient complaints and not discriminating between patients. Caring behavior is very beneficial for patients so that they feel satisfied and happy with their treatment, build a trusting relationship and improve the quality of nursing care. There are obstacles in the implementation of caring behavior, namely when nurse cares and serves the patient well, but the patient refuses and gets angry.
Hubungan Aktvitas Fisik Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2024 Lili Suryani Tumanggor; Agustaria Ginting; Muhammad Rafli
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i2.1036

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat terutama pada lansia. Penderita hipertensi jika tidak mendapatkan penanganan yang baik dapat menyebabkan komplikasi yang cukup serius bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi yang efektif dari hipertensi yaitu melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 76responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas fisik yang dilakukan oleh lansia mayoritas aktivitas fisik dengan kategori ringan yakni sebanyak 48 responden (63.2%), aktivitas sedang sebanyak 25 responden (32.9%) dan aktivitas berat didapatkan sebanyak 3 responden (3.9%). Lansia penderita hipertensi di Puskesmas Padang Bulan mayoritas menderita hipertensi tingkat 1 yakni sebanyak 47 orang (61.8%), disusul tekanan darah tingkat 2 sebanyak 29 orang (38.2%). Uji statistik hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan tahun 2024 menggunakan uji chi square dengan nilai p-value = 0,018 (p<0,05) artinya ada hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan tahun 2024. Diharapkan penelitian ini dapat menambah informasi dan referensi tentang pentingnya aktivitas fisik dalam menetralisasikan tekanan darah. dimana aktivitas sederhana yang dapat dilakukan oleh lansia yaitu senam atau olah raga pagi dapat dilakukan dalam kurung waktu 10-15 menit setiap hari
Hubungan Manajemen Konflik dengan Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit  Santa Elisabeth Medan Ezri Sozanolo Telaumbanua; Lili Suryani Tumanggor; Imelda Derang
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fyr6sy04

Abstract

Manajemen konflik merupakan serangkaian langkah praktis dan strategis yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisi serta  menyelesaikan konflik dalam suatu organisasi atau tim. Masalah konflik cukup besar terjadi dikalangan profesi perawat, dan jika  tidak ditangani dengan baik maka akan berdampak negative seperti lingkungan kerja yang kurang nyaman, dan dapat mengakibatkan ketidakpuasan kerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan manajemen konflik dengan kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional, Teknik pengambilan sampel Proporsi Sampling dengan jumlah sampel 71 responden ,Instrumen  yang digunakan kuesioner manajemen konflik dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini didapatkan  mayoritas manajemen konflik terhadap Perawat dikategorikan  baik sebanyak 61 orang (85.9%) dan Kepuasan Kerja Perawat  mayoritas berada pada kategori Puas sebanyak 56 orang (78.9%). Uji analisis menggunakan hasil uji Fisher Exact diperoleh p value = 0,008 < 0,05 yang berarti bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara manajemen konflik dengan kepuasan kerja perawat di rumah sakit santa elisabeth medan. Diharapkan bagi respoden untuk mempertahankan dan mengembangkan strategi manajemen konflik dan kepuasan kerja perawat dalam mendorong produktiviatas serta  motivasi kerja agar mampu meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.