Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada sebuah usaha laundry yang termasuk dalam kategori UMKM di Desa Mancasan Kidul. Letak desa yang berdekatan dengan beberapa perguruan tinggi menjadikan mahasiswa sebagai segmen pelanggan utama, namun potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan promosi dan pelayanan. Usaha ini menghadapi dua masalah utama: belum memiliki akun media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana pemasaran digital, dan kekurangan tenaga kerja yang berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pemilik laundry dalam membuat dan mengelola akun TikTok untuk memperluas jangkauan promosi, sekaligus memberikan bantuan langsung dalam proses pelayanan pelanggan sebagai solusi atas keterbatasan SDM yang ada. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, pelatihan pembuatan akun TikTok beserta konten promosinya, pendampingan langsung dalam pelayanan pelanggan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasilnya, usaha laundry berhasil memiliki akun TikTok aktif dengan 42 pengikut dan 47 suka hanya dari satu video perdana, menunjukkan peningkatan jangkauan pemasaran yang nyata. Di sisi pelayanan, alur kerja menjadi lebih tertata dan pelanggan dapat dilayani lebih cepat meski dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi laundry di Desa Mancasan Kidul, terutama dalam hal pemasaran digital dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026