Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Needs Analysis Of Esp (English For Specific Purposes) For Office Administration Students Aris Setiawan Muhammad; Ayuni Tri Utami
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.233 KB)

Abstract

Analisis kebutuhan merupakan langkah awal yang harus dilakukan untuk menyusun program ESP. ESP adalah pendekatan pengajaran bahasa Inggris yang relevan dengan situasi target siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah siswa dan guru administrasi perkantoran dalam belajar bahasa Inggris untuk tujuan tertentu, kebutuhan, keinginan, dan kekurangan dalam program ESP untuk administrasi perkantoran. Peneliti menggunakan teori dari Hutchinson dan Water untuk menganalisis kebutuhan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan penelitian dilakukan pada siswa Administrasi Perkantoran SMKN 1 Sukalarang. Data diambil dari observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Jumlah responden adalah 51. Hasil penelitian ditemukan bahwa masalah selama pengajaran bahasa Inggris disebabkan oleh metode teacher center, bahasa yang digunakan, desain bahasa Inggris umum, keterbatasan kosa kata dan pemahaman siswa tentang tata bahasa dasar. Untuk keterampilan bahasa Inggris, siswa perlu meningkatkan kemampuan membaca mereka untuk memahami teks bahasa Inggris. Dan itu diikuti dengan keterampilan mendengarkan, menulis dan juga berbicara. Kesimpulannya, dapat ditarik bahwa siswa membutuhkan materi yang berkaitan dengan program siswa dan keterampilan dasar bahasa Inggris untuk kegiatan administrasi, siswa ingin meningkatkan keterampilan berbicara untuk berkomunikasi dan terakhir siswa kurang dalam keterampilan berbicara.
Pengenalan Olahraga Tradisional Lari Balok sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Fisik di Sekolah Dasar Faiz Faozi; Aris Setiawan Muhammad; Irpan Abdurahman; Whisnu Pramudya Virgiawan; Nanang Lukman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/tdk2gy66

Abstract

Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di SDN Sukamanah 3 dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan kembali permainan tradisional lari balok sebagai sarana untuk meningkatkan literasi fisik siswa sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini adalah masih minimnya pengetahuan siswa mengenai permainan tradisional, sementara aktivitas modern lebih mendominasi keseharian mereka. Kegiatan dirancang melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi tentang sejarah dan aturan permainan, demonstrasi oleh tim KKM, praktik berkelompok, serta sesi wawancara dengan siswa untuk mengetahui kesan mereka setelah berpartisipasi. Hasil kegiatan menunjukkan siswa terlihat antusias, mampu memahami aturan permainan, menguasai keterampilan dasar, dan menyatakan keinginan untuk memainkan kembali lari balok di kemudian hari. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi fisik sekaligus menghidupkan kembali kecintaan terhadap olahraga tradisional.
CONDITIONED ALLOMORPH ANALYSIS IN DONALD TRUMP’S INAUGURAL SPEECHES TRANSCRIPTION: A MORPHOLOGICAL STUDY Aris Setiawan Muhammad; Intan Dwi Persada; Ria Dewi Hudayani; Ria Saparianingsih; Alyah Maspupah
INFERENCE: Journal of English Language Teaching Vol. 9 No. 2 (2026): INFERENCE: Journal of English Language Teaching
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/inference.v9i2.4058

Abstract

Abstract: This study aims to identify the types of conditioned allomorphs present in the official transcripts of Donald Trump's inaugural addresses and to determine the most frequently occurring type. The research is grounded in the importance of understanding morphological variation in English, particularly how morphemes alter based on phonological, grammatical, lexical, or suppletive conditioning. Employing a qualitative descriptive method, this study uses a morphological analysis theory as proposed by Katamba (1993). The researcher served as the primary instrument in data collection and analysis. The data source consisted of two official transcripts of Donald Trump's inaugural speeches, delivered on January 20, 2025, retrieved from The American Presidency Project archive. The analysis revealed four major types of conditioned allomorphs: (1) Phonologically conditioned allomorphs (320 data or 80,60%), observed in past tense markers, plural suffixes, and negative prefixes; (2) Grammatically conditioned allomorphs (49 data or 12,34%), found in irregular past tense forms, third-person singular present tense verbs, and relative pronouns; (3) Lexically conditioned allomorphs (1 data or 0,25%), occurring notably in plural forms marked with -en; and (4) Suppletive allomorphs (26 instances or 6,80%), distributed among comparative adjectives, irregular verbs, auxiliary verbs, plural nouns, ordinal numbers, demonstratives, and possesive pronouns. The most dominant type was phonologically conditioned allomorphs especially the variant allomorph /-z/ appearing 145 times demonstrating variation in pronunciation based on the phonetic environment of the root word. These findings suggest that morpheme variation in English is primarily influenced by phonological and grammatical contexts, which frequently cause confusion and mispronunciation among language learners.