Nurhayadi Nurhayadi
Tadulako University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Pemecahan Masalah Bentuk Aljabar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 1 Toribulu Ditinjau dari Gaya Belajar Welli Meinarni; Dewi Ulfiana; I Nyoman Murdiana; Nurhayadi Nurhayadi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2582

Abstract

Pemecahan masalah siswa perlu diprofilkan agar guru dapat memperoleh gambaran tentang proses yang dilakukan siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah bentuk aljabar siswa kelas VII C  SMP Negeri 1 Toribulu ditinjau dari gaya belajar. Data tentang gaya belajar siswa diperoleh dengan memberikan angket gaya belajar, sedangkan data tentang pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dengan tugas tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Profil pemecahan masalah matematika subjek dengan gaya belajar visual yaitu SV memahami masalah dengan menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dari soal secara rapi dan teratur dan dapat menjelaskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dari soal secara lengkap, merencanakan penyelesaian dengan tepat, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali jawaban yang telah dilakukan. (2) Profil pemecahan masalah matematika subjek dengan gaya belajar auditorial yaitu SA memahami masalah dengan membaca keras, menuliskan hal yang diketahui tetapi tidak menuliskan hal yang ditanyakan, merencanakan penyelesaian dengan tepat, melaksanakan rencana penyelesaian dan melakukan langkah memeriksa kembali. (3) Profil pemecahan masalah matematika subjek dengan gaya belajar kinestetik yaitu SK memahami masalah dengan membaca menggunakan petunjuk jari, menyusun rencana penyelesaian dengan tepat, melaksanakan rencana penyelesaian dengan baik dan benar serta memeriksa kembali jawaban yang dilakukan. Student problem solving needs to be profiled so that teachers can get an idea of the process students are doing in solving problems. This study aims to describe the problem solving profile of algebraic forms of grade VII C students of SMP Negeri 1 Toribulu in terms of learning style. Data on students' learning styles are obtained by providing learning style questionnaires, while data on solving students' mathematical problems are obtained by written assignments and interviews. The results of this study show that (1) The profile of solving mathematical problems of subjects with a visual learning style, namely SV, understands problems by writing down known and asked things from the questions neatly and regularly and can explain the information known and asked from the questions in full, plan solutions appropriately, carry out completion plans and re-examine the answers that have been done. (2) The subject's mathematical problem-solving profile with an auditorial learning style is that SA understands the problem by reading aloud, writes down the known but does not write down the question, plans the solution appropriately, implements the completion plan and performs the steps of re-examining. (3) The profile of solving mathematical problems of the subject with a kinesthetic learning style, namely SK understands the problem by reading using finger instructions, drawing up a settlement plan appropriately, implementing the completion plan properly and correctly and re-examining the answers made.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 6 PALU PADA MATERI KUBUS DAN BALOK I Gede Adi Saksena; Fajriani Fajriani; Nurhayadi Nurhayadi; Sukayasa Sukayasa
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r0sfw839

Abstract

Kemampuan untuk mengaitkan berbagai konsep dalam matematika sangat berperan dalam membantu proses penyelesaian masalah, khususnya pada soal materi kubus dan balok yang menuntut siswa untuk mampu memvisualisasikan model dari bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Palu dalam mengaitkan konsep-konsep matematika dalam materi kubus dan balok. Penelitian ini dilakukan dengan  menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Tiga subjek dipilih berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara, kemudian dilakukan validasi data melalui teknik member check. Proses analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi hampir seluruh indikator koneksi matematis, meliputi kemampuan mengidentifikasi informasi, mengaitkan konsep secara logis, mengintegrasikan representasi, serta menyusun model matematika, meskipun masih terdapat kesalahan pada konversi satuan. Siswa berkemampuan sedang memenuhi sebagian indikator, namun masih kurang teliti dalam prosedur perhitungan dan pemilihan informasi penting. Adapun siswa berkemampuan rendah belum mampu menghubungkan konsep secara memadai, mengalami kesalahan dalam penggunaan rumus, serta belum dapat membangun model matematika secara tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan koneksi matematis yang dimiliki siswa dipengaruhi oleh ketelitian prosedural, penguasaan konsep dasar, dan kemampuan visualisasi bangun ruang.