Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Sistem Pembelajaran Daring Di Era COVID-19 Terhadap Kesehatan Mental Guru SD: Uji Chi-Square dan Dependency Degree Karina Karina; Riswan Efendi; Lisya Chairani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 memicu perubahan sistem pembelajaran dari luring menjadi daring. Perubahan mendadak ini tentunya memberi dampak positif dan negatif pada siswa, mahasiswa, orang tua, guru dan dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sistem pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19  terhadap kesehatan mental guru SD. Responden penelitian ini adalah 32 orang guru SD. Penelitian ini menggunakan dua uji yaitu uji chi-square dan dependency degree.  Kedua uji tersebut sangat sesuai digunakan untuk data-data kategori dengan jumlah yang sedikit dengan tujuan agar dapat saling menguatkan pengambilan keputusan meski data yang digunakan sangat sedikit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menggunakan teknologi berhubungan terhadap kesehatan mental dengan tingkat ketergantungan sebesar  dan efektifitas pembelajaran daring juga berhubungan terhadap kesehatan mental guru dengan tingkat ketergantungan . Penelitian pendahuluan ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam pengambilan keputusan terkait pembelajaran daring dan kesehatan mental guru SD. 
HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 DI PERUSAHAAN DENGAN KESEHATAN MENTAL KARYAWAN: ROUGH SETS Reski Amelia; Riswan Efendi; Lisya Chairani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara penerapan manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 di perusahaan dengan kesehatan mental karyawan. Alat ukur yang digunakan skala sikap terhadap penerapan manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 yang diterapkan oleh perusahaan dan alat ukur kesehatan mental menggunakan Impact of Event Scale-Revised (IES-R). Pengumpulan data dari 31 responden dilakukan secara online menggunakan  google formulir. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode Rough Sets. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga atribut kondisi yaitu edukasi, kebijakan manajemen, dan pekerja esensial berhubungan dengan atribut keputusan yaitu kesehatan mental. Hubungan antara atribut kondisi dengan atribut keputusan dapat ditemukan dengan melihat Reduct yang akan menghasilkan general rule. Jadi, rule yang diperoleh menunjukkan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan selalu menggunakan ketiga atribut kondisi, terutama atribut kondisi edukasi dan atribut kondisi kebijakan manajemen. Maka peningkatan kualitas manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 kepada setiap karyawan perlu dilakukan agar kesehatan mental karyawan tidak terganggu. 
Hubungan Sistem Pembelajaran Daring dengan Kesehatan Mental Orang Tua di Era COVID-19: Uji Chi-Square dan Dependency Degree Indah Manda Sari; Riswan Efendi; Lisya Chairani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak menjalani pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Berbagi peran antara mendampingi anak belajar dan melakukan kewajiban bekerja memunculkan tantangan tersendiri bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara sistem pembelajaran daring dengan kesehatan mental. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dengan tingkat pendidikan SD sebanyak 32 orang. Variabel sistem pembelajaran daring dinilai berdasarkan kemampuan menggunakan teknologi dan penilaian orang tua pada efektivitas pembelajaran daring. Kesehatan mental diukur menggunakan alat ukur Impact of Event Scale-Revised (IES-R). Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa nilai sig. variabel kemampuan menggunakan teknologi dan variabel efektivitas pembelajaran daring adalah 0.023 dan 0.038, nilai tersebut kurang dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antar variabel kemampuan menggunakan teknologi dan efektivitas pembelajaran daring terhadap kesehatan mental. Ketergantungan antara variabel kemampuan menggunakan teknologi dengan kesehatan mental sebesar 25% dan ketergantungan antara variabel efektivitas pembelajaran daring dengan kesehatan mental sebesar 28%.
Hubungan Sistem Pembelajaran Daring dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Di Era COVID-19 Menggunakan Chi-Square Test dan Dependency Degree Nurul Gustantia Annisa; Riswan Efendi; Lisya Chairani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah COVID-19 telah menyebar dari China ke belahan dunia lainnya. Wabah ini tidak hanya membawa risiko kematian akibat infeksi virus, tetapi juga memunculkan tekanan psikologis yang berisiko mengangggu kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan nilai ketergantungan atribut antara sistem pembelajaran daring terhadap kesehatan mental mahasiswa selama masa pandemi COVID-19. Sistem pembelajaran daring dibatasi menjadi dua aspek yaitu efektifitas sistem pembelajaran daring (ESPD) dan kemampuan menggunakan teknologi (KMT). Kesehatan mental berfokus pada tekanan psikologis akibat situasi Pandemi yang diukur menggunakan Impact of Event Scale Revised (IES-R). Metode analisis yang digunakan adalah chi-square test dan dependency degree. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas sistem pembelajaran daring dan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan teknologi berhubungan secara negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa dengan nilai ketergantungan atribut antara variabel ESPD terhadap kesehatan mental sebesai 21.875% sedangkan ketergantungan untuk variabel KMT terhadap kesehatan mental sebesar 18.75%. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa dari 32 mahasiswa 12.15% memiliki gejala PTSD Parsial, 84.4% gejala PTSD sedang dan 3.1%  terdiagnosa terkena PTSD. Prediksi dari hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa saat menjalankan pembelajaran daring.