Westy Tahapary
Universitas Kristen Indonesia Maluku

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Skrining Neuropati dan Angiopati Perifer dengan Pendekatan Family Centered Care terhadap Resiko Foot Ulcer Pasien Diabetes Melitus Selpina Embuai; Westy Tahapary; Yowan Embuai
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.205 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.733

Abstract

Foot ulcer merupakan masalah yang sering dialami oleh sebagian besar pasien yang menderita DM. Sekitar 20% kejadian foot ulcer dipengaruhi oleh penyakit DM, 20% dipengaruhi oleh neuropati diabetic dan 30% pasien dipengaruhi oleh kedua kondisi tersebut. Upaya pencegahan foot ulcer perlu dilakukan yaitu dengan melakukan skrining resiko foot ulcer pada pasien DM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi skrining neuropati dan angiopati perifer dengan pendekatan family centered care terhadap upaya pencegahan foot ulcer pasien diabetes melitus. Penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan menggunakan teknik The Nonrandomized Control Group Pretest-posttest Design. Sampel penelitian adalah klien diabetes melitus sebanyak 50 responden yang terdapat di wilayah kerja puskesmas Air Salobar Kota Ambon, dibagi menjadi 2 kelompok (intervensi dan kontrol) dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan Garpu tala 128 Hz, pedoman pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan HbA1c, panduan pemeriksaan ipswich test, Tensimeter dan panduan pemeriksaan Ankle Brachial Indeks serta pengukuran arteri dorsalis pedis. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan. Uji yang digunakan adalah paired t-test. Hasilnya adalah terdapat pengaruh edukasi skrining neuropati dan angiopati perifer dengan pendekatan family centered care  terhadap resiko foot ulcer dengan penilaian neuropati menggunakan teknik Ipswich test dan garpu tala, penilaian angiopati menggunakan pemeriksan HbA1c, pengukuran ABI dan perhitungan frekuensi arteri dorsalis pedis dengan nilai signifikansi masing-masing 0,00 ( ). Edukasi skrining neuropati dan angiopati perifer dengan pendekatan family centered care terbukti berpengaruh terhadap resiko foot ulcer pada pasien Diabetes Mellitus.
Upaya Peningkatan Cakupan Skrining Melalui Deteksi Risiko Kanker Serviks Dengan Sinara di Maluku Devita Madiuw; Valensya Yeslin Tomasoa; Westy Tahapary; Sinthia Rosanti Maelissa; Dene Fries Sumah; Zasendy Rehena; Lisse Pattipeiluhu; Dian Thiofany Sopacua; Vanny Leutualy; Theosobia Grace Orno
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1519

Abstract

Kasus kanker serviks terus meningkat, namun kesadaran wanita melakukan skrining masih sangat rendah. Permasalahan yang ditemukan di Negeri Karlutu Warasiwa, bahwa sebagian besar wanita tidak mengetahui skrining melalui IVA maupun Papsmear dapat mendeteksi dini kanker serviks. Hal ini karena belum pernah diadakan edukasi kesehatan maupun skrining kanker serviks pada wilayah tersebut.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Negeri Karlutu Warasiwa, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan sasaran wanita usia subur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kanker serviks pada wanita usia subur di Negeri Karlutu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test, serta instrumen Sinara. Hasil evaluasi kuesioner pre dan post-test menunjukkan, sebesar 27 peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil skrining menunjukkan semua peserta (100%) mengalami risiko sedang hingga tinggi mengalami kanker serviks. Direkomendasikan bagi pemerintah negeri agar dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, untuk dilakukan kegiatan skrining kanker serviks bagi wanita usia subur di wilayah tersebut.