Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Digitalisasi UMKM: Meningkatkan Daya Saing Melalui Transformasi Digital: Pengabdian Diana Airawaty; Hasim As'ari; Azfa Pabulo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4404

Abstract

Transformasi digital merupakan langkah strategis yang semakin penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi digitalisasi UMKM, tantangan utama yang dihadapi dalam proses implementasi, serta strategi dan kebijakan yang dapat mempercepat adopsi teknologi digital di sektor ini. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan analisis studi kasus dari berbagai sumber terkini. Hasil diskusi menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional, kepatuhan pajak, dan daya saing UMKM, terutama selama krisis seperti pandemi COVID-19. Namun, rendahnya literasi digital, terbatasnya akses terhadap teknologi dan modal, serta infrastruktur yang tidak merata merupakan hambatan signifikan bagi kemajuan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, lembaga keuangan, asosiasi bisnis, dan pelaku UMKM untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Artikel ini memberikan rekomendasi kebijakan konkret sebagai panduan dalam mendorong transformasi digital UMKM di masa mendatang.
PENERAPAN DAN PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING PADA PELAKU UMKM CROCODILE LAUNDRY DAN TOSERBA MBAH HARJO Meri Ramadani Sianturi; Hasim As’ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3283

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memicu pergeseran substansial dalam pendekatan pemasaran, yang juga berlaku untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memegang peranan penting dalam perekonomian negara. Akan tetapi, pemanfaatan digital marketing di kalangan UMKM masih rendah, sehingga menghambat daya saing dan jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu UMKM Crocodile Laundry dan Toserba Mbah Harjo dalam mengatasi kendala pemasaran digital melalui pendampingan terpadu. Metode yang digunakan meliputi survey dan wawancara, pelatihan, pendampingan langsung, serta evaluasi. Survey awal menunjukkan bahwa kedua UMKM belum memiliki sistem pamasaran digital yang terstruktur dan belum menyediakan fasilitas pembayaran digital. Pelatihan kemudian difokuskan pada pembuatan dan optimalisasi akun Instagram, Tiktok, Google Business Profile, serta implementasi QRIS sebagai metode pembayaran nontunai. Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan mengindikasikan adanya kemajuan yang berarti pada tingkat pemahaman kapabilitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital. UMKM berhasil meningkatkan visibilitas usaha melalui media sosial, memperluas jangkauan informasi melalui Google Maps, serta meningkatkan efisiensi transaksi melalui penggunaan QRIS. Dengan demikian, pendampingan digital marketing terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi digital dan daya saing UMKM menghadapi tantangan ekonomi berbasis teknologi.
PENDAMPINGAN PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI SEDERHANA DAN PELAPORAN KEUANGAN AWAL MENGGUNAKAN TEMAN BISNIS UNTUK KEPATUHAN SAK EMKM DI KECAMATAN MANTRIJERON, KOTA YOGYAKARTA Ananda Marizka Dwi Pertamasari; Hasim As’ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2065

Abstract

This community service aims to assist MSMEs "Penyetan Selera Pedas" and "Molen Bu Yati" in Mantrijeron District in implementing digital-based simple accounting records for SAK EMKM compliance. The primary problems faced by partners are manual, unstructured financial management and the mixing of personal and business funds. Methods used include observation, interviews, socialization of accounting principles, and intensive training on the "Teman Bisnis" application. Results show a significant increase in the regularity of daily transaction recording and the partners' ability to prepare initial financial reports digitally. The transformation from manual to digital systems helps business owners understand financial conditions in real-time. This assistance is crucial as a foundation for MSMEs to enhance accountability and expand access to capital in the future.
The Impact of Divestment and Acquisition on Company Performance Depince Pigai; Hasim As'ari
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 6 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v6i3.16719

Abstract

Most companies in Indonesia restructured their portfolios in 1997 during the economic crisis, but the results were mixed after restructuring their portfolios. After the economic crisis, portfolio restructuring in the form of divestments and acquisitions in Indonesia continues with mixed results, as well as the results of divestment research and acquisitions are still diverse and not conclusive. In developing countries, especially in Indonesia, there have not been many research results on divestment and acquisition with moderated company size. The study examined the effect of divestment, acquisition and company size as moderation variables on a company's performance. A total of 54 issuers are listed in the IDX 2011 - 2019 which conducts divestments and acquisitions. The study used multiple regression analysis and moderation regression analysis (MRA) which that explains the relationship 2 independent variables. Divestment and acquisitions on the research proven to have an impact on firm performance and firm size as a moderating variable proved to be able to moderate the impact of the divestment of the firm performance but not proven to be able to moderate the impact of acquisitions on firm performance Expected results of this research are beneficial to the development of the theory of portfolio restructuring, beneficial for executives, managers, business analysts, and investors to determine the priority of the type of restructuring the portfolio to improve the performance of the company
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM DENGAN MEDIASI INOVASI USAHA DI DESA KARANGBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN PERIODE 2022-2025 Silvi Sri Wulandari; Hasim As’ari
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1ynq7q14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan inovasi usaha sebagai variabel mediasi di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fakta bahwa meskipun jumlah UMKM di Kabupaten Pangandaran terus meningkat, banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan keuangan, literasi keuangan, serta keterbatasan inovasi produk dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM di Desa Karangbenda, dengan teknik sampling jenuh yang menghasilkan 43 responden. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif terhadap inovasi usaha. Inovasi usaha terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM dan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pengelolaan keuangan dan literasi keuangan dengan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas keuangan dan peningkatan literasi finansial pelaku UMKM dapat mendorong inovasi yang berkelanjutan, sehingga meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha di tingkat lokal.
Pendampingan Digitalisasi UMKM Kuliner Melalui Tiktok dan Implementasi Olsera POS di Condongcatur, Sleman Sindi Aulia Nehe; Hasim As’ari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.298

