Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian menjadi salah satu tantangan utama pendidikan kejuruan dalam menghadapi perkembangan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan persaingan global. Oleh karena itu, sekolah menengah kejuruan dituntut untuk menerapkan manajemen mutu pendidikan yang efektif guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen mutu pendidikan yang diterapkan di SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi dalam mencetak lulusan pertanian yang unggul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen mutu dilaksanakan melalui perencanaan program yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan pembelajaran berbasis praktik, optimalisasi sarana dan prasarana, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Menariknya, penerapan budaya mutu di lingkungan sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Integrasi antara penguasaan kompetensi teknis dan pengembangan soft skills tersebut mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha di sektor pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu pendidikan yang diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif menjadi fondasi penting dalam menciptakan lulusan pertanian yang profesional, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di era transformasi pertanian modern.