Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Bahan Kardus Sebagai Material Penyerap Suara Pada Studi Kenyamanan Akustik Ruang Fitri Alvionita; Mulkan Iskandar Nasution; Zubair Aman Daulay
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2331.687 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.334-340.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian kenyamanan akustik yang dilakukan pada ruang kelas dengan memanfaatkan limbah sebagai bahan untuk membuat material akustik. Pada penelitian ini bahan yang digunakan adalah berasal dari limbah kardus yang sudah tidak terpakai sehingga selain untuk memperbaiki kualitas akustik pada ruangan, penggunaan kardus sebagai bahan peredam juga dapat mengurangi limbah pada lingkungan. Pada penelitian ini diperoleh hasil koefisien serap bahan dari limbah kardus adalah 0,57 dengan intensitas bunyi 90 dB dan variasi frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1KHz, 2 KHz, dan 4 KHz. Dengan hasil koefisien serap sebesar 0,57 dapat memperbaiki tingkat kualitas akustik pada ruangan. Hal ini dilihat dari data hasil pengukuran 3 aspek kebisingan yaitu bising latar belakang, tingkat tekanan bunyi dan waktu dengung pada ruangan yang mengalami penurunan nilai kebisingan setelah dilakukan pemasangan material akustik pada dinding ruangan, sehingga kualitas akustik pada ruang kelas dapat dikatakan nyaman dan sesuai dengan standar SNI.
PENGENDALIAN TINGKAT KEBISINGAN KERETA API DI KOTA BINJAI DENGAN MENGGUNAKAN BARRIER BUATAN Elvira Dwi Fahlewi Lubis; Mulkan Iskandar Nasution; Zubair Aman Daulay
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v10i1.26161

Abstract

Kebisingan kereta api merupakan suara yang melebihi standar tingkat kebisingan yang berasal dari kegiatan operasional kereta api dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan makhluk hidup serta lingkungan. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif analitik, yaitu menguraikan fakta-fakta kebisingan yang terjadi pada sekitar lintasan kereta api dengan mengukur tingkat kebisingan, lalu dilanjutkan dengan membandingkan dengan standar baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Nomor : Kep-48/MENLH/11/1996. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan kereta api, untuk mengetahui jarak ideal permukiman penduduk dari kebisingan kereta api, dan untuk mengetahui pengurangan tingkat kebisingan kereta api dengan menggunakan barrier buatan pada wilayah permukiman yang dilewati jalur kereta api di Kota Binjai. Dalam penelitian ini jumlah titik yang diukur sebanyak 9 titik ukur.. Pada penelitian ini menggunakan barrier berupa triplek kayu yang bertujuan sebagai peredam atau menghalangi sumber bunyi. Adapun alat ukur yang digunakan yaitu SLM (Sound Level Meter). Pengolahan data penelitian menggunakan software sufer golden untuk membuat peta kontur 2D dan 3D. Hasil penelitian yang telah dilakukan tingkat kebisingan pada wilayah permukiman yang dilalui jalur kereta api di Kota Binjai masih melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Nomor : Kep-48/MENLH/11/1996 untuk tingkat kebisingan tertinggi sebesar 92,82 dB dan tingkat kebisingan terendah yakni 74,12 dB.Kata Kunci : Kebisingan, Kereta Api, Barrier Buatan.