Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Permodelan Penyebaran Polutan Udara di Jalan Margomulyo dan Jalan Gerges Barat Kota Surabaya Faisal Dimas Arifiansyah; Susilowati Susilowati; Novirina Novirina
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6034

Abstract

Terdapat beberapa gas yang dapat mencemari udara diantaranya gas nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2) dan karbon monoksida (CO). Nitrogen dioksida (NO2) merupakan polutan udara ambien bersama unsur nitrogen monoksida (NO) yang biasanya dihasilkan dari kegiatan manusia seperti pembakaran bahan bakar mesin kendaraan, pembakaran sampah serta pembakaran batubara dan industri. Pada jalan raya kawasan industri Kalianak Surabaya dilalui berbagai macam kendaraan bermotor yang menimbulkan pencemaran akibat pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor, terutama pada waktu pagi hari. Gas pencemar yang timbul akibat pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor yang paling dominan adalah karbon monoksida (CO). Konsentrasi udara ambien karbon monoksida yang tertinggi terletak pada titik 1, tanggal 19-08-2022 Sore dengan nilai 14.652,09 µg/m3 dan memiliki nilai konsentrasi terendah pada titik 3 tanggal 17-08-2022 Pagi sebanyak 3.125,98 µg/m3. Konsentrasi udara ambien nitrogen oksida yang tertinggi terletak pada titik 1, tanggal 19-08-2022 Sore dengan nilai 405,02 µg/m3 dan memiliki nilai konsentrasi terendah pada titik 3 tanggal 17-08-2022 Pagi sebanyak 60,45 µg/m3.
PENGARUH DEBIT DAN RECYCLE MIKROBA AEROB PADA PENGOLAHAN LIMBAH KERUPUK UDANG DENGAN KONTAK-STABILISASI Setiani, Astri; Safira, Lutfia Rima; Sumada, Ketut; Susilowati, Titi; Perwitasari, Dyah Suci
Jurnal Teknik Kimia Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnal_tekkim.v19i2.5075

Abstract

Industri kerupuk udang merupakan sektor yang memiliki potensi untuk menghasilkan limbah dan mengakibatkan pencemaran lingkungan terutama lingkungan perairan disekitar industri. Limbah kerupuk udang memiliki kadar COD dan BOD yang tinggi, jika limbah tersebut dibuang ke lingkungan tanpa adanya pengolahan, maka akan menimbulkan banyak masalah bagi lingkungan seperti terganggunya ekosistem sungai sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kadar COD, BOD, dan menetralkan pH serta mengetahui pengaruh debit limbah masuk dan debit recycle mikroba aerob pada pengolahan limbah industri kerupuk udang menggunakan teknologi kontak-stabilisasi. Proses pengolahan dilakukan menggunakan dua kondisi operasi yang divariasikan yaitu debit limbah masuk sebesar 8liter/jam ; 10liter/jam ; 12liter/jam ; 16liter/jam ; 24liter/jam dan debit recycle mikroba yang divariasi sebesar 4liter/jam ; 5liter/jam ; 6liter/jam ; 8 liter/jam ; 12 liter/jam. Penurunan kadar COD dan BOD paling optimum pada debit limbah masuk 8 liter/jam dan debit recycle mikroba 12liter/jam dengan penurunan kadar COD sebesar 94.10% dan penurunan BOD sebesar 95.48%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kecil debit limbah masuk, maka penurunan kadar COD dan BOD semakin besar. Sementara itu, semakin besar debit recycle mikroba aerob maka penurunan kadar COD dan BOD semakin besar.
Pemanfaatan lahan tidur untuk budidaya serai wangi di Kosagrha Lestari Medokan Ayu Selatan, Rungkut Susilowati Susilowati; Djarwatiningsih Djarwatiningsih; Renova Panjaitan; Sandy Buana Putra; Kindriari Nurma Wahyusi; Caecilia Pujiastuti; Siswanto Moenandar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21616

Abstract

AbstrakKeberadaan lahan tidur di daerah pemukiman dapat menjadi sumber permasalahan bagi warga karena menjadi sarang hewan liar yang tentunya mengganggu kenyamanan masyarakat setempat. Lahan tidur di wilayah Kosagrha Lestari merupakan lahan milik pemerintah kota yang telah lama terbengkalai, ditumbuhi oleh rerumputan liar serta penuh dengan sampah-sampah seperti sampah sisa bangunan, sampah plastik dan botol-botol. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), dalam program pengabdian kepada masyarakat, bekerjasama dengan Kelompok Tani Kosagrha Lestari memanfaatkan lahan tidur tersebut menjadi lahan budidaya tanaman serai wangi. Pendekatan program pengabdian yang dilakukan adalah melakukan aksi (action) yang kemudian diikuti dengan diskusi tanya jawab dalam forum resmi (talk show). Hasil dari pengabdian masyarakat dengan metode pendekatan yang dilakukan adalah bahwa masyarakat memiliki ketertarikan dan kepercayaan lebih terhadap program yang sebelumnya terbukti berhasil dilakukan. Teknik budidaya yang disarankan dapat diaplikasikan pada lahan tidur di Kosagrha dan menghasilkan lahan budidaya serai wangi yang tumbuh dengan baik. Kata kunci: lahan tidur; pupuk kandang; serai wangi; teknik budidaya Abstract Unused land in residential areas can be a problem source for residents because it becomes a nest for wild animals, which disturbs the local community's comfort. The idle land in the Kosagrha Lestari area, which belongs to the government, has been neglected for a long time, overgrown with weeds and full of rubbish such as building waste, plastic waste, and bottles. The community servise team of UPNVJT collaborated with the Kosagrha Lestari Farmers Group in a community service program, utilizing that idle land to become citronella cultivation land. The service program's approach was taking action followed by a question-and-answer discussion in an official forum (talk show). The results of this community service activity using the approach method were that the community had more interest and trust in a program with successful evidence. The cultivation technique suggested could be applied to the unused land in Kosagrha and generate a well-cultivated land of citronella. Keywords: unused land; manure; citronella; cultivation technique