Hukma Fikria Adira
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Harun Nasution (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Islam dan Relevansinya dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer Hukma Fikria Adira
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i1.463

Abstract

Pendidikan Islam saat ini memiliki tantangan agar dapat membentuk pribadi yang kritis, adaptif dan tetap memegang nilai agama Islam secara benar dan baik. Namun kedala yang ada di dalam pelaksanaan pendidikan berbagai macam mulai dari sumber daya pendidik, sarana prasana, pola pikir, paradigma dan sebagainya. Harun Nasution ialah satu diantara pemikir Islam Indonesia yang mengemukakan gagasannya bukan sekedar teori namun juga menyentuh aspek di lapangan melalui pendidikan Islam religious-rasional yang diharapkan mampu mengatasi rintangan pendidikan Islam dalam menghadapi globalisasi dan perubahan zaman. Adapun makalah ini, membahas perihal pemikiran Harun Nasution terkait religious-rasional, pemikiran Harun Nasution terkait dengan pendidikan Islam, dan  pemikiran Harun Nasution perihal pendidikan Islam dan relevansinya terhadap dunia pendidikan Islam kontemporer. Data yang didapatkan pada riset ini berasal dari studi pustaka, baik dari karya ilmiah, buku, artikel maupun literatur lain yang berhubungan dengan tema. Kesimpulan dalam tulisan ini Gagasan Harun Nasution mengenai Islam Rasional bertujuan memperdalam ajaran agama islam melalui penggunaan berpikir rasional religius supaya mampu menyesuaikan perkembangan zaman dan mampu memecahkan masalah. Pemikiran Harun Nasution tentang pentingnya pembaruan dalam pendidikan Islam kontemporer telah banyak memberikan dampak positif terhadap sistem pendidikan, guru, kurikulum, staff pengajar, asas organisasi serta landasan pendidikan itu sendiri. Prinsip-prinsip pelaksanaan pendidikan, sistem pendidikan serta pemikiran staff pengajar.
Upaya Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman dalam Menghafal Al-Qur'an Aldi Wijaya Dalimunthe; Hukma Fikria Adira
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i2.639

Abstract

Menghafal Al-Qur'an ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Untuk mencapai titik dimana seseorang dapat menghafal Al-Qur'an, seseorang harus belajar membaca dan melafalkan Al-Qur'an terlebih dahulu. Oleh karenanya membutuhkan upaya yang ekstra dalam meningkatkan pada kemampuan mengafal al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman, dengan mengangkat judul  upaya guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal al-qur’an siswa kelas Ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman. Peneliti menggunakan pola penelitian kualitatif, yang mengharuskan mengamati orang (subjek) di lingkungan tempat tinggal mereka, berinteraksi dengan mereka, dan berusaha memahami bahasa dan interpretasi mereka tentang dunia. Sehingga teknik metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan tiga metode tiga yang meliputi pada, observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat empat hal. Pertama upaya guru tahfidz tersebut berupa penguatan tim guru tahfidz, kedua memberikan motivasi kepada siswa, ketiga selalu membimbing siswa dalam muraja’ah dan menggunakan metode yang bervariasi, yang meliputi pada metode klasikal dan adaptasi. Maksud dari metode adaptasi ini yaitu mustim. Mustim ialah  singkatan dari musyafahah, ikrar, dan mudarrasah