Imran Imran
Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Samudra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN ACEH TAMIANG MELALUI TEKNOLOGI PAKAN PELET RAMAH LINGKUNGAN Baihaqi Baihaqi; Agus Putra AS; Silvia Anzitha; Muhammad Jamil; Imran Imran
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.12889

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi kelompok pembudidaya ikan kabupaten Aceh Tamiang melalui teknologi pakan pelet ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan transfer teknologi melalui serangkaian tahapan kegiatan antaranya koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan yang tercatat melalui lembar post test memperlihatkan sebanyak 6 anggota kelompok (27,2%) memahami tata cara pembuatan pakan, 7 anggota pokdakan jasa tambak (31,8%) mengetahui prosedur penggunaan mesin pakan dan 3 anggota lainnya (13,6%) memahami tatacara pengisian buku pencatatan produk dan 8 anggota pokdakan (38%) memahami materi bentuk dan warna pakan pelet yang baik. Disimpulkan bahwa 7 anggota pokdakan sinar tambak (31,8%) mengetahui prosedur penggunaan mesin pakan, 3 anggota kelompok yang lain (13,6%) memahami tatacara pengisian buku pencatatan produk dan pengunaan mesin pakan pelet mampu meningkatkan protein pada tepung ikan hingga 27%. Abstract: This community service (PKM) aims to educate Aceh Tamiang district fish farming groups through environmentally friendly pellet feed technology. The method used is an educative approach and technology transfer through a series of activity stages including coordination, outreach, implementation of activities, mentoring and monitoring and evaluation. All stages of activity recorded through the post test sheet showed that 6 group members (27.2%) understood the procedure for making feed, 7 members of the fish pond service group (31.8%) knew the procedure for using feed machines and 3 other members (13.6 %) understood the procedure for filling in the product record book and 8 members of the Pokdakan (38%) understood the shape and color of good pellet feed. It was concluded that 7 members of the Pokdakan Sinar Tambak (31.8%) knew the procedure for using a feed machine, 3 other group members (13.6%) understood the procedure for filling out a product record book and using a pellet feed machine was able to increase protein in fish meal by up to 27%.  
OPTIMALISASI PENYEDIAAN AIR BERSIH MELALUI TOREN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MASYARAKAT PASKA BENCANA HIDROMETEOROLOGI Muhammad Yakob; Baihaqi Baihaqi; Imran Imran; Muhammad Jamil; Meme Rosmaiti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40346

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan menyediakan sarana air bersih berupa toren ramah lingkungan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November tahun lalu. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi tim pada Januari 2026 yang menunjukkan terbatasnya akses masyarakat terhadap air bersih pascabanjir. Metode yang digunakan meliputi koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, pemasangan toren, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Indikator keberhasilan program meliputi terpasangnya toren yang dapat dimanfaatkan masyarakat, meningkatnya pengetahuan mengenai penggunaan dan pemeliharaan toren, serta tersedianya akses air bersih yang lebih baik bagi warga terdampak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa toren telah berfungsi sebagai sarana penyimpanan air bersih yang dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah banjir. Evaluasi juga menunjukkan bahwa 80% peserta memahami tata cara penggunaan toren, 92% memahami prosedur pengisian air, dan 84% memahami pemanfaatan air yang tersimpan. Disimpulkan bahwa selain meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sarana air bersih, program ini berkontribusi terhadap terjaganya ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak banjir serta mendukung upaya peningkatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologiAbstract: This Community Service Program (PKM) aimed to provide environmentally friendly water storage tanks to improve access to clean water for communities affected by the hydrometeorological disaster that occurred in November of the previous year. The program was initiated based on field observations conducted by the project team in January 2026, which revealed limited access to clean water in the post-flood period. The implementation methods included coordination, community outreach, direct demonstrations, water tank installation, technical assistance, and monitoring and evaluation. The program's success indicators included the successful installation and utilization of the water tanks, improved community knowledge of their operation and maintenance, and enhanced access to clean water for affected residents. The results showed that the installed water tanks functioned effectively as clean water storage facilities, enabling the community to meet its daily water needs after the flood. Evaluation results indicated that 80% of participants understood the proper procedures for using the water tank, 92% understood the water filling procedure, and 84% understood the appropriate use of the stored water. In addition to improving community capacity in managing clean water facilities, the program contributed to maintaining the availability of clean water for flood-affected communities and strengthening community resilience to future hydrometeorological disasters.