Minhatul Maula
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEORI HERMENEUTIKA DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMAHAMAN HADIS NABI Rizki Afrianto Wisnu Wardana; Minhatul Maula
Journal of Student Research Vol 1 No 3 (2023): Mei: Journal of Student Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i3.1181

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pencerahan tentang kehidupan dan karya Fazlur Rahman, serta teorinya tentang Hermeneutika Gerakan Ganda atau Double Movementdan bagaimana penerapannya dalam kajian hadis dan sunnah. Pendekatannya terhadap hadis muncul dari ketidaksepakatan di kalangan orientalis tentang bagaimana memahami hadis. Pandangan Fazlur Rahman ditemukan melalui tinjauan abstrak, yang diberikan dengan mengikuti beberapa publikasi atau artikel Fazlur Rahman yang membahas renungan hadis Fazlur Rahman dan Orientalis. Dengan cara ini, dapat ditunjukkan bahwa hadis-hadis yang disebutkan oleh Fazlur Rahman dalam jawabannya terhadap filsafat Orientalis adalah hadis-hadis yang berasal dari Nabi, bukan merupakan hasil dari pembentukan periode Muslim awal. Sedangkan teori sunnah orientalis dianggap tidak sah, karena sunnah merupakan gagasan penting yang dapat diterapkan sejak awal Islam, seperti yang telah mereka tunjukkan.
Quality Family Time Dalam Mendukung Perkembangan Sosial Emosional Anak pada Keluarga Perkotaan Minhatul Maula; Raden Rachmy Diana; Misriaton; Islahatul Aulia
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v7i2.25848

Abstract

This study aims to analyze the meaning of quality family time, its implementation, and its association with children’s social-emotional development in families living in urban areas. This qualitative study employed a case study method conducted in Mujur Village, East Praya District, Central Lombok Regency, Indonesia, involving four families with young children. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that quality family time is understood not in terms of the amount of time spent together, but in terms of the quality of parental involvement, attention, communication, and emotional connection with children. Its implementation was reflected in simple daily routines, including family meals, learning assistance, playing, spiritual activities, and bedtime conversations. The findings also indicate an association between quality family time and children’s social-emotional development, particularly in communication openness, emotional regulation, empathy, cooperation, and self-confidence. The novelty of this study lies in describing quality family time as a relational practice that can be optimized through everyday family routines within the context of families experiencing time constraints. This study provides an understanding that the quality of interaction is more important than the duration of togetherness in supporting children’s social-emotional development.