Andayu Farah Devani
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANTI AGING & DISKRIMINASI PEREMPUAN METROPOLITAN Andayu Farah Devani; Ade Kusuma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i2.2023.687-695

Abstract

Konsep anti aging marak digaungkan oleh media massa ataupun industri kecantikan. Anti aging merupakan konsep yang melawan penuaan agar wajah tetap tampa awet muda. Konsep ini menuntut perempuan untuk selalu muda atau forever young dan diyakini oleh tatanan masyarakat. Video Gita Savitri Devi terkait narasi forever young menarik perempuan metropolitan untuk menontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerimaan dan pemaknaan perempuan metropolitan terhadap anti aging dalam videonya yang berjudul “Forever Young: Kenapa Perempuan Nggak Boleh Tua | Beropini eps. 75”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi model encoding-decoding dari Stuart Hall. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam terhadap para perempuan metropolitan, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bagaimana latar belakang dan intepretasi perempuan metropolitan yang masuk dalam posisi domininan hegemoni, negoisasi, dan oposisi terhadap video Gita yang berjudul “Forever Young: Kenapa Perempuan Nggak Boleh Tua | Beropini eps. 75”. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa diskriminasi usia berkaitan erat dengan diskriminasi gender.