Abstract

Di era ekonomi digital saat ini, digitalisasi telah menjadi elemen krusial bagi UMKM kuliner guna memperkuat daya saing melalui pemanfaatan media sosial dan sistem pencatatan berbasis teknologi Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan kesulitan dalam mengelola transaksi masih menghambat kemajuan pelaku usaha tersebut. Kegiatan pengabdian ini secara khusus menargetkan peningkatan kapabilitas digital UMKM kuliner di Condongcatur, Sleman, dengan pendekatan optimalisasi TikTok untuk pemasaran dan penerapan Olsera POS untuk manajemen transaksi, yang dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: survei identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan strategi digital, serta pendampingan implementasi langsung. Hasilnya, terlihat peningkatan nyata dalam pemahaman dan keterampilan mitra untuk menyusun konten promosi TikTok yang efektif serta mengoperasikan pencatatan keuangan dan inventori secara digital, di mana TikTok berhasil memperluas visibilitas dan jangkauan pasar produk, sementara Olsera POS mendukung efisiensi operasional, temuan ini tidak hanya memperkaya model pendampingan digital yang mengintegrasikan pemasaran dengan manajemen usaha, tetapi juga menjadi acuan berharga bagi inisiatif pengabdian masyarakat serupa dalam mendorong transformasi digital UMKM.
Digitalisasi UMKM Condongcatur: Strategi Menembus Pasar Global Melalui Pendampingan TikTok Marketing Putri Bulan; Hasim As’ari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.303

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Condongcatur memiliki potensi yang signifikan namun masih mengalami kendala dalam mengakses pasar global serta rendahnya tingkat literasi digital. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas UMKM dalam memanfaatkan TikTok Marketing sebagai strategi digital guna menembus pasar global. Mitra pengabdian terdiri dari dua UMKM di Condongcatur, yaitu Warmindo Selera Rakyat (sektor kuliner) dan Happy Laundry (sektor jasa). Pelaksanaan program menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif yang meliputi lima tahapan: identifikasi masalah, pelatihan, praktik pembuatan konten, pendampingan berbasis monitoring dan mentoring, serta evaluasi. Pendampingan difokuskan pada pembuatan konten storytelling, optimalisasi penggunaan hashtag dan tren, serta analisis insight TikTok. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual mitra mengenai pemasaran digital, kemampuan mandiri dalam mengelola akun bisnis TikTok, serta produksi konten yang berbasis pada aktivitas nyata dengan tingkat keaslian yang lebih tinggi. Indikator kinerja digital mengalami peningkatan signifikan, dengan perluasan jangkauan audiens hingga ke wilayah di luar lokal. Mitra juga mulai mengadopsi komunikasi dua arah yang responsif melalui kolom komentar dan pesan, yang berkontribusi dalam peningkatan loyalitas pelanggan. Program ini membuktikan bahwa pendampingan praktik langsung efektif dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan konseptual dan aplikasi nyata pemasaran digital. Disarankan pelaksanaan pendampingan lanjutan, pembuatan templat konten, serta pembentukan kelompok belajar antar UMKM guna menjamin keberlanjutan kemandirian digital.
Pemberdayaan Usaha Laundry melalui Pembuatan Akun Media Sosial TikTok dan Optimalisasi Pelayanan Pelanggan di Desa Mancasan Kidul Rosa Da Lima Peni Kumanireng; Hasim As’ari
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.340

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada sebuah usaha laundry yang termasuk dalam kategori UMKM di Desa Mancasan Kidul. Letak desa yang berdekatan dengan beberapa perguruan tinggi menjadikan mahasiswa sebagai segmen pelanggan utama, namun potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan promosi dan pelayanan. Usaha ini menghadapi dua masalah utama: belum memiliki akun media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana pemasaran digital, dan kekurangan tenaga kerja yang berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pemilik laundry dalam membuat dan mengelola akun TikTok untuk memperluas jangkauan promosi, sekaligus memberikan bantuan langsung dalam proses pelayanan pelanggan sebagai solusi atas keterbatasan SDM yang ada. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, pelatihan pembuatan akun TikTok beserta konten promosinya, pendampingan langsung dalam pelayanan pelanggan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasilnya, usaha laundry berhasil memiliki akun TikTok aktif dengan 42 pengikut dan 47 suka hanya dari satu video perdana, menunjukkan peningkatan jangkauan pemasaran yang nyata. Di sisi pelayanan, alur kerja menjadi lebih tertata dan pelanggan dapat dilayani lebih cepat meski dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi laundry di Desa Mancasan Kidul, terutama dalam hal pemasaran digital dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.