Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi Instrumen Moneter Syariah dan Konvensional Terhadap Inflasi di Negara OKI Eka Puspa Dewi; Nadira Rahmandani; Sulistya Rusgianto
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. April 2023 [DOAJ dan SINTA Indexed]
Publisher : Program Studi Akuntansi FPEB UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrak.v11i1.46748

Abstract

This study aims to determine the impact of Open Market Operation Sharia (OMOS), Open Market Operation Conventional (OMOC), and Interest Rates on inflation in OIC countries. This study employed a quantitative approach to the panel data technique. From 2012q2 to 2021q4, the sampled nations were Indonesia, Malaysia, Bahrain, and Pakistan. Using the Chow Test and the Hausman Test, the best models were chosen. The findings indicated that OMOS has a negative but insignificant impact on inflation. OMOC has a substantial negative impact on inflation. Consequently, interest rates have a substantial positive effect on inflation. This study can help central banks evaluate OMOS, OMOC, and interest rates to control inflation. Economic research on OMOS and inflation is limited. Researchers discovered that few previous studies discuss OMOS specifically. This study, therefore, seeks to fill in the gap.
Ekstensifikasi Usaha Pengrajin Gerabah Melalui Diversifikasi, Pemasaran Digital , dan Ekspor Produk Imron Mawardi; Tika Widiastuti; Dien Mardhiyah; Muhammad Ubaidillah Al-mustofa; Eka Puspa Dewi; Diaz Tulus Anandri; Bintang Hanifian Syahdana; Fihrist Rayhan Deqauni; Nauval Fadhillah Gusti Wijaya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1198

Abstract

Desa Mlaten, Mojokerto, merupakan pusat kerajinan gerabah dengan potensi besar sebagai komoditas unggulan ekonomi lokal. Namun, produk yang dihasilkan masih terbatas pada cobek, dengan pemasaran yang terbatas di Jawa Timur dan Bali. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin gerabah di Desa Mlaten melalui diversifikasi produk, pemasaran digital, dan ekspor. Program pengabdian masyarakat ini meliputi pelatihan diversifikasi produk, pemasaran digital, dan ekspor untuk pengrajin. Pelatihan ini dilakukan dengan pendekatan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, dengan skor pre-test rata-rata 77 dan post-test 86, meningkat 9%. Program ini juga memperkenalkan pendekatan baru dalam mengintegrasikan pelatihan ekspor untuk sektor kerajinan berbasis potensi lokal di desa Mlaten, yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Dibandingkan dengan program pengabdian sebelumnya, yang hanya berfokus pada pelatihan produk lokal, program ini juga memasukkan aspek digitalisasi dan ekspor untuk membuka pasar internasional. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pengrajin di pasar global dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi desa.
Pendampingan Instrumentasi SROI kepada LAZ Yatim Mandiri untuk Mengukur Dampak Sosial-Ekonomi-Spiritual Program Breeding dan Fattening Domba Sulistya Rusgianto; Tika Widiastuti; Noven Suprayogi; Eko Fajar Cahyono; Al Marifatul A'la; Nisful Laila; Puji Sucia Sukmaningrum; Eka Puspa Dewi; Nikmatul Atiya; Shafana Putri Sambas; Chorista Fitriani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.96450

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri dalam meningkatkan kemampuan mengevaluasi dampak sosial-ekonomi-spiritual program breeding dan fattening domba menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Tahapan kegiatan meliputi: (1) koordinasi awal untuk menyusun instrumen SROI; (2) Focus Group Discussion (FGD) dengan LAZNAS Yatim Mandiri guna menggali informasi terkait program; (3) pendampingan penyusunan instrumen SROI; (4) pendampingan evaluasi lapangan untuk pengumpulan data; dan (5) pendampingan penghitungan dampak sosial-ekonomi menggunakan metode SROI. Melalui program ini, Yatim Mandiri berhasil mengembangkan instrumen evaluasi SROI yang relevan dan efektif dalam mengukur dampak program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rasio SROI program ini mencapai 5,42, yang berarti setiap Rp1 yang diinvestasikan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial senilai Rp5,42. Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran nyata dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan oleh program, tetapi juga memperkuat kapasitas LAZ Yatim Mandiri dalam menyusun dan mengevaluasi program secara mandiri di masa depan. Pendampingan ini diharapkan menjadi model strategis dalam pengelolaan program zakat berbasis pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.
PENGARUH ENERGI TERBARUKAN, EMISI KARBON, DAN FOREIGN DIRECT INVESTMENT TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA ANGGOTA OKI Nadira Rahmandani; Eka Puspa Dewi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): JIEI : Vol.9, No.1, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i1.6962

Abstract

Climate change is currently an important topic to talk about. Member countries of the Organization of Islamic Cooperation are one of the regions of the country that are vulnerable to climate change due to high exposure and low adaptive capacity. This study aims to determine the effect of renewable energy, carbon emissions, and FDI on economic growth for two groups of low-income and middle-income OIC countries. Data is obtained from the World Development Indicators for the period 2000-2015. This study uses panel data analysis techniques. The result show that simultaneously renewable energy, carbon emissions and FDI have a significant effect on economic growth for both group. Partially for both group, the empirical study found that renewable energy had a significant negative effect on economic growth. Carbon emissions have a significant positive effect on economic growth, while FDI only has a significant effect for the middle-income group of OIC countries. This finding can be a suggestion for the OIC to continue encouraging the energy transition while taking into account the economic conditions of these countries.