This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasetis
Eria Khoirunisa Amelia
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Review Artikel: Tanaman Obat yang Memiliki Aktivitas Antipiretik secara In Vivo Eria Khoirunisa Amelia
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Farmasetis: Mei 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.016 KB)

Abstract

Konsumsi paracetamol sebagai antipiretik secara berkepanjangan dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh. Maka untuk menghindarinya, masyarakat banyak beralih menggunakan tanaman sebagai terapi. Alasan lain pemilihan terapi dengan tanaman yaitu lebih terjangkau serta kepercayaan keluarga terhadap khasiat suatu tanaman. Tujuan dari review artikel ini ialah memberikan informasi mengenai beberapa tanaman obat yang memiliki aktivitas antipiretik. Metode yang digunakan studi ini adalah systematic literature review yang ditelusuri melalui database Google Scholar. Literatur yang digunakan diterbitkan tahun 2012 sampai 2022 dan diperoleh sebanyak 10 jurnal sebagai data primer. Dari 10 tanaman yang ditelaah, biji Mahoni (5 mg/200 kg BB) memiliki efek antipiretik terbesar selanjutnya diikuti dengan daun Paliasa dan Cocor bebek (200 mg/kg BB). Aktivitas antipiretik timbul karena adanya senyawa flavonoid pada tanaman yang bekerja sebagai inhibitor biosintesis prostaglandin dengan menghambat enzim siklooksigenase – 2 sehingga dapat menurunkan suhu tubuh sampai normal kembali.