Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Enviromental Pollution E-Module STEM Based (Science Technology Engineering and Mathematics) to Improve Student’s Inquiry Skills Nurul Hidayah; Mohammad Masykuri; Murni Ramli
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2023): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i3.2605

Abstract

STEM-based learning (Sience, technology, engineering and mathematics) is a new trend in 21st century learning. The goal of this study is to determine the effectiveness of STEM-based E-Modules to enhance learners’ inquiry skills on the subject of environmental pollution. The research population consisted of 340 students consisting of 190 students at SMP Negeri 3 Purwodadi and 150 students at SMP Negeri 2 Toroh. The research sample used 68 students at SMPN 3 Purwodadi and 68 students at SMPN 3 Toroh. The results of the N-Gain score test showed that the posttest value of the Limited Scale for the experimental class at SMP 3 Purwodadi ranged from 83.36% in the high category and 82.88% with the high category at SMPN 2 Toroh. Meanwhile, in the operational field scale test, the posttest scores ranged from 86.44% with the high category of SMPN 3 Purwodadi and 89.71% with the high category of SMPN 2 Toroh. The results of the Wilcoxon test at SMP N 2 Toroh and SMP 3 Purwodadi obtained a sig. 000 <0.05, then it can be implied that the hypothesis H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a difference in the average value of the students before being given learning using STEM-Based E-Modules and after using STEM-Based E-Modules on the subject of environmental pollution learning. The product implication is in the form of STEM-based E-Modules which are expected to increase students' inquiry skills. Suggestions for the development of a 3-dimensional Virtual Laboratory-based E-Module that integrates STEM.
Strategi Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Mencetak Lulusan Pertanian Yang Kompeten Dan Berdaya Saing Di SMK Negeri 1 Pertanian Aek Marian Lembah Sorik Marapi Nurul Hidayah; Muslim Agung; Dihyatil Qolibi; Aunur Rafik Rifki
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/pyv1t527

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian menjadi salah satu tantangan utama pendidikan kejuruan dalam menghadapi perkembangan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan persaingan global. Oleh karena itu, sekolah menengah kejuruan dituntut untuk menerapkan manajemen mutu pendidikan yang efektif guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen mutu pendidikan yang diterapkan di SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi dalam mencetak lulusan pertanian yang unggul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen mutu dilaksanakan melalui perencanaan program yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan pembelajaran berbasis praktik, optimalisasi sarana dan prasarana, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Menariknya, penerapan budaya mutu di lingkungan sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Integrasi antara penguasaan kompetensi teknis dan pengembangan soft skills tersebut mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha di sektor pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu pendidikan yang diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif menjadi fondasi penting dalam menciptakan lulusan pertanian yang profesional, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di era transformasi pertanian modern.