Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Hubungan Masa Kerja terhadap Gangguan Fungsi Pendengaran pada Pekerja Tambang Batu Bara Ilham Rahmatullah; Apriyani; Rinda Purwanto
Faletehan Health Journal Vol 12 No 02 (2025): Faletehan Health Journal, Juli 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i02.708

Abstract

Hearing loss due to noise exposure is a significant health problem, especially in high-noise work environments, such as the coal mining industry. This study aims to analyze the effects of length of employment on hearing impairment among workers at X Inc., Bontang. A quantitative approach with a cross-sectional method was used in this study, involving 52 workers who were exposed to high noise in the geology, CHP, utilities, and port facility operation area. Data collection was carried out through an audiometric survey to measure the level of hearing loss at various frequencies. The results showed that most respondents (86.5%) were over 40 years old and had worked for more than 10 years, leading to higher risk of hearing loss. Additionally, the relationship between length of employment and rate of hearing loss was significant; coal miners who worked longer showed more severe hearing loss. This study suggested the importance of implementing stricter noise regulations and more effective health protection to prevent hearing loss among coal miners. These findings can provide a basis for policymakers to formulate better preventive measures.
Analysis of Solid Medical Waste Management at the Bengkuring Community Health Center UPTD Samarinda City Junser Naibaho; Ilham Rahmatullah; Dewi Amon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3232

Abstract

Community Health Centre is a health service provided by the local government for communities in both villages and cities. Government Regulation Number 18 of 2020 concerning Medical Waste Management in Regional Service Facilities. The Community Health Centre is a health service facility that has by-products of activities in the form of medical and non-medical waste. Therefore, the aim of this research is to analyse the medical waste management process at the Bengkuring Community Health Centre UPTD, Samarinda City. This type of research uses qualitative methods with a phenomenological approach. The informants in this study were the Head of the Community Health Centre, the Sanitarian, the Cleaning Service, and Patients, with a total of 4 informants.For data analysis techniques according to Miles and Huberman (Sugiyono, 2022). The results of this research show that in sorting, containing, and transporting solid medical waste in situ, there are still some things that do not comply with policies and SOPs. This research is expected to be a reference for UPTD Health Officers at Bengkuring Community Health Centre, Samarinda City, in the Solid Medical Waste Management Process so that they can create policies that are in accordance with operational standards and complete several facilities that still have procedural deficiencies.
PENGARUH 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DBD DI KELURAHAN SEMPAJA UTARA KOTA SAMARINDA Apriyani Apriyani; Ilham Rahmatullah; Wahyuni Effendi
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.24

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus dengue termasuk dalam famili Flaviviridae dan memiliki empat serotipe utama, yaitu DENV-1 hingga DENV-4. Penularan terjadi ketika nyamuk betina yang membawa virus menggigit manusia, dan risiko meningkat terutama di daerah tropis dan subtropis dengan kepadatan penduduk tinggi serta kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable mengguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan memasang kawat kasa pada ventilasi tidak memiliki pengaruh dengan kejadian DBD di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda, dan untuk variabel mendaur ulang sampah anorganik memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian DBD di Kelurahan Sempaja Utara. Hasil uji regresi logistik biner pada variabel mendaur ulang sampah anorganik menunjukkan nilai lebih besar dari dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (p<0,1) maka H0 ditolak.
Analysis Of Factors Causes Of Work Fatigue On Employees Washing Motor Vehicles In Sub-District Of North Samarinda Ilham Rahmatullah; Noberta; istiarto
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 2 (2022): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v8i2.1915

Abstract

Kelelahan kerja adalah masalah yang harus diperhatikan secara serius disemua jenis pekerjaan, hal ini yang menyebabkanhilangnya efisiensi, penurunan produktivitas dan kapasitas seseorang dalam bekerja. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktorwaktu kerja, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja dengan kelelahan yang dialami oleh karyawan pencucian kendaraan bermotor. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan yang digunakan studi kasus dengan teknikwawancara pada 7 orang informan, yaitu 5 orang karyawan pencucian kendaraan bermotor, 1 orang pelanggan, dan 1 orangpemilik tempat pencucian kendaraan roda dua. Hasil penelitian diperoleh bahwa waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat dapat menyebabkan kelelahan, masa kerja mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kelelahan, beban kerja internal dan eksternal dapat menyebabkan kelelahan, sikap kerja duduk, berdiri, membungkuk, dan jongkok jika dilakukan secara monoton dapatmenyebabkan kelelahan. Kesimpulan saran penelitian ini, diharapkan karyawan pencucian kendaraan bermotor melakukanperjanjian jam kerja untuk menyisihkan waktu istirahat, waktu makan, dan ibadah minimal 30 menit setiap 4 jam bekerja, melakukan peregangan otot minimal 5-15 menit sebelum melakukan pekerjaan agar otot tubuh tidak terlalu lama dalam keadaan statis.