Bambang Sujiyono
Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Bambang Sujiyono
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 3 No 2 (2021): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v3i2.68

Abstract

The purpose of the study was to analyze students' learning styles and their relationship to students' learning outcomes in Christian religious lessons. The study of literature became the method used. The study findings revealed that students' learning styles have a close relationship with learning outcomes. Where the right student learning style will help students in understanding the subject matter, as well as can improve student learning outcomes in school. The role of Christian teachers in schools is very important in providing guidance and direction for students in learning, both when studying at school and at home. The attention and guidance of Christian teachers is essential for students in achieving better learning outcomes. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis gaya belajar siswa dan kaitannya dengan hasil belajar siswa dalam pelajaran agama Kristen. Studi literatur menjadi metode yang digunakan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa gaya belajar siswa memiliki hubungan yang erat dengan hasil belajar. Dimana gaya belajar siswa yang tepat akan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran, serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Peran guru agama Kristen di sekolah sangat penting dalam memberikan bimbingan dan arahan bagi siswa dalam belajar, baik ketika belajar di sekolah maupun di rumah. Perhatian dan bimbingan guru agama Kristen sangat penting bagi siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Penguatan Nilai-nilai Kristiani Melalui Interaksi Sosial bagi Peserta Didik Bambang Sujiyono
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v6i2.203

Abstract

The study aims to analyze the strengthening of students' Christian values through social interaction. Literature methods or literature studies are used to collect and analyze this research data. Research findings reveal that the role of Christian Education teachers is needed in strengthening Christian values for students through social interaction. The form of social interaction that can be used by Christian Education teachers to strengthen Christian values for students is the form of cooperation and accommodation. Strengthening Christian values in schools requires cooperation between Christian Education teachers and students, as well as between students and other students. While the form of accommodation, in instilling Christian values in students, requires the ability to overcome conflicts and, at the same time, the ability to avoid disputes. Both among students as well as students with Christian Education teachers. With this approach, strengthening Christian values for students through social interaction can be created well.AbstrakPenelitian bertujuan untuk menganalisis penguatan nilai-nilai kristiani peserta didik melalui interaksi sosial. Metode literatur atau studi pustaka digunakan untuk mengumpulkan data dan menanalisis data penelitian ini. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa diperlukan peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam memperkuat nilai-nilai kristiani bagi peserta didik melalui interaksi sosial. Bentuk interaksi sosial yang dapat digunakan oleh guru Pendidikan Kristen dalam penguatan nilai-nilai kristiani bagi peserta didik yaitu dengan bentuk kerja sama dan akomodasi. Penguatan nilai-nilai kristiani di sekolah diperlukan jalinan kerja sama, baik itu kerja sama antara guru Pendidikan Agama Kristen dengan peserta didik, maupun antara peserta didik dengan peserta didik lainnya. Sedangkan bentuk akomodasi, dalam menanamkan nilai-nilai kristiani kepada peserta didik diperlukan kemampuan dalam mengatasi pertentangan dan sekaligus kemampuan dalam menghindari perselisihan. Baik itu di antara peserta didik, maupun peserta didik dengan guru Pendidikan Agama Kristen. Dengan pendekatan ini, penguatan nilai-nilai kristiani bagi peserta didik melalui interaksi sosial dapat tercipta dengan baik.